Partai perebutan gelar WBO kelas welter antara Manny Pacquiao vs. Joshua Clottey 13 Maret (Minggu pagi WIB) di Cowboys Stadium, Arlington, Texas, ternyata menjadi anti klimaks dari partai-partai tambahan yang berjalan monoton. Clottey yang sejak semula menyatakan akan memblok pukulan-pukulan Pacquiao ternyata memang tampil dengan pertahanan rapat, double cover ekstra rapat menutup muka dan badan, serta sesekali membalas serta berhasil memasukkan pukulan bersih. Tampaknya dengan strategi tinju negatif ala cattenaccio itu Clottey berharap bisa mencuri angka dengan lebih banyak memasukkan pukulan bersih. Namun tampaknya Clottey lupa bahwa selain unsur pukulan bersih, masih ada unsur lain dalam penilaian skor tinju profesional: penguasaan ring, agresivitas dan pertahanan.
Pacquiao sendiri tampak tampil di bawah form terbaiknya seperti saat menundukkan Miguel Cotto tahun lalu. Entah mungkin karena dia kehabisan akal menghadapi lawan dengan gaya ekstra defensif tersebut, atau karena pengaruh cedera kaki yang dideritanya saat latihan terakhir jelang duel itu. Pacquiao memang tampil terus bergerak dan coba menghajar bagian body lawan sesuai skenario pelatih Roach, namun tampak usahanya tersebut kurang optimal. Beberapa kali teriakan pelatih Roach dari sudut ring terdengar dalam siaran langsung yang direlay oleh TVone: "Hit the body!"
Strategi 'cari selamat' ala Clottey bisa saja membuahkan kemenangan jika pertandingan digelar di Ghana, negara asal Clottey, namun tampaknya para hakim di Texas, termasuk 50.994 penonton di Cowboys Stadium dan jutaan pemirsa TV malam (atau pagi WIB) itu sebal dengan gaya defensif Clottey yang dilakukannya secara ekstrim. Ketiga hakim memberikan nilai sangat njomplang untuk Pacquiao: 119-109 (Levi Martinez, Nelson Vazquez) dan 120-108 (Duanne Ford). Entahlah kenapa Clottey bermain seperti itu, padahal dia tampil begitu bagus dan berani saat berhadapan dengan Cotto tahun lalu, meski akhirnya dinyatakan kalah angka. Sekedar diketahui, saat melawan Pacquiao ini, Clottey tampil dengan dipandu oleh pelatih pengganti, Lenny de Jesus, karena duet pelatihnya gagal memperoleh visa AS.
Petinju kita, Daud Yordan, berkomentar bahwa Pacquiao ternyata hanyalah petinju biasa dan tidak memiliki kekuatan super seperti yang kita yakini sebelumnya, sehingga dia bisa kehabisan akal melawan petinju defensif seperti Clottey. Praktisi tinju Aryo Sulkhan berpendapat bahwa kemungkinan cedera kaki Pacquiao yang menyebabkan footwork petinju Filipina ini tidak dapat ditampilkan secara optimal.
Monday, March 15, 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.

32 comments:
Clotey memang patut di acungi jempol, Pacquiao gagal menjadi orang pertama yang memukul KO dia.. kemenangan Pacquiao pasti akan menjadi kontroversi yang datang dari Pendukung Clotey, Tapi memang kematangan Pacquiao juga patut di acungi jempol, kalau melihat kokohnya pertahanan Clotey, pasti tidak semua petinju akan bertindak sabar (Malah penonton yang frustasi).. Pacquiao gak frustasi, dia tetap konsisten mengejar kemenangan walaupun tidak dengan target KO, dalam pertandingan ini, di atas ronde 3 dia tidak memaksa melepaskan pukulan keras yang menguras tenaga.. DY juga perlu belajar dari kondisi ini, kematangan selalu menjadi kunci sukses..
Moga pada 10 April nanti DY bisa membungkam Celestino Caballero dan membalikkan prediksi di beberapa situs tinju dunia bahwa Caballero akan memukul KO Daud Yordan.. Maju DY, Wong Alas Kalimantan Dkk akan mendukungmu..
Nice comment... Roach memang pelatih hebat dan cermat. dia tidak suruh geber pacquiao memukul sepenuih tenaga, mungkin referensinya ali-foreman. Roach tidak mau pacquiao jadi foreman yang kelelahan akibat tenaganya disedot ali yang terus bertahan. Tapi yang jelas Clottey bukan juga Ali yang bisa memancing emosi Foreman untuk terus menggebug dengan seluruh tenaga.
Pertandingan yg membosankn..
Lbh bgus nonton Aryo Sulkhan vs strezz boy aj...
hehehe sorry Mas Aryo
bercanda
Clotey tidak mau ambil resiko dengan bermain menyerang dan pertahanan terbuka , karena dia tahu dia akan kalah kalau bermain jual beli pukulan , apalagi kecepatan dan power dari Pacquiao lebih unggul dari Clotey , untuk itulah daripada dia malu mengalami kekalahan KO , yah itu strategi fully defensive di pakai oleh Clotey , tapi dari segi bisnis tinju pro di amerika ini kurang menarik , karena penonton tinju di Amerika menginginkan kedua petinju tampil jual beli pukulan dan tampil habis-habisan , sampai ada salah satu petinju yang KO , memang penonton tinju AS haus akan KO ....
Doble cover JC memang luar biasa,tetapi kelebihan itulah yg membuat pertandingan tsb menjadi sangat2 membosankan,saya melihat JC ibarat sansak yg tdk memiliki tangan utk membalas pukulan lawan. memang secara taktik dan strategi bisa dikatakan dia sukses, setidak2nya dia lebih baik dari Oscar,Hatton maupun Cotto, tetapi secara nilai jual, dia telah melakukan kesalahan fatal.andaikan saja JC berani bermain frontal mesti harus mengalami kalah KO/TKO saya yakin dia akan mendapatkan banyak keuntungan, bkn saja mandapatkan pujian dari pecandu tinju dunia tetapi nilai jual JC semakin baik dimata para promotor, sayangnya apa yg dia tampilkan semalam membuat semua orang berpaling kepadanya
Saya jadi ingat JMM Vs Juan Diaz,bagaimana waktu itu JD yg tdk diunggulkan mampu memberikan perlawanan yg sangat2 sengit,walaupun akhirnya harus kalah TKO tetapi setelah itu nilai jual dia langsung meningkat dan GBPpun langsung mempromosikan dia,walaupun penampilan dia di 2 partai selanjutnya mengecewakan, tetapi image dia oleh para pecandu tinju sdh terlanjur sangat baik,dan permainan JD kini selalu dikait2kan saat melawan JMM,bkn saat melawan malinaggi dkk.
Seharusnya Cloteypun bermain spt itu buat masa depanya yg sdh hampir habis di karir pro...............
Kalau di tanyakan sm org yg tdk mennton prtarungan itu maka jwban pemenangnya adalah Clotey, krn mukanya bersìh sdgkan muka pacman yg nampak lebam..
Vd
Yah, apa mau dikata, yg membuat pertarungan tdk menarik adlh Clottey, bermain payah dgn hanya bertahan, kl seperti itu Jamed jg ga akan KO! Hehehe.
Memang sy lihat Manny jg tdk bertarung dgn footwork yg lincah, terlihat sngt kaku & terlalu berhati2 dgn gerak kaki, mgkn dikarenakan trauma cedera kaki, pasti akan sngt fatal bila terjadi diatas ring. Manny bila tdk didukung dgn footwork istimewanya, Manny bukanlah siapa2, krn kuncinya adlh gerak kakinya yg membuatnya sanggup melancarkan pukulan dgn baik dr sudut manapun. Itu terlihat jelas saat pertndgan kmrn, Manny lbh sering bertarung berhadap2an dgn Clottey, saat itulah keunggulan Clottey cukup terlihat, pukulan2 bersihnya bs mendarat cukup telak ke wajah Manny & membuat wajahnya penuh lebam.
Tp itulah tinju, segala sesuatu bs merubah apa yg sdh direncanakan, meski rencana yg matang sekalipun. :)
pukulan Manny lebih banyak masuk daripada Clottey.. hampir semuanya menghajar bagian telinga, perut..
hidung Clottey juga bocor.. (karena kulitnya hitam jadi ndak kelihatan darahnya )
permainan Clottey sangat2 pasif.. ini pertandingan satu sisi.. Manny seperti latihan memukul samsak..
masak sampai rd 11 sudah kalah angka telak siClottey mainnya masih pasif juga di rd 12.. niat bertinju ndak sih Clottey ?
Ngantuk bgt...
Yg rugi penonton.
Klo maennya di Las Vegas, udah diteriakin penonton tuh... membosankan.
-DD-
Ngomg2, mari kita membicarakan Daud Cino Yordan.. Kita beri masukan & motivasi utk Cino agar tampil lbh menjual di prtndgan vs Caballero bsk. :)
DY jadi undercardnya andre berto vs carlos quintana
bung aryo pegang berto atau quintana..?
kalo dy sih pastinya menang tapi tidak tahu menang KO atau tidak
yang jelas, partai DY vs CC lebih menjual ndan banyak diomongin orang drpd Berto vs Quintana
Mudah2an Daud bisa mengalahkan CC baik dengan kemenangan KO ataupun dgn angka .
Kl sy blng, CC hanyalah seorang ptnju yg jd juara krn faktor LUCK! Liat aja penampilannya saat lawan Ponce De Leon, kedua2nya tampil bagai ptnju lokal yg blm berperingkat yg main di GTPI atau Ring Tinju TVRI. Pukulan2 CC hanya pukulan ngawur, pertahanannya jg sngt2 rapuh, stlh memukul tangannya sngt terlambat utk kembali membangun pertahanan. Sy hanya berfikir, kok bs ptnju2 seperti ini cukup punya nama di USA. Memang sih, sy lihat prtndgan CC vs DY akan seru, tp sy yakin 150% Cino akan mengalahkan CC, asal timing-nya tepat pasti bs menang dgn KO/TKO. Apalagi sy tau sekali optimisme Cino menghadapi pertarungan ini, sy yakin sekali Cino bakal menampilkan kualitas terbaiknya & menggebrak mata pecandu tinju dunia.
Bravo,Cino! Tunjukkan siapa dirimu!
woooi... ini beritanya tentang Pacquiao vs CLottey, kenapa komentarnya ttg DY vs CC??? :>
Daud dan Pacquiao masih berhubungan kog bung Jeff.Dy sempat dipuji sebagai pacquiao muda oleh situs boxing luar negeri. http://www.boxingnews24.com/2009/03/daud-yordan-a-younger-version-of-pacquiao/ Mudah2 Dy bisa mengharumkan nama Indonesia seperti yg dilakukan Pacquiao untuk Filipina. Ayo dukung sama2..
Wah, ini sebenernya salah owner sendiri yg ga memberi ruang berita buat Cino, jd ya para member box-indo naruh comment-nya sembarangan.
Seharusnya B.Jeff ksh pengumuman yg isinya "Buanglah comment pada tempatnya". Hahahaha.
Betul di website itu, Daud memang mirip Pacquiao muda, bahkan disebut dia punya kelebihan dari pacquiao, yakni Daud sanggup bertarung jarak dekat. Mungkin Daud itu gabungan gaya Filipina yang punya pukulan jarak jauh & sedang yang keras, dan gaya Thailand yang sanggup brawling dari jarak dekat, digabung dengan gaya Indonesia yang mengandalkan speed.
Bung Aryo sepertinya sangat yakin DY bisa menang melawan CC,kalo saya justru sedikit pesimis bung,bkn saja dari pengalaman CC yg sdh menjadi juara IBF & super champ WBA,tetapi sepertinya nanti CC cukup bermain seri atau bahkan kalah tipispun saya yakin juri akan memilih CC sbg pemenang.
Apakah anda tahu bung pertandingan nanti siapa promotornya? sptnya bkn GBP.
Lho? Kan itu promotornya GBP,B.Max..emang bukan ya? :p
Sy yakin 150%,bung..cb B.Max lihat prtndgan CC vs DPL di youtube, kl perlu download skalian seperti yg sy lakukan melalui www.vuclip.com, jd B.Max bs saksikan seperti apa kualitas CC.. Parah,bung! CC hanya bertarung, benar2 bertarung, bukan bertinju, asal memukul, hanya adu kekuatan saja, sy ga yakin CC bs mengalahkan Cino dgn cara bertinju yg seperti itu. Pertahanan CC jg sngt2 rapuh, sering terbuka setelah melepaskan pukulan, jd kdng pukulan lawan bs masuk saat posisinya terbuka seperti itu. Tp memang pastinya sngt seru, CC pantang menyerah, namun Cino jauh lbh baik.
Sy jg sdh byk berdiskusi dgn Cino, & optimisme yg Cino miliki soal pertndgan ini memang benar2 membuat keyakinan sy bertambah.
Mending qt buktikan saja,B.Max..kl bs jngn pesimis dlu, B.Max lihat dlu di youtube/vuclip.com, pasti B.Max akan jd optimis seperti sy.
dari apa yg bung Aryo katakan,baik dari dulu hingga postingan terakhir diatas mengenai kwalitas CC, ditambah dng selalu akuratnya prediksi anda, saya jadi bisa optimis bung.
Saya juga kepingin liat di Youtube tetapi masalahnya saya ini karyawan rendahan jadi limit/kbps inet diktr dibatasi bung hehe.....
Sepertinya promotornya bkn GBP karena Andre Berto,Quintana & Caballero bkn dari GBP, mungkin MainEvent atau si rambut Landak bung.
Oh ya,kalo pertandingan ini dibawah promotor si CC tentu saja dia diuntungkan jika pertandingan berakhir 12 ronde.dng kapasitas DY apakah anda yakin dia bisa menang KO/TKO atau menang angka mutlak bung?,karena DY tdk cukup hanya sekedar menang saja.
Tetapi untungnya CC bkn dari US,Mex ataupun PR sehingga fansnya pun tdk terlalu banyak.
Promotornya: Lou Di Bella.
Saya lihat promotor CC di Amrik masih belum pasti, gonta-ganti. Penampilan di AS seb elumnya dipromotori oleh Warriors dan GBP. Sekarang Lou di Bella. Yah ini pandai-pandainya sang matchmaker lah.
Sudahlah,B.Max.. Yakin aja, Cino bukan seperti Andrian Kaspari, dll yg jagoan dikandang tp mlempem di Kejuaraan Dunia. Hehehe.
Cm sy msh bingung jg, katanya Cino sdh dikontrak oleh GBP? Kok bs tampil di event-nya Lou Di Bella? Kl bs ky gtu mending tampil di event-nya Top Rank aja skalian, lbh menjual... :)
Kalau dulu Oscar Vs Trinidad promotornya dipegang oleh donking,walaupun Oscar waktu itu dibawah Toprank....
Maksud bung Jeff ,Lou DiBella itu promotornya CC utk pertandingan nanti atau CC hanya sekedar pernah dipromotori olehnya??
Kalau memang si LDB sebagai promotor utk pertandingan nanti berarti si Cino hanya dikontrak 1kali pertandingan oleh LDB melalui GBP.karena saya liat di schedule Fightnews tdk ada petinju dari GBP yg bermain disana............
Ngomomg2 Showdown in Tokyo gmana nasibnya petinju2 kita ? bukankah tandingnya tanggal 16 Maret?.kalo gak salah beritanya ditulis oleh Aryo "bandungan mauler" Sul khan.............
Hehehe. Showdown & hasilnya Knockdown. Marco Tuhumury tumbang di ronde 1. Sedangkan Sofyan Effendi kalah angka, dihitung angka sampai ronde 6, mgkn terjadi benturan atau apa sy blm tau. Tp sy denger kbr bahwa lawan Sofyan sempat jatuh di ronde 1, tp ga tau jg, soalnya sang boss blm nyampe ke Indo lg, jd sy blm jelas. Hehehe.
Selalu begitu ya bung,setiap petinju yg diundang ke suatu negara pasti jadi bulan2an petinju tuan rumah.
jadi inget GTPI lawan2 dari Thai,Fil,Afsel bahkan Rusia yg konon katanya peringkat 5 besar (bahkan ada yg 1 besar nas.)tetapi begitu bertarung malah menjadi sasaran empuk petinju2 kita,apalagi jamanya Kaspari dkk.........
Tidak masuk akal sih,sudah jelas negara kita kalah bersaing dng negara2 tsb tetapi begitu mereka membawa petinju TOP5 malah pada KO semua,saya yakin ada manipulasi data waktu itu.
Ttg hubungan bisnis Lou di bella, CJ dan DY, saya tidak tahu persis. Tapi menurut pendapat saya, ini hanya single fight contract saja (baik buat CC maupun DY).
Sepertinya demikian bung,lagipula tdk masalah bagi GBP jika DY dikontrak hanya 1 pertandingan,karena ini ibarat promosi gratis juga buat mereka apalagi jika nantinya DY berhasil mengalahkan CC,tanpa butuh tenaga,waktu & biaya ditambah sedikit fee GBP memperoleh seorang juara.
Post a Comment