Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Wednesday, February 17, 2010

CL Tantang CJ

Setelah lama bernegosiasi, akhirnya nama petinju asal Detroit, AS, Cornelius Lock, muncul menjadi lawan juara WBA kelas bulu, Chris John, di Bali April mendatang. Lock (31 tahun) adalah penantang peringkat 9 di WBA dengan rekor tanding 19-4-1 (12 KO), asuhan pelatih populer Roger Mayweather.

Sempat menjanjikan semasa amatir dengan menjadi juara nasional kelas bantam (1997), di kancah profesional karir Lock tidak terlalu cemerlang. Satu-satunya petinju lumayan top yang pernah dihadaopi adalah Cristobal Cruz, sekarang juara IBF kelas bulu, itupun Lock kalah TKO ronde 8.

43 comments:

Anonymous said...

Saya yakin CJ ingin sekali tampil melawan Juara2 spt.Juanma,Cristobal Cruz,Elio Rojas atau min.melawan Rafael M. & Israel vasquez,tetapi apa daya lagi2 GBP tdk bisa berbicara banyak utk mempromosikan CJ.petinju sekelas dia tdk selayaknya bertanding melawan Cornelius,jika memang tdk kesulitan utk pentas di AS.
seolah2 spt pertandingan perbaikan peringkat saja atau baru mempertahankan sabuk utk pertamakalinya, tdk spt super Champ saja,kasian jg CJ

Anonymous said...

Memang untuk membuat daya tarik penonton,promotor,maupun sponsor sebenarnya hrs dr dulu but nvr late than never,kubu CJ membuat gebrakan /keinginan utk lbh populer & py nilai jual yg lebih lg,dengan berani menantang/ditantang petinju yg sepadan,bahkan sampai lintas badan tinju yg lain,sehingga tdk seolah hanya utk memperpanjang gelar yg dipegang saja,buat plan yg OK,Super Champ sdh dipegang so aplgi?kita akui bahwa CJ petinju baik & cerdas,Fight is fight,bravo 'n go Chris !

Rgds,
goons

Boxer said...

Menurut Saya CJ sudah saatnya melawan petinju2 besar seperti Juanma Lopez , Vazquez , melawan CL sama saja dengan melawan ayam sayur dan tidak bisa mendongkrak popularitas CJ , ayo GBP tolong donk CJ dipertemukan dengan juara2 yang lain dan dipentaskan di Amerika .

bsw said...

Betul. Tim CJ harus berbuat sesuatu, dan CJ harus segera melawan petinju2 yang punya nama besar dan kualitas bagus, seperti yang pernah CJ lakukan dengan JMM, Rocky Juarez, dan Derrick Gainer.

Apalagi masa emas CJ paling-paling tinggal 2-3 tahun lagi, itu harus dimanfaatkan agar namanya semakin harum dan nilai jualnya makin tinggi.

Jika tidak, CJ akan dikenal sebagai Super Champ yang kurang teruji kualitasnya dan gelar SuperChampnya akan terus diragukan khalayak tinju internasional

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Siapa sih yg mengatur utk mempertarungkan CJ vs Cornellius Lock ini? GBP atau management CJ sndiri? Payah ah kl ky gini.. Lock itu siapa??? Namanya aja baru sy denger pertama kali ini.. CJ bukan juara sembarangan lho, CJ itu Super Champion, masa' dipertarungkan dgn ptnju ayam sayur?!
Tdk usah pikir takut kehilangan gelar,CJ..apa sih artinya gelar kl pemegang gelar hanya dibayar US$ 200.000-300.000, CJ skrg seharusnya dibayar $500.000, itu minimal. Caranya yaitu adlh CJ memilih lawan yg bs mengangkat harga jualnya jg, jngn lg melawan ptnju2 ayam sayur. :)

Anonymous said...

Saya pikir yg mengatur pertarungan ini bkn GBP bung,karena CJ hanya dikontrak GBP jika dia bertarung di US.diluar itu status dia free. inilah masalahnya, saat ini GBP tdk mau mempromosikan CJ,mungkin mereka menganggap gaya bertarung CJ tdk menjual(boxer&tdk ada K.Punch)sehingga secara bisnis tdk menguntungkan mereka........
Jadi gebrakan apapun yg dibuat CJ tdk banyak membantu kerena pihak GBP lebih mangutamakan nilai jual diatas ring dibandingkan reputasi,gelar & kwalitas teknik

Anonymous said...

@bung BSW,benar bung gelar super Champ.milik CJ bisa diragukan oleh khalayak tinju Int.bahkan jika kita mau menyaring 3 petinju yg anda sebut, hanya JMM lah yg benar2 teruji,itupun dia bermain dikandang sendiri,saya yakin hanya sedikit pecandu tinju dunia yg menontonya,bahkan mereka paling hanya berkomentar"wajarlah JMM kalah,karena waktu itu dia pasti mendapat perlakuan yg tdk adil"(walaupun kenyataanya samasekali tdk)

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Tp hitungan sy waktu itu hasilnya berimbang antara JMM & CJ, krn masing2 tdk menghasilkan point mutlak. Jd sy rasa waktu itu agak janggal jg CJ menang, seharusnya draw, ya mungkin faktor tuan rumah jg & waktu itu JMM bukanlah superstar tinju seperti skrg... :)

Anonymous said...

... Lock who?

AS

JP said...

pukulan CJ banyak masuk bung... walaupun tipis. JMM ngincer ke perut, jadi wasit kurang perhatikan pukulan ke perut (aturannya harusnya skornya sama saja ke operut atau ke muka; tapi pukulan ke kepala impactnya lebih besar dan psikologis juri lebih cenderung nilai pukulan ke kepala).

Terbukti wajah JMM rada rusak kena pukulan nyamuk CJ, dan badan CJ remuk redam dihajar body punch JMM.

JP said...

pukulan CJ banyak masuk bung... walaupun tipis. JMM ngincer ke perut, jadi wasit kurang perhatikan pukulan ke perut (aturannya harusnya skornya sama saja ke operut atau ke muka; tapi pukulan ke kepala impactnya lebih besar dan psikologis juri lebih cenderung nilai pukulan ke kepala).

Terbukti wajah JMM rada rusak kena pukulan nyamuk CJ, dan badan CJ remuk redam dihajar body punch JMM.

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Ya mgkn bnr jg yg B.Jeff blng, cm sy lihat waktu itu berimbang saja, mgkn kl sy jd hakim tinju sy adlh hakim yg pelit nilai, kl ga masuk telak ga sy nilai. Hehe. Kebetulan saat itu tdk ada pukulan dr masing2 yg masuk telak, CJ pukulannya pukulan nyamuk, JMM incar ke arah yg tdk bnyk menghasilkan point, jd hasil penilaian sy seperti itu. :p

bsw said...

saya setuju dengan bung Aryo Sulkhan. Saya juga menonton pertarungan JMM dan CJ, dan saya pikir hasil draw adalah hasil yang layak untuk pertarungan tersebut.

Saya juga membaca komentar2 di banyak situs2 tinju, banyak yang meragukan kemenangan CJ tersebut, meski ada yang mencoba menilai hasil secara obyektif, bahwa di pertarungan itu JMM memang mati kutu menghadapi gaya boxer CJ

- bsw -

Anonymous said...

Setuju.. saya kira mereka secara point Draw tapi kalau gak salah JMM khan sempat di potong poinnya jadi wajar saja CJ yang menang..
Mengenai kesan pertarungan CJ di AS saya kira wajar aja dia gak terlalu mendapatkan simpati di AS.. gak tau pendapat saya ini benar apa salah..
saya melihat gak ada kemajuan ketika Chris John di pegang Craig, malah gaya terakhir waktu lawan Juares monoton, pengen mukul KO malah keteteran di ronde akhir.. masih untung gak KO, di bandingkan waktu dulu lawannya suka mundur karena Frustasi dengan banyaknya akumulasi pukulan yang diterima dari CJ termasuk Sholeh sundava.. tapi saya kira permainan yang seperti itulah yang menarik dari CJ.. bukan seperti yang di pertontonkan terakhir2 ini setelah di latih Craig.
Seandainya gak ada masalah dengan Sutan rambing, saya kira permainan Chris John akan tetap konsisten kalau di latih Sutan rambing.. sayang Uang jadi setan diantara mereka..

Anonymous said...

iya waktu itu JMM dipotong 2X karena lowblow,tapi menurut saya CJ layak menang jab & straightnya selalu masuk disepanjang ronde,beda dng JMM yg terlihat tdk bisa berbuat banyak,bahkan pukulan bersih / keras kearah wajah bisa dihitung dng jari.............
Saya jadi ingat Steven Leuvanno dia memiliki semua kriteria utk menjadi idola,spt wanganegara US keturunan mexico,berwajah tampan,juara dunia,tetapi publik memandang sebelah mata karena penampilan dia diatas ring sama sekali tdk menarik (spt CJ hanya dia kidal)

Anonymous said...

kelemahan CJ adalah Killing Punch dan stamina, Craig pernah comment bahwa CJ adalah petinju yang sudah "jadi" susah untuk dibentuk lagi untuk memiliki killing punch., Namun kenapa stamina juga tidak bisa diubah oleh Craig?? kalau staminanya ok saya kira CJ akan mampu lebih banyak lagi melepaskan akulumasi pukulan yang membuat lawan menjadi keder, waktu lawan Juarez pada ronde I atau II CJ mendaratkan uppercut yang telak ke muka Juarez namun sayangnya hanya diikuti 1 pukulan susulan meleset, mungkin kalau banyak kombinasi yang dilepaskan ceritanya akan lain. Bravo CJ, Maju Terusssss

nozz said...

singkatan cornelius lock = CL agak2 ga enak!!

Anonymous said...

Memang banyak yg mengatakan Killing Punch bawaan dasar seorang petinju,kita tdk berharap banyak akan hal itu kpd CJ,tetapi jika bicara stamina,ini adl harga mati,saya binggung Craig tdk bisa berbuat apa2 utk meningkatkan stamina CJ,bahkan saat melawan Rojas II(dst),terlihat kelemahan CJ di stamina sangat2 mendasar,untung saja lawanya sdh berusia 35thn saat itu.
seorang Pacman pun bisa dibuat sedemikian hebat oleh Roach masa si Craig tdk bisa memperbaiki stamina CJ............

JP said...

Kalau bicara stamina, CJ paling bagus saat lawan Derrick Gainer. Waktu itu staminanya 'gila' bgt. Kedua lawan Sato dan ketiga lawan Marquez.

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Jujur saja, sy tdk senang CJ dipegang oleh Craig. Sy prnh dengar bahwa Craig sebenarnya hanyalah seorang pengamat tinju! sebaik2 pengamat tinju bila dlm kepelatihan tdk akan maximal. Mereka tdk tau apa yg sdng dialami oleh seorang ptnju, dia tau kekurangan ptnju tp tdk tau cara memperbaikinya, krn memperbaiki adlh tugas seorang pelatih.
Seperti temen2 semua ketahui, bahwa saat CJ melawan Derrick Gainer, yg melatih adlh Bob, asisten Craig, krn saat itu Craig sdng bermasalah dgn hukum. Dan saat melawan Osamu Sato, yg melatih CJ msh Sutan Rambing.
Tangan terbaik utk memoles CJ hanyalah seorang, tdk lain tdk bukan adlh Sutan Rambing, CJ mendapat semua keunggulan yg dimiliki saat msh dilatih oleh beliau. Namun ya kenyataan berkata lain, sy jg tdk jelas dgn permasalahannya, mgkn CJ punya pemikiran sndiri & qt hrs menghargainya, tetapi menurut sy memutuskan tdk berlatih dgn Sutan Rambing adlh salah besar. :)

Enrico said...
This comment has been removed by the author.
Enrico said...

Menurut saya, Team CJ mengetahui jika CJ sudah kearah down hill, jadi selain motif mempertahankan angka 0 kalah juga supaya masih bisa mendulang uang dari CJ walau tidak terlalu besar.

Saya yakin CJ pasti akan melawan siapa saja, tapi Craig tentunya yang paling tahu kapasitas CJ. Kemungkinan dia sudah ragu dengan kemampuan CJ khususnya stamina CJ. Walau disini saya agak aneh, apa masalah stamina ini tidak bisa diperbaiki karena banyak petinju2 diatas usia CJ yang masih hebat bertinju, seperti Pacquiao, PBF bahkan Mosley.

Jadi masalahnya bukan di GBP, karena justru nama CJ sekarang lagi bagus – bagusnya.
Bahkan dibeberapa situs luar CJ masuk dalam 10 besar P4P dunia. Yang tentunya dia memiliki nilai jual yang cukup besar. Jika rajin browsing situs2 boxing internasional, CJ masih sering diperbincangkan dan mendapat apresiasi yang besar dari public luar yang pada pokoknya mereka sangat menanti – nantikan pertarungan CJ selanjutnya dan berkeinginan agar CJ bisa tanding di USA.

Jadi masalahnya bukan di GBP atau public amerika, tapi masalahnya adalah soal keyakinan team CJ. Sebenarnya kalau mereka yakin dengan CJ, kenapa tidak unifikasi saja? Paling tidak dimulai dengan Cruz dan Rojas. Bahkan waktu itu Guerrero katanya menawarkan CJ tanding diSuper Bulu, tapi ditolak oleh team CJ. Namun yang bikin tanda tanya team CJ mengatakan ada kemungkinan setelah lawan Lock maka CJ akan naik kelas ke super bulu.

Saya pikir memang posisi CJ dikelas bulu semakin terancam karena kelas bulu semakin semarak dengan petinju-petinju yang baik. Apalagi Gamboa dan CJ sama-sama diWBA.

Sebenarnya dalam hal mengangkat nama CJ, Craig cukup berhasil, mempertemukan dengan Juarez di USA itu suatu pilihan yang bagus karena style CJ cocok untuk mengalahkan juarex yang straight forward bertinjunya alias monoton dan kaku.

Kalau saya bisa saran, lebih baik CJ bertarung melawan big names meskipun resiko 0 pecah atau mundur sekalian sebagai juara dengan 0 kalah, daripada mengecewakan public tinju internasional yang sudah mengapresiasikan CJ begitu tinggi namun CJ justru melawan si Lock yang ga bakalan dipandang boxing fanx. Bagaimana menurut bung jeff? Apa ada dusta diantara craig dan penggemar CJ?

Ngomong2 panjang banget yah pendapat saya? :)

Anonymous said...

Saya kira kalau masalah stamuna/indurance kita harus ingat beberapa tahun lalu itulah yang menjadi keunggulan CJ.. dia bisa main konsisten sepanjang 12 ronde.. Stamina gak bisa lepas dari Power, waktu lawan Juarez II, CJ terlalu memaksakan untuk menjatuhkan Juarez, sejalan dengan itu staminanya turun drastis. di bandingkan dengan pertandingan dengan Juarez I, CJ jauh lebih unggul pointnya walaupun wasit menilai Draw. seharusnya CJ tetap bertanding dengan pola pada pertandingan I hanya Mentalnya yang di benahi supaya gak grogi lagi..
Pendapat di AS juga lebih banyak bersimpati pada pertandingan I.
Mukanya CJ juga bersih pada pertandingan I.
Badan CJ juga jadi berotot tapi kaku di pertandingan II, jadi gak lentur kayak biasanya, cuma ngandalin clinch.
ada yang tau gak kenapa kok CJ bukannya ngelawan Gamboa atao Juama?? atau Unifikasi gelar..??
Kalau B Jeff punya Link ke CJ dan DY, coba usul mereka suruh latihan bareng, jadi bisa saling memperjuangkan, saling mempromosikan, saling berbagi pengalamn, dan saling memberi motivasi.. jangan mereka malah kesannya bersaing karena kepentingan/gengsi promotor masing2.
Ayo DY, CJ bersatu..
(Hehe kok ngatur... usul kok, ya bebas dong!!)

Anonymous said...

Jika GBP menilai CJ akan menguntungkan/menjual apabila tampil di US,pasti dia sdh menjadi salah satu anak emasnya dan dipertemukan dng petinju2 hebat termasuk unifikasi,nyatanya sampai sekarang tidak.

seorang CJ&tim pasti sdh lama ingin tampil di US apalagi unifikasi,dan bila melihat juara2 WBC,IBF&WBO (2004 s/d sekarang) sudah jelas CJ yg terbaik lalu apa yg ditunggu mereka???.jawabanya adl kesempatan yg tidak ada.(kecuali tawaran dr Guererro,itupun dibulusuper).

Lalu berapa banyak apresiasi yg diberikan pengemar tinju kpd CJ di situs2 tinju dunia??? apakah sampai jutaan orang yg membicangkan dia dan selalu menjadi topik utama?,jika iya dia msh tetap kalah pamor dibandingkan Juanma,JMM dll,sehingga dia tetap dianggap kelas pelapis saja bagi pecandu tinju dunia khususnya US.

Setelah dikontrak GBP saya sebenarnya yakin dia akan segera diorbitkan,namun sampai sekarang belum terlihat..........

Anonymous said...

@Bung Aryo,anda benar bung sepertinya Craig tdk memberikan banyak perubahan utk CJ,mungkin jika dibandingkan dng pelatih2 tinju tanah air dia bisa bersaing bahkan mungkin cukup mumpuni,tapi tentu saja kita harus membandingkanya dng pelatih2 kelas dunia spt Roach,Lou Duva,dll mengingat CJ adl juara(bahkan super Champ).mungkin kelebihan Craig hanyalah dia seorang bule dr negara maju & punya sasana tinju itu saja,tetapi utk hal lain spt meningkatkan stamina anak didiknya saja tdk bisa.............

Boxer said...

@ Bung Max Muscle :
Mau stamina Chris John jadi dashyat , gampang ... suruh aja Mbah Marijan yang melatih CJ supaya jadi Roso ..Roso ..., dan nggak perlu lagi si Bule Craig Christian yang melatih , karena si Craig habisin duit CJ aja , bayar si Craig pake dolar Australia , kalo sama Mbah Marijan cukup pake Kuku Bima Energi Roso..Roso ...
Untuk hal yg lain , saya merasa kasihan sama CJ karena kepastian bertanding di AS hanya digantung terus sama GBP , GBP terlalu memikirkan keuntungan finansial saja , karena CJ bukan petinju yang explosive untuk memuaskan hasrat penonton Amerika yang haus akan kemenangan KO , terpaksa deh daripada nggak bertanding dan ancaman gelarnya bakal dicabut WBA karena dalam sekian waktu tidak naik ring terpaksa Manajemen CJ mempertemukan dia dengan petinju Ayam Sayur macam Cornelius Lock , harusnya CJ dipertemukan dgn petinju Ayam Bangkok macam : Gamboa , Lopez , Vazques , Marquez dll .

Anonymous said...

Iya bung Boxer komentar anda sangat tepat mengenai nasib CJ tsb,tapi kalo masalah stamina jangan2 si Craig hanya mengandalkan kuku bima saja kpd CJ,bisa runyam ini hehehe....

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Kl membicarakan Kuku Bima Energy, sy malah ingatnya suasana di dalam studio 1 Indosiar saat sy membawa petinju bertanding, serta saat Donny Damara membawakan acara kuis.
Suasana yg merindukan...terharu bila mengingat bahwa GTPI sdh tiada.. :(
Trs pd kemana ya Round Girl-nya? Rindu..

Enrico said...

Saya mencoba melihat dari persepsi boxing fans dan berupaya untuk tidak subyektif mengingat CJ adalah petinju kebanggaan kita, tapi menurut saya memang Craig berusaha play safety. dan bagaimana mungkin sy menyatakan lebih tahu kondisi CJ daripada sibule craig yang notabene adalah coach CJ.

Soal pengakuan CJ didunia boxing, seharusnya tidak hanya fans tinju disite ini yg berbangga, mustinya pemerintah kita yang sibuk bedak sana bedak sini dan politik dagang sapi seharusnya juga berbuat banyak dengan perkembangan tinju Indonesia untuk membalas jerih payah CJ yang sudah mengharumkan Indonesia. Dibanyak situs CJ diposisikan masuk dalam 10 besar pound for pound, ini hanya beberapa saja.

lihat situs boxrec.com

1Bernard Hopkins
2Manny Pacquiao
3Floyd Mayweather Jr
4Wladimir Klitschko
5Vitali Klitschko
6Chad Dawson
7Juan Manuel Marquez
8Hozumi Hasegawa
9Arthur Abraham
10Chris John


http://www.proboxing-fans.com/pound-for-pound/
1. Manny Pacquiao
2. Floyd Mayweather
3. Juan Manuel Marquez
4. Bernard Hopkins
5. Paul Williams
6. Shane Mosley
7. Chad Dawson
8. Tomasz Adamek
9. Ivan Calderon
10. Chris John

lihat situs http://www.pound4pound.com/

1. Manny "Pacman" Pacquiao
2. "Pretty Boy" Floyd Mayweather -
3. Arthur Abraham
4. Chad Dawson
5. Paul "The Punisher" Williams
6. Wladimir Klitschko
7. Chris John
8. "Dr. Iron Fist" Vitali Klitschko
9. Juan Manuel "Dinamita" Marquez
10. "Sugar" Shane Mosley

Jadi sebenarnya bukan masalah GBP, karena GBP tahu bahwa CJ bisa dijual dipublik US sebagai petinju yang berulang kali masuk dalam pilihan P4P.

Kalo kita lihat juga polling sesama member diboxing schene, featherweight adalah pilihan ke-3 sebagai divisi yang terbaik hasil polling member site itu. dan kita tahu nama yang paling menjual didivisi itu hanya 3 yaitu CJ petinju kebanggann kita, JML dan Gamboa.

Jadi memang ada dusta diantara craig dan kita – kita selaku penggemar CJ. Kalau soal tawaran jelas ada, hanya tentu tawaran tidak datang berulang-ulang kali. Saat Guerrero menawarkan, jika CJ siap mustinya diambil saja. Kita tahu CJ berulang kali kesulitan untuk mempertahankan berat badannya dikelas bulu. Saya yakin pertandingan lawan Guerrero seandainya jadi akan menjadi main event di pertandingannya yang pasti diselenggarakan di US.

Masalahnya lagi, saya tidak pernah lihat Craig berkoar-koar dan secara nyata mencoba mewujudkan unifikasi, tapi malah beralasan kalo CJ akan repot soal mandatory kalo unifikasi. Itu padahal cuma alasan saja karena dilepas saja gelarnya dan cari gelar baru.

Hanya memang kemarin kita patut senang CJ kasih komen siap lawan JML dan Gamboa dan untungnya tidak ada respon dari kubu arum. Saya gak tahu apa lagi respon siCraig kalo ternyata Arum ngemop balik. Dan soal omongan CJ yang siap lawan JML dan Gamboa langsung spread jadi pembicaraan di situs2 boxing inter. Intinya Craig sudah maksimal mengangkat ketenaran CJ dan bermain aman untuk kepentingan pundi-pundinya dan tentu saja GBP siap mempertandingkan CJ di US karena public tinju sangat menanti2kan CJ kembali ke US. Nah kalo ternyata CJ malah ngelawan si LOCK? Apa kata dunia???

Enrico said...

Apa perlu kita buat difebuk. 1 juta facebookers tolak Chris John lawan Cornelius Lock? hahaha..

Enrico said...

Lanjut dikit.

Saya pikir juga penggemar tinju dunia cukup cerdas untuk menilai kualitas petinju secara keseluruhan dan tidak semata dinilai dari jago sruduk. terbukti Valero, Gamboa sampai sekarang belum bisa masuk 10 besar P4P. Terbukti JMM lawan PBF yang super boring tapi tiketnya bisa laku kerazzz. Dan setahu saya yang memegang record PPV justru PBF lawan ODLH dan bukan siPacman.

Enrico said...

Btw Bung Jeff kemana yah? apa lagi sibuk nyari rhemason? hahaha.. tapi saya maklum karena Bung Jeff harus berhati2 dalam memberikan komentarnya selaku international writer yg takutnya nanti diquote pula ama situs2 luar. tapi tenang aja bung Jeff mereka gak tau bahasa indo. paling pers malaysia aja yg ngerti dan itupun mereka doyannya cuma sepak takraw.. hahaha

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Hahaha, bener,B.Toba...Malaysia hanya demen Sepak Takraw, tp tdk bs dipungkiri jg bahwa Ahmad Amri yg notabene ptnju amatir andalan bangsa satu2nya di kelas berat ringan saat ini kmrn jg kalah lawan ptnjunya Noordin Mohd Top! Hehehehe

Anonymous said...

Mudah2an saja, tiket CJ vs CL gak laku & gak di siarin RCTI, gak laku gt lo..memalukan.

Arta said...

KOMEN YANG BAGUS BUAT PERKEMBANGAN TINJU PRO INDONESIA

Anonymous said...

Jika GBP menganggap CJ adl petinju yg layak dijual,sudah dapat dipastikan jadwal CJ akan sangat padat setelah melawan Juarez,nyatanya dia kesulitan utk bertanding di US,lihatlah Victor Ortiz saja awal thn ini saja sdh ada schedule utk bln Feb & April,karena GBP tahu Victor sangat2 menjual.

Jika disitus2 luar CJ berhasil masuk 10 besar adl hal yg wajar karena dia sdh hpr 6 thn menjadi juara dunia,karena yg dilihat dlm hal ini adl kwalitas & teknik bertanding,bukan apakah petinju tsb menjual atau tdk diatas ring,sangat wajar jika CJ bisa mengalahkan JML& Gamboa.dipoling2sb

Dan yg dilihat dari penonton adl apakah petinju tsb menarik/menjual atau tidak diatas ring, tdk peduli apakah mereka Fighter,Counter fighter atau Boxer sekalipun, itulah kenapa Oscar tertinggi di PPV,jadi memang tdk ada yg mengatakan petinju tsb harus Figter

Anonymous said...

Saya baca di koran Media Indonesia,senin kemarin dikolom olah raga, Promotor pertandingan CJ Vs CL adl Zaenal Thayeb,dia mengatakan pertandingan tsb akan menghabiskan dana sekitar 4 s/d 5 Milyar,sedangkan CJ sendiri dibayar antara 500 juta s/d max.1M........bayaran yg sangat kecil tentunya.

Anonymous said...

GBP tidak tertarik mementaskan CJ,karena dianggap dia tidak menjual di US.gebrakan apapun yg dilakukan CJ,terasa tdk ada artinya jika permainan dia tidak/kurang menarik diatas ring

Enrico said...

IMHO seorang petinju meskipun sudah berprestasi, dia harus mampu menjual dirinya sendiri dan memang kadang harus berani bicara dan membuktikan omongannya. CJ sudah mendapatkan peluang itu melalui GBP bertanding undercard langsung dibawah main event PPV yang diminati banyak orng ditempat favorit MGM Grand Las Vegas dan toyota center. Menjadi pilihan sebagai undercard lngsung dibwh pertandingan PBF dan JMM (saat itu JMM no.2 P4P dan PBF mantan no.1) adalah suatu prestasi yang ruarr biasa dan jarang diperoleh oleh petinju Asia terlepas dari gerombolan gerbong pacman.

Makanya saya bertanya mengapa team CJ tdk menggunakan peluang itu? justru balik indo sibule Craig ngomong mau tandingin CJ di Indo karena kapok main di USA. Harusnya langsung berkoar dan serius saya/ kami mau lawan si A, si B. JMM saja habis tanding selalu berkoar, dia pernah omong mau fight pacquiao utk ke-3 kali, dia mau PBF dan akhirnya gayung bersambut. Hatton meski akhirnya modar bisa berkoar habis lawan malignagi dia mau pacquiao. Manny yg terkenal humble saja bisa bikin berita kalo Valero cuma KO-in supir tuk – tuk. Jadi memang saya tdk lihat keseriusan team CJ untuk menandingkan CJ dengan petinju-petinju big names.

Memang menang lawan JMM itu adalah publisitas yang tak ternilai, karena saat itu status JMM yang disetarakan dengan pacquiao, ini yang mendorong nama CJ langsung diperhitungkan public tinju international terlepas ada yg bilang home cooking decision atau robbery.

IMO, GBP itu berbeda strategy ngumpulin duitnya dengan Top Rank. Arum mencari bibit dan memoles bibit, terus dibuat jadi juara, dipromo besar2an/ hype, baru diatur pertandingannya kayak sinetron, kalo sudah diprediksi beberapa saat lagi akan turun gunung baru diadu sesama mereka. Tapi arum juga ga lepas tangan kalo boxernya kalah kayak sicotto yg bakal dihadapin dgn yuri.

Nah kalo GBP, dia kebanyakan ambil yg sudah jadi, diadu-aduin yang penting langsung jadi duit. Makanya sering boxer GBP bertumbangan. Tapi GBP gak mau pusing karena cari lagi dan cari lagi sambil tetap makai boxer yg sempat jatuh itu kalo dia berprestasi lagi.

Back to CJ, makanya IMO, jika melihat cara GBP ngumpulin duit, GBP sih gak peduli CJ mau ditemukan dengan siapa asal cucok, mau langsung ketemu Gamboa, JML, Guerrero, unifikasi, fight make style atau salah pilih, asal team CJ serius dan lawan okay, saya yakin GBP akan langsung pentaskan minimal undercard kecuali lawannya seperti guerrero, JML, Gamboa, vazquez/ rafael kalo naik kelas bulu bisa main event. Kalo pengakuan public boxing inter terhadap CJ itu tdk diragukan lagi terlepas dia sudah berapa tahun bertanding tapi masuk dalam 10 besar P4P dunia dari beribu2 petinju dunia itu adalah prestasi luar biasa yang jelas bisa dijual.

Penyusunan P4P itu tentu dibuat oleh expert yang tentunya ada alasan kuat.

Dan sampai saat ini fans di situs inter masih membicarakan CJ dan menantikan CJ kembali bertanding tentunya dengan bih names. Makanya ga tau apa reaksi mereka kalo CJ lawan CL sudah di release ke public or listing diboxrec.xom. Mudah2an aja mereka anggap itu cuma pemanasan dulu buat lawan juara di super bulu.

Saya pikir yang tahu CJ jelas teamnya, dan mustinya team ini sudah lengkap termasuk manajer, bagian promo atau PRnya, kalo ternyata ga sesuai harapan, yah hanya mereka dan burhan yang tahu. hahaha

Btw, ODLH memegang record PPV bukan melawan Pacquiao tapi melawan PBF “master of defense”. Kalo bung As bilang raja tak umpet. hahaha

Yah ini pendapat saya saja sebagai seorang pengamat amatiran, sori kalo ade sale sale kate dan tidak berkenan. :)

Anonymous said...

Wah panjang sekali komentar anda bung Toba,sdh begitu mengaku amatiran lg hahaha.....
Yah menurut saya sih ada keterkaitan antara ketidakmampuan tim CJ & ketidaktertarikan GBP utk memberikan pertandingan yg terbaik utk CJ.
Dan tentu saja masukan2 anda sangat menambah wawasan saya juga bung dlm menilai sesuatu lbh objektif..........

Toba said...

setuju bung Max. Akur. :)

btw pas sy baca lagi, emang panjang banget yah komentar saya, pdhl sy penulis bukan, wartawan bukan, cuma kantoran doang. Modalnya samsak tok dirumah. digebukin kalo lagi stress doang... hahaha

btw lagi, kok sampai hari ini CJ v CL belum dilisting di boxrex.com yah, apa Team CJ malu - malu jigong? hehehe trus bintangnya dikasih lima gak yah ama boxrec? jangan2 cuma 4.

Anonymous said...

Iya tuh di Boxrec blm dicantumin bung Toba,berarti informasi CJ Vs CL sangat sepi disana,padahal Victor Ortis saja sdh ditampilkan schedule utk 2 pertandingan di bln Feb & April oleh Boxrec.wah kalo bintang 4 saja saya pikir sdh bagus,apalagi lawanya hanya sekelas CL........
Wah anda penulis bkn,wartawan bkn berarti anda nampaknya seorang Promotor hehe.......

Anonymous said...

Saya setuju saja CJ lawan Cornelius Lock. Dia memang bukan nama besar. Tapi dia pernah ngalahin Orlando Cruz dan pernah menghadapi sejumlah nama besar lain. Saya sih yakin CJ pasti menang krn teknik Lock jauh dibawah CJ. Tapi ada baiknya CJ mulai membidik lawan yang 'lebih tinggi', terutama yg mampu mendongkrak popularitasnya seperti Vasquez, Cristobal Cruz, Ponce De Leon. Karena kalau terus2an lawan petinju kelas 'B', org bisa berpikir Gamboa lah juara sebenarnya. Ini masalah serius krn CJ udh gak muda lagi.

Felix

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.