Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Monday, March 1, 2010

Prahara Filipina: Rodel Mayol - Omar Nino Kontroversial

Marvin Sonsona terkapar di ronde 4

Jago Filipina, Rodel Mayol, hanya membukukan hasil seri (technical draw) dalam perebutan gelar WBC kelas terbang yunior saat melawan petinju tuan rumah Omar Nino Romero, pada ronde 3 dari jadwal 12 ronde dalam duel antiklimaks di Coliseo Olimpico de la UG, Guadalajara, Jalisco, Meksiko.

Ronde 3, Romero melakukan pukulan low blow yang telak bersarang di kemaluan Mayol. Saat wasit akan masuk memisahkan kedua petinju, Nino menyarangkan pukulan hook kiri yang membuat Mayol tersungkur. Pertandingan segera dihentikan, dan dinyatakan seri. Atas hasil ini, kubu Nino segera melancarkan protes dan menyatakan bahwa Mayol adalah seorang badut yang melakukan drama di atas ring.

---

Hasil buruk juga dialami petinju muda Filipina lainnya, "Marvelous" Marvin Sonsona, yang menderita kekalahan KO ronde 4 di Puerto Rico, dari Wilfredo Vazquez jr., putra petinju legendaris PR, Wilfredo Vazquez. Ini adalah blunder kubu Sonsona, karena memaksakan diri naik kelas dari kelas ideal Sonsona di kelas terbang ke kelas super bantam. Pertandingan ini memperebutkan gelar lowong WBO kelas bantam super.

Vazquez Jr, sudah tampak unggul sejak ronde 2, ketika dia dengan leluasa menghajar Sonsona yang terluka pada bagian mata di ronde ini. Sonsona coba bangkit di ronde 3, namun tampak kualitas Vazquez Jr. memang di atas Sonsona. Di ronde 4, Vazquez Jr, terus menggempur bagian kepala dan badan Sonsona, yang membuatnya roboh dan tak mampu bangun sampai sempurna hitungan 10. Dengan hasil ini, Vazquez Jr. mencetak sejarah tinju Meksiko dimana ayah dan anak menjadi juara dunia tinju pada masa yang berbeda. Vazquez adalah mantan raja kelas bantam, super bantam dan kelas bulu WBA pada 1980 - 1990'an.

Sumber: Boxrec, Fightnews

5 comments:

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Tuh kan, apa sy blng? Petinju Filipina hanya tertolong oleh pamor Manny Pacquiao, pdhl mereka tdk segarang, tdk sekuat, & tdk sehebat Manny Pacquiao. Sy lihat mereka hanya anak emas yg terlalu dimanjakan oleh Bob Arum krn saking fanatiknya Bob Arum thd prestasi Manny, Arum berharap hadir lg tambang uang lain dr Filipina.
Maka itu qt semua berharap ada petinju Indonesia yg bs menjadi anak emas promotor2 besar seperti Bob Arum maupun GBP, agar prestasi & kesejahteraan ptnju2 Indonesia makin meningkat.

Anonymous said...

petinju indonesia isaak junior bahkan lebih bagus daripada marvin sonsona

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Betul, Isack adlh ptnju Indonesia yg potensial. Isack perlu dipoles lbh lanjut. Serta manager Isack bila merasa tdk sanggup menjembatani Isack utk menjadi lbh maju seharusnya segera bertindak dgn cara mengajak kerjasama seorang manajer/agent lain yg kira2 sanggup membawa Isack menuju ke jenjang yg lbh tinggi. Contohnya seperti Daud Cino Yordan yg manajemennya dipegang oleh DB Promotion, utk kemudian dilanjutkan ke GBP seperti skrg ini.

JP said...

Tinju adalah gabungan skill, management dan luck. Skill dan bakat bagus sekali tapi manajemen amburadul ya jadinya berantakan; begitu juga sebaliknya. Begitu juga LUCK sangat besar pengaruhnya.

Untuk petinju Flipina saya kira Bob Arum melihat dari sisi bisnisnya. Karena gebyar Pacquiao dan banyaknya orang Filipina yang merantau di AS, maka Bob Arum melihat potensi pasar yang besar dari petinju Filipina.

Orang Indonesia yang merantau di AS mungkin tidak sampai sepersepuluh orang Filipina, maka dari sisi bisnis petinju Indonesia kurang menguntungkan jika dijual di sana (baik tiket langsung maupun tiket PPV di TV)

Apalagi penonton tinju Indonesia; nonton gratis aja ogah, apalagi disuruh bayar pakai dollar.

Agar tinju indonesia berkibar di AS, bagaimana kalau seluruh member Boxing-Indonesia (termasuk anak istri, ayah, ibu, kaka- adik, simbah dll.) bedol desa ke las vegas? :o}

Anonymous said...

yah mungkin kita perlu role model seperti manny pacquiao di indonesia kalopun chris john tidak bisa mungkin kita bisa berharap dengan daud yordan, dan mungkin isaac junior

btw saya fans berat isaac junior

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.