Peluang Roy Muklhis untuk Sementara TertutupDi bawah ini adalah e-mail dari WBC mengenai penunjukkan Vitali Tajbert (Jerman) yang tadinya juara interim WBC kelas bulu super menjadi juara definitif WBC kelas yang kami terima pagi ini.
Usai merebut gelar interim, Tajbert dijadwalkan dipertemukan dengan Humberto Soto, pada waktu itu juara WBC yang sebenarnya, namun Soto memilih naik kelas dan merebut sabuk WBC kelas ringan yang lowong setelah mengalahkan David Diaz dengan angka mutlak dalam partai tambahan Pacquiao - Clottey, 13/3.
Dengan demikian, untuk sementara Roy Mukhlis yang sedang berburu kesempatan emas merebut gelar WBC lowong tersebut kini harus bersabar untuk menunggu kesempatan lain. Temuzin Rambing, manajer Mukhlis, menyatakan pihaknya akan mempelajari situasi ini terlebih dulu.
------
The World Boxing Council is officially appointing Vitaly Tajbert, from Germany, as the undisputed superfeatherweight WBC world champion today.
Vitaly Tajbert won the WBC interim superfeatherweight championship by defeating Humberto Gutierrez, from Mexico, last November 11.
Humberto Soto was ordered to meet the interim champion Vitaly Tajbert but he requested the WBC permission to remain as superfeatherweight champion until he climbed into the ring to fight for the WBC lightweight championship, which he won this past Saturday night at the Cowboys stadium in Dallas, Texas.
Humberto Soto is now the WBC lightweight champion and in strict adherence to the WBC Rules and Regulations, Vitaly Tajbert becomes the undisputed superfeatherweight champion of the world and we wish him the best of luck in his career.
Jose Sulaiman Ch.
WBC President

9 comments:
memang peran promotor sangat besar utk seorang petinju dpt pentas di kejuaraan dunia.
setidak2nya hanya dng frekeuansi pertandingan yg tinggi dlm mempertahankan WBC int.lah peringkat RM bisa naik keposisi 1 dan menunggu partai wajib.
Mudah-mudahan Roy Muklis segera dapat kesempatan merebut juara dunia,kasihan dengan nasibnya yang lama tidak bertanding
kasian RM, ga dapet sponsor menjadi kendala utama. terlalu pilih2x antara WBA & WBC.
Udah terima aja maen di jepang, dengan bayaran lumayan besar dan resiko kalah jg besar.
-DD-
DD: sudah terlambat, Uchiyama sudah kontrak dengan penantang dari venezuela...
Roy Muklis biar dibawa Bung Aryo Sul Khan aja sang spesialis Showdown in Tokyo. Ha ha ha ha . . . ,,,,,,Peace Bung aryo,,,,,,
SHOWDOWN THEN KNOCKDOWN
Lho lho lho? Kok sy dibawa2? Apalagi ini B.Max nambah2in Aryo Sulkhan spesialis Showdown lalu Knockdown! Yo wis rak popo,mas. Tuhan yg akan membalasnya. Hahahaha.
Ya sy hanya berharap Roy Muklis bs mendapat kesempatan bertarung di Kejuaraan Dunia, agar bertambah lg Juara Dunia dr Indonesia. :)
Manajemen Roy sepertinya kurang tanggap dengan situasi "pertinjuan" di tanah air, masih berharap bisa menggelar kejuaraan dunia, petinju sekelas CJ saja masih sangat kesulitan mencari sponsor.
coba waktu itu tawaran dari Jepang langsung ditangkap, mungkin ceritanya akan lain., benar kata temen2 diboxing ind, kalo perlu menjadi juara di kandang lawan atau paling tidak memberi perlawanan maximal/gaya bertanding yang menjual, siapa tahu dilirik oleh promotor2 luar, daripada latihan terus tanpa tanding, Kasihan Roy, lama dak tanding-tanding
Jujur aja sih baik Tajbert dan Uchiyama itu lawan yang berat untuk RM. Tapi lebih baik dihadapi daripada enggak sama sekali. Karena, dengar2 Linares juga mau comeback. Dengan hijrahnya Humberto Soto dan vakum-nya Guerrero, praktis Linares adalah petinju paling berbahaya di kelas ringan junior. Begitu pula dengan Rocky Juarez, dia juga mau naik kelas dan rencananya lawan Jason Litzau.
Felix
Post a Comment