Bagaikan sebuah tank yang melulu bergerak maju, Daud menjadi bulan-bulanan jab-straight Caballero dan harus merelakan impiannya untuk merengkuh gelar di negara Paman Sam untuk sementara kandas. Kecepatan, body moving, langkah kaki enteng dan kreativitas serangan dari segala arah yang ditunjukkan Daud saat melawan Robert Guerrero tahun lalu sama sekali tidak tampak. Daud tampil lamban dan monoton, hanya berkelahi secara vertikal, sehingga mudah bagi Celestino Caballero untuk melepaskan pukulan-pukulan panjangnya. Walaupun bertanding dengan double cover rapat, tak urung wajah Daud babak belur terkena pukulan-pukulan Caballero yang mampu menusuk dan menembus double cover rapat Daud tersebut. Bahkan di ronde 2, saat Daud menyerang, pukulan straight Caballero mendarat ke rahang Daud, menyebabkan dia harus menerima hitungan 8, yang pertama dalam karirnya.
Entahlah strategi apa yang mau diterapkan Daud dan tim, apakah dia terinspirasi oleh gaya Joshua Clottey saat menghadapi Pacquiao, atau memang ada kendala fisik mengingat dia baru menapakkan kaki di Florida hanya dua hari sebelum pertandingan? Hanya Daud yang bisa menjawab.
Daud sempat menunjukkan harapan di ronde 6, saat tiga atau empat pukulan kerasnya menerpa wajah Caballero, namun pada ronde-ronde berikutnya Daud kembali ke penampilan monoton dan kaku yang hanya merangsek ke depan. Pertengahan ronde 12, penonton Indonesia sempat menahan napas saat hook kanan Daud mampu membuat Caballero goyah, dan kakinya, menurut istilah Aryo Sulkhan, ngewel, namun sayang Daud gagal memanfaatkan kesempatan emas ini, sehingga dia harus puas dengan kekalahan angka mutlak. Skor adalah 108-119, 108-119 dan 107-120, pastinya semua untuk Caballero.
Pertandingan ini adalah partai kejuaraan WBA interim kelas bulu yang diadakan pada 10 April (Minggu pagi WIB) di Bank Atlantic Center, Sunrise, Florida.
Sunday, April 11, 2010
Miskin Kreativitas, Daud Kalah Angka Mutlak
Labels:
Daud Cino Yordan Updates,
International,
National,
Result
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.

75 comments:
mungkin si cino ingin mempulerkan gaya baru >> TELETABIES DEFENCE >> nubruk dan berpelukaaaaaannnnn huahuahauaha
harapan kita terhadap daud yordan terlalu besar..mengingat daud masih 22thn..masih miskin pengalaman. tapi perjalanan masih PANJANG ..ini bru permulaan..yg saya bingung knp strategy nya 'one big shoot' ya? pdhal kalau cino mainnya rush lumayan bagus...mbak sandra
Saya jg bingung knp Cino jd bgtu ya???
mudah2an dia bs segera bangkit n mengukir prestasi di ring tinju untuk lain waktu
Mungkin sebaiknya Daud berlatih di Amerika..Ilmu kepelatihan disana uda maju,mulai dari fisik sampai a strategi di atas ring.Selain itu DY juga mudah menaikkan jam terbang dan menambah pengalamannya,karena tawaran bertinju akan datang lebih banyak dengan lawan2 yang berkualitas.Sebab selama ini,DY memang belum cukup teruji. Bakat ini tak boleh disia-siakan...DY punya teknik,speed dan power yang lumayan dan umurnya masih muda,masih bisa berkembang banyak..Pacquiao muda aja pernah kalah bbrp kali..
Susul Amir Khan & Chavez Jr ke WIld Card Gym, Daud! Cabaleero memang menang aktif dan jangkauan. Syukurlah partai puncaknya masih seru!
AS
Memang sayang sekali DY kalah pengalaman dan strategi , iya sebaiknya DY berlatih di Amerika utk mempertajam skill Nya
para komentator yg over confident harap bertanggung jawab atas peristiwa ini..
yang paling betul cuma yg kirim message ke fb nya Jeff Mayweather :P
Aryo Sulkhan kepalanya lg pusing! Hehehe.
Menurut sy, faktor yg membuat Cino kalah adlh demam panggung & kesalahan strategi yg diterapkan pelatih. Petinju adlh wayang yg dijalankan oleh dalangnya, support, semangat, pengaturan tehnik & strategi, disusun dr sudut team. Sedangkan dr Cino sndiri bertarung hati2 & cenderung menunggu, sepertinya Cino kurang yakin dgn kondisi/staminanya yg mgkn terlalu capek melakukan perjalanan & tiba di tmpt prtndgan dlm waktu yg pendek jd kurang bs beradaptasi. Cino seperti hanya bertarung apa adanya, stabil dr ronde awal hingga ronde akhir yaitu bertahan & melancarkan 1-2 pukulan, berharap 1 big shot & mgkn kl blh dikatakan lucky blow disaat Caballero lengah seperti yg terjadi di ronde 6 & 12. Cino sepertinya takut kehabisan tenaga di ronde2 akhir.
Tp kembali lg bahwa semuanya sdh terjadi, disini semuanya salah, namun tdk perlu saling menyalahkan, yg penting utk kedepan qt semua hrs bekerjasama utk memberikan kritik serta saran yg membangun utk Cino & management agar bekerja lbh baik jg menjadikan hal ini sbg pelajaran yg sangat berharga.
Sekali lg utk Cino, tersenyumlah & tetap semangat! Tlng dipertimbangkan lg utk berlatih di USA. Bertindaklah seperti Amir Khan yg sanggup bangkit dr keterpurukan! Semangat semangat semangat!
Tp ngomg2, Jeff Gayweather baik sm sy lho, dia blng ke sy bahwa Cino msh muda & bs bangkit kembali utk merebut gelar juara. Okelah kl begitu, utk kebaikannya, kali ini sy akan panggil dia dgn nama sebenarnya, thanks,Mr.Jeff "May"weather. :p
Selama ne qt udah salah sangka ma Jeff Mayweather, ternyata dia org baik lho
Heheheh... Iya nih..jd malu sm Mr.Jeff Mayweather.. Sorry bgt yaaa.. :p
Tp kl sm si Floyd, tetep....penilaianku ga berubah. Hehehe
ya baik lah si jeff,soalnya lagi senang,anak didiknya menang..hehe...
AS dan JM mulai witing trisno... gawat...
Wah! Ga jd witing trisno ah,B.JeffP.. Bener Bung Wong blng, Jeff Gaywether baik soalnya dia lg seneng ptnjunya menang.. Cb kl td Cino yg menang, dia pasti ga terima & marah2 lg ky kmrn. Hehehe.
Tp kata2nya td cukup membuat hati sy dingin, pdhl setelah prtndgan sy sempet jengkel dgn penampilan Cino & tdk adanya arahan dr pelatih utk merubah strategi meski jelas2 Cino terlihat sangat kerepotan! Yg nonton kan yg tau to, Cino misal diberikan semangat & arahan yg benar oleh pelatih, pastinya Cino jg akan melaksanakannya..
Saya rasa kita gak berlebihan menaruh harapan ke Cino mengingat penampilan Ciamik Cino selama ini.. kayaknya ada yang salah nih!! cino gak bermain seperti biasanya.. dari ronde 1 Cino kayak baru bangun tidur trus langsung di suruh tinju, gak konsentrasi mungkin karena kondisi fisiknya gak mendukung, karena mepetnya waktu adaptasi di Amerika. keistimewaan Caballero cuma jangkauannya yang panjang, seharusnya bisa di atasi oleh Cino.. untuk fleksibilitas dalam style bertarung, Cino harus belajar dari CJ, bagaimana CJ mengalahkan lawan-lawannya dengan style berbeda-beda termasuk Jose Cheo Rojas, yang style bertinju dan ukuran tubuhnya sama dengan Celestino Caballero.
Moga aja pertandingan kemarin jadi pelajaran berharga buat Cino untuk berbenah..
Kita manasin CJ aja untuk melawan Celestino Caballero setelah pertarungannya di Bali nanti hehe..
he..hee , benar ,kita panasin CJ aja ,karena cabalerro pernah di KO kan oleh rojaz ,sedangkan Rojaz aja kalah angka ama CJ , balik lagi ke Cino , Cino sebaiknya mempelajari strategi dan gaya bertinju kaosai Galaxy , sy ingat bgmn kaosai galaxy kerepotan di ronde2 awal menghadapi petinju jangkung dari korea , tapi dipertengahan ronde keadaan berbalik dan Kaosai Galaxy menyudahinya dgn kemenangan KO , sy rasa pukulan Cino mirip2 dgn Galaxy yg mengandalkan power utk kemenangan KO
thanks from Boxer
Ikut sedih dengan hasil ini. Sedari awal saya sudah mengkhawatirkan mepetnya jadwal kedatangan dengan tanggal pertandingan, yang memang berada di luar kendali kita semua karena ini adalah pertandingan dadakan dan visa merupakan kewenangan US Embassy.
Saya pikir kata yang paling bijak untuk Cino adalah kekalahannya tidaklah perlu disesali. Yang penting adalah bagaimana membangun sikap mental yang mumpuni untuk menyikapi kekalahan ini.
sayang sekali Cino tidak mampu menampilkan form terbaiknya, penampilan melawan Ricky Sismundo terulang lagi, Cino seperti kehabisan akal melawan petinju yang rajin memukul dan lincah bergerak, tidak ada kombinasi pukulan yang seharusnya menjadi senjata untuk bertarung jarak dekat, apakah ini pengaruh adaptasi yang terlampua mepet? atau pengaruh Knock Down di ronde awal? hanya Cino dan timnya yang tau, semoga ini menjadi pelajaran yang berharga buat Cino ke depan.
seandainya cino mampu memberikan perlawanan gigih(bertarung rapat dengan banyak melepaskan pukulan) walau akhirnya kalah, mungkin akan lebih cepat mendapat kesempatan bertanding lagi.
JALAN MASIH PANJANG CINO, BERBENAHLAH
Betul betul betul.. CJ vs Caballero! Seru tuh pastinya, asal stamina CJ kuat aja dia pasti menang..
Cino memang memiliki segalanya, namun jam terbang & pengalaman yg blm dia miliki, namun membanggakan jg di usia 22th Cino sanggup bertarung utk perebutan juara dunia, meskipun ternyata di usia 22th ini Cino blm sempurna utk bersaing di level dunia. Tp sy yakin, utk ke dpn Cino akan memperbaiki diri & akan kembali sbg Daud Cino Yordan yg baru.
Lalu utk CJ, ayo segera buktikan bahwa km adlh benar2 Super Champion dgn melawan salah satu dr ptnju terbaik di kelas Bulu yaitu Juanma atau Gamboa. Kalah atau menang bukanlah suatu mslh, yg penting buktikan kpd dunia bahwa km siap bertarung dgn siapapun. :)
Kita kesampingkan dl faktor kelelahan dll,yg memang bener.tp dr strategi yg diterapkan jauh dari harepan.Agresifitas betul terjadi dalam hal defensif :) bukannya ofensif yg akan lain hasilnya pasti! dg beberapa shot aja bs dilihat power DY & CC akn kwalahan klo itu terjadi scr konsisten.ttpi yg terjadi seperti kebalik CC yg muda & DY yg tua bertahan,merangkul,kirain hal ini cm pe ronde 6 sj selebihnya DY tampil,eh...pe akhir ronde tetep...jd samsak.Sy rs strategi saja sdh kurangnya.
goon's
perhatikan abangnya yordan, sang pelatih nampak diam seribu bahasa melihat sang adik kewalahan. disini terbukti faktor kepelatihan jadi poin penting bukan hanya sebagai penata tanding tapi penata mental dan strategi.
Pertanyaan terbesar saya mana pukulan hook to the body yang selama ini jadi andalan "serep" daud yordan ???
Interview Daud Yordan 04 08 2010 : http://www.youtube.com/watch?v=NiD8J8YbSYQ
awal strategi bertarung yang konyol itu ternyata telah disiapkan tanpa ada strategi cadangan.
Ikut nimbrung ahhh bahas kekonyolan TEAM DAUD.
Ini jelas kesalahan MANAGEMENT.
Kesian DY, masih muda, punya potensi, tp tidak dikelola secara profesional.
Sampai dengan hari ini, tidak ada petinju kita yg kalah dalam kejuaraan dunia, bisa bangkit kembali atau mendapatkan second change utk memperebutkan Kejuaraan Dunia lagi.
Jadi, sangat3X kecil kemungkinan bagi DY mendapatkan kesempatan lagi menantang juara dunia.
CJ is the Best
-DD-
Sebentar2,mas Pakar Hukum.. Mksdnya konyol tanpa strategi cadangan tu gmn? Mksdnya pelatih Damianus tdk menyiapkan strategi lain??? Pantas deh pelatihnya cm diam krn ga punya strategi lain..
Wah, ga bener kl ky gini.. Ga tau deh hrs ksh usulan apa lg, kl menurutku satu2nya jalan hanyalah berlatih di USA!
ya bung dd, kesempatan kedua, itu yang saya kawatirkan akan sulit
Ardana
Kesempatan tetaplah ada, tergantung Cino sndiri aja, kl Cino mampu berbenah diri & mencari pelatih yg lbh baik, lbh baik lg bila berlatih di Wild Card, pastinya kesempatan akan terbuka lg..
Jngn pesimislah,kawan2.. Anda2 sndiri yg blng bahwa kesalahan Cino ada pd pelatih & management, berikanlah usulan yg bermanfaat utk mengembalikan mental Daud Cino Yordan, bukan membuatnya semakin terpuruk. Cino memiliki segalanya, hanya kurang pengalaman & kesalahan pelatih yg membuat pertarungan kmrn menjadi kacau.
Ak tetap mendukungmu,Cino! Berbenah diri & buktikan lg siapa dirimu.. :)
Kesempatan ada jika:
DY berlatih dan tinggal di US.
Masalahnya: sapa yg mau tanggung biaya dan visa kerja DY di US?
Jadi,yg diperlukan DY saat ini sebenarnya adalah suntikan modal dan Sponsor from US.
-DD-
mudah2an bung Sindoro mau jadi sponsor
IMO. harusnya mumpung cino masih di US, mending langsung datangi Wildcard dan teken kontrak dengan Freddie Roach.
Btw, baca2 di situs2 tinju, tidak sedikit juga yang mengapresiasi keberanian dan mental baja Cino. tinggal polesan teknik dan pengalaman yang harus ditingkatkan. Artinya, Cino sudah memiliki fans tersendiri diluar sana meski kemarin barusan menelan kekalahan pertamanya
Ayo bangkit Cino. Kamu masih bisa berbuat lebih !
Nah dana itulah mslhnya utk tinggal di USA.. Tp misal sy memiliki ptnju seperti Cino & CJ, sy sbg manager pastinya akan berusaha mencarikan dana utk mengatur agar ptnju sy dpt tinggal & berlatih di USA. Misal itu dana pinjaman sekalipun sy tetap akan berani spekulasi krn sdh terlihat akan adanya masa depan yg lbh cerah..
Namun sy bukanlah manager Cino maupun CJ, jd ya cm bs ber-angan2 aja utk memiliki ptnju berkualitas seperti mereka. Hehehe.
lucu saja komentar si @kuda lumping, Teletabies Defence :D tapi kalo lihat gaya maen kemaren, bener juga sih, jadi julukan cino di ganti : Daud "Teletabies" Yordan. LOL :D
GA LUCU SAMA SEKALI
NGGAK LUCU SAMA SEKALI
KOQ SEMUA-NYA PADA RIBUT SENDIRI...DARIPADA RIBUT DAN CUMAN NGOMONG DOANG MBOK SALAH SATU JADI PROMOTOR AJA DAN IKUT NGORBITIN PERTANDINGAN DAUD BERIKUTNYA..
Sekarang jangan menyalahkan mulu tim pelatih dan manajernya deh..Mereka kan juga uda usaha,sama seperti DY,mereka juga belum berpengalaman dan msh perlu banyak belajar..Bagusnya semua bantu cariin sponsor deh...Saya yakin kita semua pendukung DY dan pingin DY bersinar lagi di tinju dunia..Mungkin selama ini yang menjadi kendala DY tidak berlatih di AS adalah masalah sponsor juga..Teman2 semua atau siapapun yang memiliki koneksi atau link yang bisa berhubungan dengan sponsor..dimohon bantu mencarikan buat DY deh..kalo dia juara yg bangga juga kita khan..Kalo perlu minta bantuan pemerintah juga..Ama MenPora..Nah,siapa yang punya link ke sana???
di interviewnya yordan pas terakhir ditanyain pesan2 terakhir pada fans, daudnya malah jawab "doakan biar bisa kalahin si item"
wkwkwk ini daudnya sengaja buat lelucon karena tau yg nonton interviewnya pada ga ngerti indo atau dia serius?
Menurut saya kekalahan DY adalah mutlak karena kurangnya jam terbang dan kesalahan manajemen. Dan lawannya adalah super champion WBA kelas Bantam Super, yah terang aja kalah, wong persiapan dan strategi-nya minim begitu.
DY terlalu banyak fokus ke pukulan2 besar yg akhirnya malah gak kena. Padahal dia bisa saja melancarkan pukulan2 kecil tp cepat dan akurat. Saya sepanjang pertandingan membayangkan kalau CJ yg ada di atas ring, sudah banyak pukulan CJ yg masuk ke daerah pertahanan Caballero.
Anyway, DY is still very young. Gw yakin dia bisa jadi juara dunia spt Pacquiao.
Felix
Ganti pelatih aja daud,,, biarpun itu kakak lu sendiri,,, harus profesional
Daud harusnya lebih aktif dalam hal penyerangan , dari liputan siaran langsung hari minggu kemarin saya lihat , Daud hanya maju melulu dengan double cover , dan hanya sesekali aja memukul , sedangkan si tua bangka Cabalerro begitu aktif dan dinamis melancarkan pukulan dari segala arah , sampai2 muka si Daud jadi bonyok , saya pikir strategi yang dilancarkan daud kurang mumpuni dengan hanya mengandalkan one big shoot jika menghadapi petinju yang begitu aktif memukul dan begitu lincah bergerak terus seperti si tua bangka Cabalerro .....
update beritanya DY dong bung Jeff, thank you
Daud harus berguru sama Suhu Freddie Roach. Entar pasti bisa ngalahin si Item. :D
Felix
Asalkan Cino kembali ke style lamanya sebelum dia bertarung vs Ricky Sismundo, sy yakin Celestino Caballero ga akan berkutik. Main cantik seperti saat melawan Antonio Meza atau Robert Guerrero, pasti Caballero bakalan KO, kmrn Cino main jelek aja Caballero kakinya sempet ngewel...
Setelah sy pikir2, sy ga yakin kmrn Cino & pelatih memang menerapkan strategi itu sejak awal, sy pikir Cino cm kurang pede dgn stamina krn hrs fight 12rd serta jadwal kedatangan yg terlalu mepet jadinya Cino ga berani in-fight. Padahal seharusnya Cino main keras, kalah KO/TKO krn kehabisan bensin jg tdk apa yg penting terlihat garang diatas ring, itu bakal mendongkrak harga jualnya. :)
Cino terlalu pede dengan pukulan one to one , tapi tidak terbukti masuk ke muka Caballero , sebaiknya dia bermain lincah dengan pukulan2 ringan tetapi cepat dan akumulasinya banyak
temen2, ada yang tau apa komentar Cino tentang penyebab kegagalan pertamanya
saya pikir gaya daud yordan waktu bertanding dengan double cover yang rapat adalah untuk mengantisipasi jab2 CC yang aktif....sangat riskan bila Daud main terbuka karena jangkauan CC sangat panjang..sehingga strategy yang diterapkan adalah double cover dengan mengandalkan one big shoot...sayangnya strategy itu tidak begitu berguna...dan pelatih tidak punya strategy cadangan...selain itu memang performa daud jauh dari biasanya...tidak ada body moving...stamina juga sangat2 kedodoran...tapi sekali lagi daud masih 22thn...masih panjang perjalanan nya Go daud...............
Mbak Sandra Dewi, Cino itu bukan ptnju yg bodoh, dia punya body moving & speed diatas rata2, akalnya jg diatas ptnju lainnya, jd kl sekedar mengantisipasi jab2 CC bukanlah suatu mslh, itu jg yg membuat sy over confidence, hehehe. Namun entah kenapa Cino saat itu tampil tdk seperti Cino yg sebenarnya, qt semua jg bertanya2 krn semuanya blm ada yg mendapatkan jawaban resmi dr Cino..
Hai Para Komentator di www.boxing-indonesia.com yang terlalu over confidence dengan Daud Yordan seharusnya kalian bertanggung jawab atas kekalahan Daud , ha..ha..
Hahaha.. Ya maaf deh,kawan2.. Sy jg ga tau kenapa Cino kok tampil tdk smart seperti biasanya.. :p
mas sindoro, coba cari tau ke Cino, kenapa pemanpilannya di bawah form, biar kita tidak penasaran
ato jangan2...ada konspirasi???ato DY and team sengaja mengalah?????? apakah mereka disuap untuk memuluskan partai CC vs Gamboa?
Sepertinya kl disuap ga deh.. Soalnya sy liat Cino sdh 2x tampil seperti ini, pertama saat melawan Ricky Sismundo & yg kedua saat melawan CC ini..
Ya lbh baiknya qt tunggu aja keterangan resmi dr Cino. :)
apa tidak bertanding selama 8 bulan membuat cino mainnya buruk?
mungkin seharusnya rencana lawan simson butar2 bulan lalu gk dibatalin, siapa tau kalau cino lawan sb2, kekurangan2 cino bakal keliatan dan bisa dikoreksi
Bung Sindoro dan Bung Jeff , saya rasa Daud yordan sudah kembali ke Indonesia , dan kapan dia mau memberikan keterangan pers mengenai pertandingannya dgn Caballero , Kembali ke Cino , Cino memang baru pertama kali ini ketemu dgn lawan berat yang memang pemegang 2 sabuk juara kls super bantam , sebelumnya lawan sang juara juga dgn Guerrero tp cuma sampai ronde 3 dan hasilnya No contest , memang sebaiknya Cino latihan bersama dgn Chris John ttg kelincahan , akurasi pukulan , body moving biar lebih mantap kemampuan dia .
Saya sependapat dengan boxer.Tapi bagaimana Pino Bahari mau mengizinkan Daud latihan ama CJ??Dia kan masih sakit hati ama CJ sejak CJ pindah management .Dalam setiap kesempatan malah dia selalu berusaha menantang CJ untuk bertarung melawan DY..Harusnya egonya dikurangi untuk kepentingan bangsa yang lebih besar..Biarkan DY menimba ilmu setinggi-tingginya..
Iya betul Bung Wong , mereka harus mendahulukan kepentingan bangsa terlebih dahulu dan mengutamakan merah putih , daripada Daud harus ke Wild Card Gym di US , dan masalahnya siapa yang mau mendanai Daud utk tinggal dan berlatih di US ,apakah ada pengusaha yang mau menjadi donatur untuk DY ? Smentara didalam negeri sendiri Daud bisa belajar menimba ilmu dari seniornya Chris John dengan biaya yang relatif minim .
gabung aja di fb daud :
http://www.facebook.com/pages/Daud-CINO-Yordan-fans-club/314371363740?v=info
Bagus juga ide Boxer neh...Kalo kecepatan dan power DY dipadukan dengan teknik bertahan dan kelincahan CJ, bakal lahir Pacquiao baru dari Indonesia...
Sudah..sudah.. Ini comment ternyata ga ada yg bener semua. Hahaha. Maksud sy yg menyangkut soal kenapa Cino tampil buruk saat lawan CC kmrn.
Jadi begini, td siang barusan Cino telp sy, sekitar jam 12 siang, Cino baru saja tiba di Jakarta jam 11 siang. Ternyata ada hal mengejutkan yg Cino sampaikan ke sy, bahwa adanya permasalahan teknis & sangat mempengaruhi penampilan saat di USA beberapa jam sblm pertarungan. Inilah yg membuat Cino tdk bs fokus dlm bertanding. Namun apa permasalahan itu sy blm bs sampaikan disini, tunggu saja, biar B.Jeff yg mengumumkan secara resmi dulu di boxing-indonesia baru kita bersama2 angkat bicara.
Saat ini B.Jeff sedang berada di Pontianak & menunggu kedatangan Cino disana. Hasilnya kita tunggu saja beritanya. :)
ok deh terima kasih bung Sindoro , kita tunggu berita resmi dari Bung Jeff .
Ya,B.Boxer.. Kita tunggu aja berita dr B.Jeff, soalnya kl sy yg menyampaikan takut salah, soalnya sy reporter gadungan alias wartawan bodrex. Hahaha.
Yg jelas, apa yg disampaikan Cino itu menurut sy memang sangat mengganggu kefokusan seorang ptnju dlm pertarungan, meski utk ptnju sebaik apapun. :)
buat bung AS.. ga ada kata2 saya yang bilang Daud bodoh lho...justru saya fans berat Daud yordan...piss bung AS..kapan2 kita makan malam bareng :)...wah gosipnya segera di shared dunk...
Hahaha..okelah Mb.Sandra. Trs hbs makan malem kemana? :p
Ngomg2 kok sy lamaaaaaaaaaa bgt ga liat comment-nya Max Muscle ya? Kemana aja ya beliau? :)
max muscle lagi pegel linu musclenya.....gara2 cino kalah
Hahaha.. Mungkin kalah taruhan besar di prtndgan Cino trs stres mikirin uangnya habis ya,Bung Pakar Hukum? :D
Makanya,B.Max.. Ayo comment lg, ditungguin Mb.Sandra lho.
Ikutan komen ah, sudah lama gak aktif. oiya, bung max, sy buka promotor or petinju. murni penggemar saja. soal Dy lawan Cc terus terang sy gak nonton, alias gak nafsu nonton, krna dari awal tau jadwal DY bakal lawan CC sungguh udah mau protes aja. kok bisa sampai salah lawan gini?
DY masih muda, mustinya ditata dulu pertandingannya sampai dia terlatih lawan segala jenis postur dan style, jngn terlalu bernafsu lawan siapa saja. Lawan guerrero jangan dijadikan patokan karena cuma NC 2 ronde. liat saja JML, Gamboa pokoknya anak muda didikan arum semua ditata lawannya yg cucok, sebenarnya termasuk si pacquiao. Beda dgn GBP, linares saja sdh tumbang. Jadi msh banyak lawan yang bisa sesuai style dan tetap menjual.
Kita akui saja, DY terlalu cepat dipertemukan dgn CC yang sudah karatan dalam bertinju. Sudah bisa ditebak kalo dia akan main jab - jab untuk menjaga supaya Daud ga bisa masuk seperti gayanya wladimir.
kalo sudah tau lawan punya keunggulan seperti itu mustinya manajemen DY bisa hati2 dulu pilih lawan, jangan sampai rekor zeronya udah jadi ternodai. bahkan floyd aja sangat menjaga rekor zeronya. Strategy cherry picking itu nyata kok didunia tinju. kalau pun harus nantinya dipertaruhkan tapi karena memang faktor bayaran atau sudah top peak karir.
Mudah2an DY masih akan dapat kesempatan lagi. saya sih saran kenapa gak incar rangking dulu ke IBF atau WBC, rojas atau cruz masih lebih mudah dihadapi DY. Tapi yang penting jangan cepat over confident, contohnya jadwal yang mepet bertarung. hebat sekali DY ini dipertandingkan melawan juara dunia senior tapi cuma punya 5 hari adaptasi setelah seharian terbang? jadi selain DY harus tetap berlatih keras tolong manajemennya juga memperhatikan faktor2 penting lainnya.
wah panjang deh kalo gw komentar. sambung-sambung lagi deh.
btw mas Aryo, kalo mau membina calon petinju di sasana mas gimana cara? saya mau cari anak jalanan street fighter dulu yg siap dibina. jadi gatal juga menciptakan petinju sendiri yg sesuai scenario. hehehe
B.Toba, kl menurut sy, Cino bertanding hanya sesuai jadwal & lawan yg ditentukan oleh GBP, jd management tdk bs memilih lawan. GBP sendiri ternyata bukanlah promotor yg bonafid, ternyata jauh dibawah Top Rank. Matchmaker GBP kurang jeli menata ptnju, mana yg seharusnya dibina terlebih dahulu & mana yg ptnju siap tampil utk kejuaraan dunia. Beda dgn Top Rank yg tdk gegabah. Ya ini bs menjadi hikmah utk Cino & management dlm memilih promotor.
Lalu soal pembinaan anak jalanan utk menjadi ptnju tidaklah mudah, mendingan B.Toba cari ptnju 1/2 matang & yg gampang diatur, mendingan punya ptnju yg blm bagus namun gampang diatur drpd membina ptnju yg sdh siap fight namun tdk disiplin & susah diatur.. Anak jalanan pd dasarnya adlh anak2 yg susah diatur, sy pernah mencoba membina bbrp anak jalanan tp hasilnya NOL BESAR! Mereka ternyata sangat susah ditata & mentalnya tdk seperti yg sy harapkan. Namun jg tdk semuanya seperti itu sih, contohnya sasana KPJ Bulungan yg sanggup membina ptnju termasuk anak2 jalanan. Coba aja B.Max main ke sasana KPJ Bulungan menemui pelatih Little Holmes, barangkali beliau sanggup memberi arahan yg lbh baik. :)
mendengar pertanyaannya bung Aryo "habis makan malam mau kemana?" saya seperti kena pukulan jab2 CC...:) ga bisa bikin Ko tapi bisa bikin dag dig dug...sayang sekali saya pagi2 harus syuting "derings" sehingga ga bisa menerima ajakan bung aryo :P...saya tunggu di bali aja bung aryo...
menuju rekor 70 comment
dan comment yang 70
Hahaha. Mb.Sandra Dewi, bgmn kl qt ketemuan di Bali aja sambil nonton CJ trs mkn malam di Jimbaran bareng P.Zaenal Tayeb? :p
Ini comment yg ke 71, rekor comment tinju terbanyak didunia dipecahkan oleh boxing-indonesia.com!
Wah thanks infonya mas aryo, ternyata sudah pernah mencoba anak jalanan. tadinya sy pikir modal awal nyali dan pukulan dulu. tapi benar juga, mental itu yg paling penting. sy emang lagi mikir2, pengen pnya 1 petinju aja yg bisa dibina dan diarahkan dari awal.
btw soal DY, sy pikir DY punya opsi untuk menolak, hal itu yg sdh pernah dilakukan oleh CJ ketika menolak tarung lawan guerrero. sy yakin GBP pasti sudah nawarin nama2 ke CJ hanya tdk terpublish saja. Jadi manajemen DY juga harus jeli, penuh perhitungan dan jangan terlalu percaya diri berlebihan. trnyata baca disitus ini DY tiba di Florida tanggal 8 April, sehari menjelang timbang badan dan sehari jelang hari H, Daud masih mengalami jetlag dan tidak tidur sama sekali. wah kenapa yg begini tidak diantisipasi manajemen DY? DY kan bukan hercules? dan biar doa semalam suntuk juga ga bakal diapprove ama Tuhan. Do the best dulu baru God do the rest. Kalo begini DY do the bad and God says yah lu lakonin aja ndiri. Mustinya dicancel aja pertandingan itu, sy pikir fans tinju akan bisa menerima krna urusan approve visa diluar kemampuan siboxer daripada kalo sudah kalah rekor zero udah pecah susah lagi jelasinnya kefans, malah ketauan ga profesional.
Tapi itulah pelajaran yg harus diterima DY, petinju berbakat kebanggaan kita. jujur saja, sy menaruh hope besar sama DY utk melampaui prestasi CJ. Tapi seperti kata pepatah, kegagalan adalah sukses yg tertunda. pacquiao saja 2 kali kalah KO baru menapak lagi sampai jadi p4p king. Dan DY juga harus tetap rendah hati. itu yg paling penting.
Idem sama bung AS, saya py teman petinju yang sebenarnya bagus tapi mental kriminal hehehe..... akhirnya ya kelaut.....
Boleh tuh makan dijimbaran ...biar pak zaenal tayeb yang bayar :)...
RIP Edwin Valero , Petinju Venezuela dgn Rekor 27-0-0 ( Menang KO 27 ) tragis betul deh nasib dia dan istrinya , kayaknya dua2 nya janjian utk ketemu di sorga .
daud yordan sebaiknya gabung aja dgn sasana nonito donaire saya setuju banget dgn usul bung jeff ini
Post a Comment