Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Tuesday, April 20, 2010

Consternation in the WBC Due to the Passing Away of Edwin Valero

Press Release by WBC
19th, 2010.

Jose Sulaiman, World Boxing Council President, and all the members of the organization, are deeply saddened, moved and in sorrow due to the tragedy that took place regarding the case of WBC Lightweight world champion, Edwin Valero, who committed suicide in his cell after having killed his wife.

Edwin Valero will remain in the 300 years of history of boxing as the only boxer who as a world champion had a professional career of 27 knockouts in 27 fights for a 100% of KO´s; Vitali Klitschko is second to him, with a 97.1%.

Valero was very close to the World Boxing Council President and many of its members, who witnessed the happy years of the fighter when he won his Lightweight world title on April 4th, 2009, and when he defended such title last February 6th, in Monterrey, where he was joined by his wife and two little children for two weeks, showing a behavior and a humanitarian sense that were very far from what happened.

The World Boxing Council declares today, April 19th, 2010, a day of world mourning, as well as it informs that the organization will begin analyzing a plan to set up a way in the creation of a fund for the education of his two little children, who were left alone in life after the passing away of both of their parents.

Photo: Valero family in their happiest moment (copyright by WBC)

14 comments:

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Valero..Valero.. Besok2 pikir lg deh kl mo bunuh istri trs bunuh diri.... Tu wajah anak2 Valero bikin miris, ga tega ngeliatnya.. Bakalan menyesal di akhirat tuh si Valero..

JP said...

Daripada dibunuh, istri Edwin disuruh AS ngopeni juga mau...

Anonymous said...

belum tentu Valero bunuh diri.. mungkin ada konspirasi.. biar waktu yg menjawabnya..

Anonymous said...

Benar,tidak tega & miris melihat wajah anak2 valero,sayang mereka msh kecil2, jika saja anak gadisnya sudah berumur kurang lebih 17thn,pasti bung Aryo akan segera ke Venezuela untuk menjemput & mengasuhnya dng penuh kasih sayang.......

Saya msh kecewa dng kekalahan DY, gara2 bung Aryo Over Confidence sih, hehe...............

JP said...

Valero adalah juara dunia yang membawa sabuk ke alam baka sekaligus juara dunia dengan kemenangan KO 100% tanpa kalah, menurut WBC hanya sekali ini terjadi dalam 300 tahun sejarah tinju.

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Sayang istrinya sdh tdk bernyawa, kl msh bernyawa pasti sy lanjutkan, istrinya manis jg soalnya.. Hahaha. Puas,B.Max & B.Jeff???
Soal Cino, Over Confident seorang penggemar kadang memang diperlukan, utk memacu sang petinju agar tampil dgn performa terbaiknya, namun apalah daya krn Cino jetlag & tdk bs tidur semalaman, pastinya berpengaruh dlm pertarungan & itu telah terbukti...
Namun, misal Cino tdk mengambil sikap utk berlatih di sasana yg lbh maju, hal seperti ini sdh pasti terulang lg. Satu yg mencolok yg hilang dr Cino, speed & daya hindar, hilang semuanya.. Yg bs mengembalikan itu semua hanyalah Freddie Roach, yg telah terbukti menjadikan Amir Khan bangkit dr keterpurukan. :)

Anonymous said...

Sangat disayangkan, Team DY tidak akan sanggup bayar Fredie Roach utk menjadi pelatih.
Kembali, kita hanya bisa berandai-andai.

-DD-

Anonymous said...

Petinju2 Fil bnyk yg berlatih di US.apakah mereka mendapatkan subsidi /bantuan dr pemerintah atau mungkin jg dr Manny?,sulit buat mereka bisa hidup disana jika blm punya prestasi yg baik.
Setelah kekalahan ini sabuk WBO oriental DY hilang atau tdk?,saya lihat ranking dia turun jauh utk WBO.

gung le_pakar hukum said...

menurut psikolog yang pernah menangani valero dikatakan seperti menyimpan dinamit dalam hatinya, peringainya meledak-ledak bahkan ibunya sendiri pernah disakiti secara fisik.
Mungkin kemenangan ko 27 kali itu dipengaruhi juga oleh perangai buas yang ada didalam diri valero.
Valero benar2 menganggap musuh yang dihadapinya di ring merupakan musuh dalam arti sebenarnya sehingga hanya ada satu pikiran dalam benak valero tatkala bertanding yakni HANCURKAN !!!!....
Menurut bung AS atau bung JP baguskah bila seorang petinju memiliki perangai seperti itu ?

gung le_pakar hukum said...

http://sports.yahoo.com/box/news;_ylt=Al0xg_EGJ9Z.cm6hglK9rSmUxLYF?slug=txvaleroslaying
Ketemu lagi berita tentang sosok edwin valero, alm Jennifer Carolina Viera (istri valero) bulan lalu pernah curhat sama ibunya (Mary Finol) kalau suaminya kecanduan berat narkoba jenis kokain "dia tidak pernah makan dan tidak pernah tidur, yang dia lakukan sepanjang hari hanyalah drugs..drugs and drugs akibatnya sifat kerasnya makin tumbuh dan tumbuh".
Menurut ibu valero, anaknya itu memakai kokain dan hidup dalan pergaulan gank liar, "dia tidak menamatkan sekolahnya dan lebih memilih minuman alcohol sbg tujuan hidupnya, bahkan dahulu dia pernah bekerja sebagai penjual buah demi untuk membeli minuman keras.

Toba said...

Yang cukup mengagetkan saya kenapa tidak terdetect oleh badan yg berkompeten ketika dia naik ring. Mungkin ada benarnya juga PBF meminta untuk digunakan standar olimpic random blood testing. Btw sy gak nyinggung penggemar pacquiao yah :)
dan mungkin saja krna sivalero ini sdh pernah bermasalah dgn otaknya krna kecelakaan dan ditambah pecandu kokain jadi rasa sakit dipukul sudah berkurang, makanya kalo lihat gaya dia bertinju pertahanannya terbuka dan sering ditonjokin tapi terus nonjok lawannya ga ada abis2nya sampai KO or lawannya tobat TKO, so bisa juga krna faktor2 itu dia jadi kebal.
Yah setidaknya dia skrng jadi legend dgn record yg dia bawa ke alam baka, karena gak ada yg bisa jamin kalo masih hidup dan dia ketemu bignames kayak bradley, devon, berto, paquiao, marquez, valero masih bisa mempertahankan recordnya itu. RIP. Rot in Pain. Kayaknya valero ini masih emosi sama bininya sampai dia kejar kealam baka, unfinished business.

JP said...

Tanpa tinjupun orang bisa mengalami perangai meledak-ledak seperti valero. Sekedar contoh adalah legenda sepakbola Diego Maradona atau petenis John McEnroe yang sangat meledak-ledak. Saya kira olahraga seerti tinju adalah merupakan salah satu sarana pelampiasan, namun mungkin pelampiasan itu tidak pernah cukup. Jadi jangan dibalik karena tinju orang jadi berperangai buas... Misalnya CJ dan DY tetaplah orang-orang santun dalam kesehariannya.

Anonymous said...

setuju bung Jeff

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Sy jd ingat dgn salah satu ptnju nasioanal kita, nama sengaja tdk sy sebutkan, dia adlh ptnju yg sangat berbakat, juara Asia Pasifik jg pernah dia genggam, namun apalah daya, jiwa preman & kriminalitas dlm dirinya tdk bs hilang, sehingga berkali2 berurusan dgn hukum & pihak kepolisian krn kasus yg seharusnya tdk perlu terjadi...
Sy sbg teman jg sdh sering memperingatkan, memberi masukan agar tdk melanjutkan aksi2 jalanannya, namun ya itulah, tdk semua orang bs diberikan arahan utk lbh baik. Misalkan dia bukan ptnju, sy jg tdk akan peduli dgn sikapnya, sy seperti itu hanya krn dia mantan ptnju yg cukup disegani pd masanya, & sy tdk terima bila seorang ptnju yg pernah mengharumkan nama bangsa dipandang negatif oleh masyarakat, seolah2 dia sbg orang yg tdk pernah berjasa bagi bangsa & negara...

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.