Maaf, di atas bukanlah judul berita olahraga judo, melainkan tinju...
Yah, karena nafas dan tenaga yang sudah habis, petinju Indonesia Aswin Cabuy menggunakan segala cara untuk mempertahankan keunggulan angka di empat atau lima ronde terakhir. Cabuy berhasil memukul knockdown Columban di ronde 3 dan 7, keduanya berasal dari pukulan keras Cabuy, namun disusul oleh dorongan tangan Cabuy, sedang Columban berhasil merobohkan Cabuy dengan hook kanan ke arah dagu, juga di ronde 7. Sejak ronde 9, Cabuy terus merangkul, membanting, menendang dan menggunakan jurus-jurus judo, al. Azhi Waza (teknik bantingan dengan kaki), Nage Waza (teknik melempar lawan), Waki Waza (teknik kuncian dengan jepitan ketiak), dll. Sayang sang shinpan ... maksudnya wasit, hanya berulangkali memberikan peringatan, tanpa adanya sanksi tegas seperti pemotongan angka atau diskualifikasi. Cabuy dinyatakan menang angka tipis atas Columban dengan skor 116-114, 116-113 dan 113-115 dan berhak atas sabuk juara kelas welter WBF Asia Pacific yang tadinya lowong.
Penampilan lumayan justru ditunjukkan oleh Bambang Rusiadi yang merebut gelar kelas menengah WBF Asia Facific, dengan memukul TKO petinju Thailand, Dechapon Suwannalert pada ronde 3. Bambang "Bang Bang" menjatuhkan Dechapon sekali pada ronde 2, dan tiga kali pada ronde 3.
Wednesday, March 19, 2008
Cabuy Jatuhkan Columban dengan Azhi Waza
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment