Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Thursday, February 11, 2010

Roy Mukhlis Hadapi Dua Pilihan Kejuaraan Dunia

Juara WBA Asia (PABA) dan WBC Internasional kelas Ringan Jr 58.9 kg, Roy Mukhlis, direncanakan akan menghadapi dua alternatif kejuaraan dunia dalam waktu dekat.

Pada tgl 09 Maret lalu, manajemen Roy mendapat tawaran dari promoter Watanabe (Jepang) untuk memanggungkan Roy untuk menantang Juara WBA, Tadashi Uchiyama (Jepang) di Tokyo pada pertengahan bulan Mei mendatang. Namun pada tanggal 10 Februari, suatu berita mengejutkan datang dari WBC dimana secara resmi mengumumkan bahwa gelar WBC kelas Ringan Jr 58.9 kg dinyatakan lowong. Hal ini dikarenakan Juara sebelumnya Humberto Soto (Meksiko) naik kelas dan akan memperebutkan gelar WBC kelas Ringan 61.2 kg dalam waktu dekat.

Kondisi ini merupakan kesempatan berharga bagi Roy Mukhlis untuk merebut gelar WBC dunia yang lowong tersebut di Indonesia . Apabila dapat diselenggarakan di Indonesia tentunya kans Roy untuk menjadi juara dunia makin besar. Tampil di depan public sendiri, secara psikologi akan sangat memotivasi dalam merengkuh kemenangan. Pun penyelenggara (promoter) dapat menyeleksi lawan berdasarkan peringkat sepuluh besar WBC. Saat ini Roy Mukhlis menempati ranking dunia di tiga badan tinju dunia, yaitu : ranking # 4 WBC, # 6 WBA dan # 6 WBO.

Terkait dengan hal tersebut tim Roy saat ini sedang menjajaki kemungkinan penghimpunan dana bagi pertandingan WBC dunia tersebut oleh sponsor, jika digelar di Indonesia . Apabila penghimpunan dana tidak signifikan tentunya tawaran dari Jepang untuk kejuaraan WBA yang menjadi pilihan.

Sumber: Press Release oleh Team Mukhlis

17 comments:

Anonymous said...

Juara yg sebenarnya adalah gelar juara yg direbut bukan di negaranya. Misal petinju diluar USA ya melakukan perebutan juaranya di USA di Las Vegas kiblatnya tinju dunia. Mau tanding dimana saja bukan masalah karena juara dimanapun tetap bermental juara. Sukses buat Roy Muklis. Rebut gelar dimana saja.

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Betul itu,mas Anonymous. Mmg seharusnya sperti itu, tndg dmana aja, kl juara pastilah tetap juara. Ayo,Roy! Tunjukkan kemampuan sebnrnya darimu! :)

Anonymous said...

yg mana saja boleh WBA atau WBC asal juara dunia

AS

Anonymous said...

Wah, tahun ini Indonesia bakalan punya 3 juara dunia tinju. Chris John, Daud Yordan, dan Roy Mukhlis. Amin!

- bsw -

Anonymous said...

Menang benar seorang juara akan menjadi juara dimanapun dia bertanding,tetapi bagaimana jika kemenangan itu dirampas oleh juri?,itulah yg sering terjadi di dunia tinju.....
Untunglah RM sdh mulai menampaki Kejuaraan dunia,walaupun ini msh dlm rencana,tetapi suatu langkah maju dibandingkan thn2 sebelumnya.

Anonymous said...

KALO TIDAK SALAH JUARA RINGANJR
VITALI TEJBERT SEDANG ADA MASALAH HUKUM JADI ROY TANDING DENGAN SIAPA

Ustadz Hanafi said...

Maaf sy baru muncul lg...
Wah berita yg sgnt bgs ini, sy hrp Roy bs jd the next world champion for Indonesia,
Klo bs tandingx di Indonesia utk kjuaraan WBC biar peluang utk memenangkan pertandingan lbh terbuka lebar...
Sukses buat Roy

Anonymous said...

mudah2an saja bisa dipertandingkan di Indonesia walaupun nampaknya cukup berat mengingat petinju yang sudah punya nama sekelas CJ saja masih susah buat promotor mencari sponsor,. Yang penting buat Roy adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menerima tawaran main di Jepang agar bisa unggul mutlak/KO/TKO

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Sy sangat tau & memantau perkembangan Roy Mukhlis, krn itu sy yakin dia akan mampu merebut gelar juara dimanapun dia bertndg. Soal kemenangan yg dirampas seperti Mr.Muscle sampaikan mmg sebagian besar terjadi, namun bukan suatu masalah, krn yg menilai pantas tidaknya seorang juara adlh penonton atau fans tinju, mereka tau siapa yg seharusnya memenangkan pertarungan. Jd misal kemenangannya dirampas oleh hakim tuan rmh, tdk apa2, yg penting buktikan bahwa Roy adlh pemenang yg sebenarnya. Inilah resiko bagi ptnju yg berdomisili diluar negara tinju, pasti akan dicurangi. Skrg tdk usah berfikir takut dicurangi dulu, yg penting buktikan saja semaximal mungkin. Maju trs,Roy Mukhlis! :)

Anonymous said...

jadi ingat pertandingan CJ vs juarez
atau paulie malignaggi vs juan diaz

Anonymous said...

@Aryo, kalau anda dekat dengan Roy, saya sih sarankan lebih baik Roy mempertimbangkan utk rebut WBC yang lowong daripada ngadepin Takashi Uchiyama yng TKO-in Juan Carlos Salgado yang KO-in Ronde 1 Jorge Linares petinju juara 2 divisi yg tadinya digadang2 akan menjadi petinju ternama. Saya tahu Roy petinju yg bagus, tapi mental orng indo biasanya down jika utk pertama kali tarung rebut gelar apalagi diluar negeri. Kalo promotor Takashi udah nawarin Roy berarti mereka sdh lebih siap. Roy masih muda, lebih baik cari aman dulu rebut WBC lowong. Ingat Nico, Pical, CJ, Rahman semua meraih juara di Indo dulu. Tapi jika Roy jadi tanding dijepang yah mudah2an dia bisa menang dan menjadi juara.

Toba said...

@Aryo, kalau anda dekat dengan Roy, saya sih sarankan lebih baik Roy mempertimbangkan utk rebut WBC yang lowong daripada ngadepin Takashi Uchiyama yng TKO-in Juan Carlos Salgado yang KO-in Ronde 1 Jorge Linares petinju juara 2 divisi yg tadinya digadang2 akan menjadi petinju ternama. Saya tahu Roy petinju yg bagus, tapi mental orng indo biasanya down jika utk pertama kali tarung rebut gelar apalagi diluar negeri. Kalo promotor Takashi udah nawarin Roy berarti mereka sdh lebih siap. Roy masih muda, lebih baik cari aman dulu rebut WBC lowong. Ingat Nico, Pical, CJ, Rahman semua meraih juara di Indo dulu. Tapi jika Roy jadi tanding dijepang yah mudah2an dia bisa menang dan menjadi juara.

JP said...

Masalahnya, menggelar kejuaraan dunia lowong disini sulit. CJ dan Daud yang suah tanding ke AS saja sulit dapat sponsor yang "layak" disini, apalagi Mukhlis yang masih 'merayap'.

Nggak usah ke USA (kalau nyebut AS, aryo Sulkhan suk GR:) - jika saja Mukhlis ada di Filipina atau Thailand, mungkin dia sudah menantang juara dunia di dalam negeri.

Anonymous said...

Sepertinya Pemerintah melalui KONI,harus turun tangan,kalau hanya memberikan motivasi dan dukungan moril sebelum dan setelah bertanding melalui Menpora lebih baik tdk usah,tidak banyak membantu,karena dukungan moril lebih penting darikeluarga dan tim,kalau Dana&pelaksanaan barulah dari pemerintah.........

Anonymous said...

@Aryo,anda benar bung,RM memang harus membuktikan dahulu apakah dia layak atau tdk menjadi seorang juara,kalah menang biar penonton yg menilainya.....kadang saya pesimis karena banyak sekali kejadian petinju yg sdh jelas2 menang tapi dia dinyatakan kalah,dan setelah itu seperti angin lalu saja,tidak ada rematch atau setidak2nya mempromosikan petinju yg dicurangi tsb.....
tetapi yah kembali lagi kita harus perpegang apa yg dikatakan bung Aryo jika ingin maju & bersaing....

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Nah, itu yg sy mksd,Mr.Muscle. Inilah resiko yg hrs dihadapi oleh "bukan negara tinju", negara yg tdk sanggup menyelenggarakan prtndgan tinju & memandang olahraga tinju sebelah mata, sdh pasti negara seperti ini akan dicurangi. Tp menurut sy tdk apa2, yg pntg buktikan saja dlu, yg dipandang sebelah mata biasanya tanpa mereka sadari malah bs membalikkan keadaan.
Maju trs pantang mundur,Roy Mukhlis!

Anonymous said...

Menurut saya sih mendingan incar WBC. Karena Uchiyama bukan lawan enteng. Dia gak pernah kalah dan mempertahankan sabuk juara OPBF hampir 10x. Saya hampir gak percaya Salgado bisa di-KO sama dia, setelah saya nonton youtube baru deh ketahuan.

Lagipula, untuk kelas Ringan Junior WBA juga sudah menetapkan Jorge Solis sebagai interim champion. Kalaupun bisa kalahkan Uchiyama, tetap aja juara ada 2.

Felix

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.