Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Saturday, April 3, 2010

Hopkins vs Jones II: Hopkins di Atas Angin. Benarkah?

17 Tahun lalu, dua petinju muda berbakat bertempur memperebutkan gelar juara IBF kelas menengah dalam partai tambahan kejuaraan kelas berat WBA antara Riddick Bowe vs. Jesse Fergusson, tepatnya 22 Mei 1993 di RFK Stadium, Washington DC. Pertandingan tersebut merupakan kedua petinju muda tersebut dalam panggung yang memperebutkan gelar juara dunia. Partai itu sungguh menarik, kedua petinju bertipe hampir sama tersebut tampil sangat cantik dengan skill bertinju yang sangat menjanjikan. Jones Jr. unggul dengan angka mutlak, dan berhasil menjadi juara dunia kelas menengah untuk pertama kalinya. Waktu membawa keduanya menjadi yang terbaik di dunia tinju. Tentunya tidak usah dibahas mengenai prestasi kedua jago muda itu, karena semua pencinta tinju pasti sudah hapal dengan prestasi tinju profesional kedua nama besar tersebut.

Kini, 4 April, kedua petinju muda yang sudah menjadi legenda itu sedang bersiap untuk melakukan suatu reuni. Jelas bukan sekedar reuni ketemuan di facebook belaka, namun ini adalah reuni sarat gengsi. Baik Jones (41) maupun Hopkins (45) yang kini sudah uzur untuk ukuran tinju, sedang bersiap untuk partai yang digadang-gadang sebagai partai balas dendam Hopkins yang telah memendamnya selama 17 tahun di Mandalay Bay Resort & Casino, Las Vegas. Di atas ring mereka memang berseteru hebat, namun di luar ring, kedua petinju yang juga memiliki usaha kepromotiran tinju, Hopkins dengan bendera the Golden Boy Promotions, sedang Jones dengan bendera Square Ring, bekerjasama dan bahu-membahu dalam mementaskan partai rematch 17 tahun ini.

Ditilik dari prestasi mereka pada dua tahun belakangan ini, kita semuanya tentu sepakat jika Hopkins saat ini sedang berada di atas angin. Pasca kekalahan angka dari Joe Calzaghe di tahun 2008, Hopkins langsung tampil trengginas dan membabat petinju pujaan Amerika, Kelly Pavlik. Setahun kemudian, Desember 2009, Hopkins masih menampilkan permainan ciamik guna menundukkan Enrique Ornelas dengan angka di Philadelphia.

Bagaimana dengan Jones Jr, yang akrab disebut sebagai RJJR? Sama dengan Hopkins, kita juga mulai dari kekalahan Jones dari Joe Calzaghe di tahun 2008. Sepanjang tahun 2009, Jones tampil sebanyak tiga kali, menang TKO atas Omar Sheika dan Jeff Lacy. Namun yang parah adalah kekalahan KO ronde 1 Jones atas petinju pensiunan Danny Green di Australia pada bulan Desember lalu. Pantaslah jika banyak orang menganggap bahwa Jones sudah "expired" dan dalam pertandingan kali ini Hopkins berada di atas angin.

Betulkan demikian? Jika menilik dari rekaman video Jones vs. Green, saya tidak yakin Jones sudah 'habis'. Saya pribadi menebak kekalahan Jones itu adalah bagian dari "drama" yang dilakoni Jones, entah dengan motivasi apa. Pukulan Green yang tak terlalu fatal mampu membuat roboh Jones yang berguling-guling dan meringis seakan mengalami kesakitan hebat. Bolehlah saya menerka ini adalah upaya Jones untuk menutupi kemampuan sesungguhnya karena saat itu pertandingan ulang Jones vs. Hopkins tengah dirancang. Ada juga beberapa pihak yang menyebutkan bahwa uang bermain di balik kekalahan Jones dari petinju pujaan Australia, Danny Green, tersebut. Entahlah, saya juga tidak berani memastikan.

Walaupun saya meramalkan Hopkins dapat menuntaskan dendam kesumatnya, namun saya tidak berani gegabah pertandingan itu akan berakhir semudah Green vs Jones. Dan memang semoga tidak demikian.

TVOne dikabarkan akan merelay jalannya pertandingan pada hari Minggu pagi (5 April) mulai pukul 09.00 WIB. Mari kita ikuti jalannya partai reuni sarat gengsi ini.

Tale of the Tapes

Bernard "The Executioner" Hopkins:
Rekor: 1965-01-15
Rekor: 50 (KO 32) + kalah 5 (KO 0) + draw 1
Tinggi/Jangkauan: 185 cm/191 cm.
Prestasi: Juara WBA-WBC-IBF-WBO kelas menengah
Roy Jones Jr.:
Lahir: Pensacola, Florida, 1969-01-16
Rekor: 54 (KO 40) + kalah 6 (KO 3)
Tinggi/Jangkauan: 180 cm/188 cm.
Prestasi: Medali perak Olimpiade Seoul 1988, Juara IBF kelas menengah, Juara IBF kelas menengah super, Juara WBC-WBA-IBF kelas berat ringan, Juara kelas berat WBA

5 comments:

strezz boy said...

klw Roy Jones JR disingkat RJJR
Klw Bernard Hopkins disingkat --
Jgn ah saru neh

tukang urut said...

wah2 roy jones JR tangannya nakal, tapi bikin tambah seru..

strezz boy said...

Wah gak seru bung mainnya...
Uda pada uzur seh...

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Cape deh... Kebanyakan acting..

JP said...

Sudah pada lewat masa mennopause

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.