Pertandingan trilogi di mana kedua petinju saling mengalahkan, selalu menarik perhatian. Tak kurang petinju terbesar Muhammad Ali pernah melakoni dua kali laga trilogi, yakni melawan Ken Norton dan Joe Fraizer, di mana seluruh trilogi pertandingan itu adalah pertandingan bermutu tinggi, serta saling mengalahkan, sehingga sangat menjual sebagai pertandingan trilogi. Trilogi yang cukup terkenal juga adalah pertarungan antara dua jawara Meksiko, Erik Morales dan Marco Antonio Barrera yang saling mengalahkan. Pertandingan pertama mereka bisa dikatakan pertarungan super seru, dimana Morales berhasil memenangi pertandingan dengan angka tipis, namun sayang di dua pertandingan berikutnya, yang mana Barrera berhasil memenangi dua duel, kurang terlalu seru, jadi magnitude dan gengsi trilogi ini terasa berkurang.Duel trilogi mungkin yang paling seru adalah duel Arturo Gatti melawan musuh bebuyutannya, Micky Ward. Begitu serunya pertandingan ini, sehingga pertarungan pertama (2002) dan ketiga (2003) memperoleh penghargaan dari majalah the Ring sebagai Fight of the Year. Jika Fight of the Year bisa diberikan kepada dua pertandingan, mungkin The Ring juga akan melimpahkan penghargaan itu untuk pertandingan kedua. Gatti kalah angka pada pertandingan pertama, namun memenangi duel pada dua laga yang lain. Padahal, jika ditengok dari prestasi mereka, sebetulnya Gatti dan Ward sama-sama juara yang sedang-sedang saja, dan tidak terlalu bersinar namanya. Orang mungkin akan lebih mengingat trilogi pertandingan Gatti vs Ward, daripada prestasi mereka di ring tinju bayaran.
Satu trilogi lagi tengah disiapkan, yakni antara Rafael Marquez (Meksiko, adik dari Juan Manuel Marquez, mantan juara WBC kelas bantam super) melawan Israel Vazquez (juga asal Meksiko, sekarang juara kelas bantan super WBC). Dua pertandingan pertama mereka berlangsung pada tahun 2007 (Maret dan Agustus), dimana Marquez yang sempat jatuh di ronde 3, akhirnya mampu memenangi pertandingan 'paket panas 1' ini setelah Vazquez menyerah pada ronde ketujuh, akibat kesulitan pernapasan yang diakibatkan darah yang mengucur dari hidungnya.
Pada pertandingan 'paket panas 2', giliran Marquez menyerah TKO di ronde ke enam, akibat pukulan upper-cut Vazquez yang membuatnya limbung, padahal kondisi Vazquez saat itu sudah sedemikian parah karena kedua matanya sudah luka dan bengkak.
Bagaimana dengan pertemuan ketiga antara mereka? Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2008, di Home Depot Center, California, Los Angeles. Marquez bisa kembali unggul, asal dia tidak terpancing permainan jarak dekat yang sangat dikuasai Vazquez, yang dikenal memiliki upper cut tajam dan akurat. Pukulan uppercut ini juga yang membuat Marquez tersungkur di pertarungan kedua. Marquez, pukulan andalannya adalah straight kanan yang cepat dan keras, sehinggan jika dia bisa menjaga jarak, maka dipastikan Vazquez akan menghadapi kesulitan. Apakah pertarungan ketiga ini akan seseru dua pertandingan pertama mereka? Mari kita nantikan bersama-sama.
Mari berharap bahwa mega fight ini bisa disaksikan di layar TV Indonesia.

No comments:
Post a Comment