Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Monday, August 22, 2011

Julukan Petinju

Hari ini, boxrec.com menurunkan tulisan menarik tentang julukan para petinju legendaris dunia dari generasi ke generasi.

Bermula dari nama julukan para petinju abad 18 yang sangat bagus dan layak diingat: Daniel Mendoza dengann julukan the Light of Israel (alias Cahaya Israel), kemudian Gentleman John Jackson. Abad berikutnya, ada nama-nama The Manassa Mauler Jack Dempsey, The Orchid Man Georges Carpentier, Moroccan Bomber Marcel Cerdan.

1940'an, Black Uhlan of the Rhine Max Schmeling, Madcap Maxie Max Baer dan the Cinderella Man James J. Braddock. Generasi sesudahnya, ada nama-nama Brown Bomber Joe Louis, The Cincinnati Flash Ezzard Charles, dan The Brockton Blockbuster Rocky Marciano.

Generasi 1950'an : Sugar Ray Robinson dan the Raging Bull Jake LaMotta. Kemudian disusul oleh Jersey Joe Walcott.

Generasi 1970'an: Smokin’ Joe Frazier will always be remembered for his epic fights with The Louisville Lip Muhammad Ali. Setelah Ali, Larry The Easton Assassin Holmes menguasai jagad kelas berat dunia, sebelum muncul nama Iron Mike Tyson yang sangat ditakuti oleh semua lawan di tahun 1990an.

Di tahun 1980'an muncul nama-nama legendaris: Sugar Ray Leonard, Thomas Hitman Hearns (alias The Motor City Cobra), Hands of Stone Roberto Duran dan Marvellous Marvin Hagler (bahkan Hagler sampai mengurus semua dokumen untuk mengubah namanya tersebut secara resmi).

Generasi berikut adalah Prince Nassem Hamed, Pernell Sweet Pea Whitaker. Tambahan dari saya untuk generasi ini adalah Frankie "The Surgeon" Randall" yang melucuti kedigdayaan Julion Cesar "JC" Chavez".

Nama Evander "The Real Deal" Holyfield saya kira penggemar tinju jaman sekarang sudah mengenalnya dengan baik. Selain itu, ada lagi nama Riddick "Big Daddy" Bowe, Big George Foreman, Mike Iron Tyson dan Donnovan Razor Ruddock.

Masa sekarang, muncul nama-nama kreatif baru: Dr Ironfist Vitali Klitschko, Dr Steelhammer Wladimir Klitschko, David "Hayemaker" Haye, Manny Pac Man Pacquiao, Floyd Money Mayweather Jr, dan The Golden Boy Oscar De La Hoya.

Bagaimana Indonesia?

Dulu ada nama-nama Pulo Sugar Ray, Ellyas "The Exocet" Pical, Little Holmes, Yani Hagler Dokolamo. Kini, Chris "the Dragon" John, Muhammad "the Rock Breaker" Rachman, dan.... Jamed "the Showdown" Jalarante, Arief "the Ice" Bladder yang dikomandani oleh "Prince of Accra" Aryo Sulkhan (alias the Bandungan Mauler).

10 comments:

Anonymous said...

disco said...
Dari semua nama-nama julukan di jagad tinju dunia, gue rasa yang paling aneh adalah petinju-petinju dari Thailand. Perhatiin deh, ketimbang make julukan lazim kaya "cobra", "tiger", "executioner", "destroyer" mereka lebih suka make nama....merek sasana mereka atau sponsor mereka! jangan heran banyak petinju Thailand yang namanya "aneh" contohnya: Chokchai Kratingdaenggym ( si Chokchai yang berlatih di sasana yang sponsornya minuman energy Kratingdaeng a.k.a Red Bull ), atau Magdeon 3K Baterry alias Magdeon yang disponsori perusahaan accu 3K Baterry ( lagian bagainana baca namanya *bingung* abis nama orang pake alfabet sama huruf sekaligus??? ) Begitulah...Gilanya para dedengkot tinju Thailand sekarang malah udah ekspansi ke Filipina, Naris Singwancha ( pemilik sasana Singwancha ) sekarang udah mengadopsi petinju-petinju Filipina untuk diorbitkan, nggak heran sekarang banyak petinju Filipina yang tiba-tiba namanya jadi Thailand, contohnya: Denver Singwancha a.k.a Denver Cuello. Jangan kaget kalau suatu saat nama Manny Pacquiao akan berubar jadi... Manny Wildcardgym tanpa bubur merah-putih tapi dengan surat kontrak bernilai jutaan dolar...

Anonymous said...

Kalau itu terjadi di indonesia, Yang susah petinju2 satria sindoro mas gym... Panjang bener... Bayangkan: Jamed satriasindoromasgym...

Suryana

Anonymous said...

mantaff ulasannya, bagi saya mau marvelous marvin, hitman, real deal, tetap aja the best of three untuk urusan nick name adalah:

1. Jamed "the Showdown" Jalarante,
mungkin karena show sering kena knockdown

2. Arief "the Ice" Bladder

ini mungkin orangnya cool mudah2an gak nyusul showdown. haha

Dikomandani
"Prince of Accra" Aryo Sulkhan alias the Bandungan Mauler.

keren nih julukannya... kesannya elegan tapi alias menakutkan selevel dengan freddy kruger, texas massacre.. dkk. hkhkhkhkhk

Anonymous said...

disco said...
Khusus untuk Arief "The Ice" Bladder, menurut analisis saya mungkin (dulu) sebelum beliau berkarir di dunia tinju pro, (mungkin) dia berprofesi sebagai tukang es, jadi profesi lamanya masih melekat di profesi barunya...*hanya tebak-tebak buah manggis loh..*

Anonymous said...

Lagi lagi Prince Aryo dan sasananya diserang..........

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Hahahahahahah.. Emang bener2 dah! Sasana keren sy diserang habis2an sm praktisi2 tinju di boxing-indonesia.com! Julukan itu penting, agar sang petinju terlihat lebih menjual bila dipertarungkan di level dunia. Nanti deh, temen2 semua bakalan mendengar & menyaksikan dgn mata kepala sendiri, Michael Buffer akan meneriakkan "in the red corner, from Semarang, Indonesia...... Arief "The Ice" Bladdder !!!!!!!". Hehehehehehrang habis2an sm praktisi2 tinju di boxing-indonesia.com! Julukan itu penting, agar sang petinju terlihat lebih menjual bila dipertarungkan di level dunia. Nanti deh, temen2 semua bakalan mendengar & menyaksikan dgn mata kepala sendiri, Michael Buffer akan meneriakkan "in the red corner, from Semarang, Indonesia...... Arief "The Ice" Bladdder !!!!!!!". Heheheheheh

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

itu kalau Michael Buffer. Kalau AS eks RCTI, skrg di SCTV: "Leet's get ready to RAMBOOOOOOOO..."

the hot stone DELTA said...

dengan umur yg sudah 26 dan rekor won 12 (KO 5) + lost 2 (KO 1) + drawn 1 = 15, sepertinya the ice harus buru2 mengasah kepalan tangannya tuk nguber prestasi. supaya mimpi tukang es menjadi celebritis tinju dunia bisa tercapai.

Nazar "The fugitive" Udin said...

Saya lihat rasmanuddin yang KO-in arief bladder malah sudah 2 kali KO sama petinju jepang tahun ini. Rekor tidak terkalahkannya hnya dlm wktu singkat 2 x ternodai dgn kalah KO. Ini gimana yah manager dan pelatihnya. ck ck ck.. rasanya cuma CJ yg bisa on the track sekalipun mngkn dibilang pilih lawan. Sisanya cuma petinju penggembira.

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.