Juara WBA kelas berat asal Inggris, David Haye (23-1, 21 KO) akan menghadapi ujian pertamanya selaku juara bertahan saat ditantang oleh si pendiam John Ruiz (44-8-1, 3o KO), mantan juara di badan tinju WBA juga. Ini adalah untuk yang kesekian kalinya Ruiz mencoba eksis dengan merebut gelarnya yang telah tanggal tersebut. Pertandingan ini, walau tidak menggemparkan, namun cukup menarik untuk disimak, akan digelar di MEN Arena, Manchester, Inggris, 4 April atau Minggu dini hari di Indonesia. Menurut Hernandriyan, seorang pembaca boxing-indonesia, partai senior vs. yunior ini akan ditayangkan di TPI secara langsung, Minggu dini hari (4/4) jam 3.00 WIB.
Secara kasat mata, Haye (29), yang terkenal sebagai seniman KO saat menjadi juara dunia di kelas penjelajah tersebut tidak akan menemui kesulitan berarti saat menghadapi Ruiz yang lebih tua 9 tahun daripadanya. Saya pikir Haye akan tampil beringas seperti saat dia masih di kelas penjelajah, dan sangat mungkin memberi stempel kekalahan KO (TKO) ke-2 bagi Ruiz dalam karir profesionalnya. Apalagi pertandingan ini akan digelar di Inggris, jelas penontonnya akan memberi dukungan besar bagi Haye selaku tuan rumah. Kumandang lagu-lagu ala supporter sepakbola untuk mendukung petinju tuan rumah pasti sangat marak menghiasi pertandingan ini.
Menghadapi petinju muda dan enerjik dengan dengan senjata andalan speed and power seperti Haye, Ruiz tentu tidak akan sembrono naik ring dengan hanya bermodalkan pengalaman segudang. Ruiz memiliki style bertinju yang efisien, yang sangat memperhitungkan metode penyerangan dan pertahanan secara seimbang serta stabil selama pertandingan. Gaya bertinju Ruiz yang saya pandang sebagai gaya tinju yang "berwibawa" ini yang akan menyulitkan Haye untuk dapat 'menyentuh' Ruiz. Gaya inilah yang telah membuat Ruiz bertahan di kelas berat hingga sekarang. Jika Haye mampu memancing Ruiz untuk keluar dari gayanya yang seimbang itu, saya yakin Haye akan mampu merobohkan Ruiz.
Secara sekilas, gaya bertinju Haye mengingatkan saya pada sosok David Tua, yang juga agresif dan memiliki power bagus. Namun Haye memiliki modal lebih, yakni speed dan gerakan kaki yang jauh lebih lincah dibanding David Tua yang lamban dan kaki tertancap di kanvas. Apakah Haye mampu menjadi David Tua yang sampai saat ini tercatat satu-satunya petinju yang mampu menghajar KO John Ruiz? Tunggu saja tanggal mainnya. Bagaimanapun juga, Haye diharapkan oleh para penggemar tinju untuk dapat mengembalikan kejayaan kelas berat yang dalam beberapa tahun ini didominasi dengan gaya Eropa Timur, yang cenderung monoton dan membosankan.
Tuesday, March 30, 2010
John Ruiz Tantang David Haye
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.

7 comments:
Iya nich...
Uda saatnya kls berat bangkit, ayo Haye robohkan Ruiz lalu KO kn Klitcsko brothers yg gaya mainnya monoton itu
Haye sangat2x sulit menang lawan klitsko, karena kalah jangkauan. akan makan jab klitsko sepanjang pertandingan.
Ngomongin Abraham Vs Dirrel lebih seru ya.
Sy nonton siaran ulangnya kemarin malam. Menurut sy, Dirrell peraih medali perunggu olimpiade Athena, secara teknis diatas AA. Namun, staminanya mulai melorot di ronde 10, dan AA terlihat semakin kuat menekan. Wasit berat sebelah, jelas di ronde 10 Dirrell jatuh karena straight kanan AA, namun wasit anggap terpeleset. Di ronde 11, Dirrell sudah semakin melemah, jatuh terpeleset dipojok dan langsung dihajar hook kanan tepat di dagu. Menurut pengamatan sy, Dirrell jago acting seakan-akan pukulan itu telak dan keras yg membuat dia langsung tidak sadarkan diri. Bagaimana mnrt teman-teman? perhatikan insiden pukulan tsb, perhatikan raut wajah dirrell setelah pukulan itu mendarat, klo memang telak dan KO, wajahnya tidak akan seperti itu.
-DD-
Haye pasti akan meng-KO Ruiz, kecepatannya akan membuat Ruiz frustasi, seperti saat melawan Roy Jones,Jr. Namun disini Haye lbh memiliki modal utk meng-KO Ruiz krn Haye memiliki keseimbangan di kecepatan & power, krn cepatnya pukulan jd efek yg dirasakan akan lbh terasa, seolah2 pukulan Haye keras, pdhl itu krn kecepatan. Haye adlh ptnju yg komplit, namun bila melawan Wladimir Klitchsko mmg pastinya Haye akan cukup kerepotan krn kepala Wladimir mmg susah dijangkau oleh siapapun, apalagi ptnju yg berpostur lbh pendek.
bing jp jangan ngomong2 soal tua saya ini idola-nya
by:MJPM
Kira2 stasiun TV local mana yang tayangin ya??
infonya plizzzzz.
ngebet ntn tinju neh. hehehhe.
Heleppp
TPI,bos.. Minggu 4 April jam 2.15 pagi, tp biasanya diulang jam 23.00 malemnya.. :)
Walaupun kwalitas tekniknya cukup baik tapi speed & power JR disaat msh muda tdk kelihatan,apalagi di usianya yg sdh 38,ditambah gaya bertarungnya yg sangat2 membosankan sepertinya faktor penentu pertandingan ini seru atau tdk memang ada pada Haye.
Saya jadi ingat pertandingan JR Vs Rahman,waktu itu mereka spt tidak sedang bertinju melainkan bercinta diatas ring karena selalu berpelukan dan berpelukan,benar2 partai yg menjemukan.
Post a Comment