Saturday, June 21, 2008
Ernest Hemingway
Baru setelah pertandingan, Shine mengetahui bahwa wasit yang dihajarnya tadi adalah Ernest Hemingway, penulis besar Amerika. Segera Shine mencari Hemingway, dan meminta maaf atas tindakannya.
Selanjutnya, Hemingway sama sekali tidak marah dan justru mengundang Shine dan teman-temannya datang ke pesta Natal di rumahnya. Shine Forbes menghadiri pesta yang dimeriahkan acara sparring partner beberapa petinju muda di dekat kolam renang sebagai pertunjukan bagi tamu-tamunya.
Ernest Miller Hemingway (1899-1961), pada awal-awal perjuangannya sebagai penulis, pernah berprofesi sebagai petinju untuk sparring partner para pertinju profesional di Paris guna mendapatkan uang saku tambahan. Karya-karyanya yang sangat melegenda adalah al. The Sun Also Rises, From Who the Bell Tolls, the Old Man and the Sea, dll. Hemingway meraih hadiah Nobel di bidang Literatur tahun 1954 atas karyanya, A Moveable Feast. Di balik kesuksesannya, Hemingway meninggal dengan cara tragis, bunuh diri.
Sumber: Michael Palin's Hemingway Adventure (PBS)
Tinju Profesional vs. Sikap Profesional
Oleh Erick IrawanEntah apa yang salah dengan tinju profesional Indonesia. Cuma nama saja menyandang embel-embel professional . namun, banyak langkah yang belum mengacu pada kata profesional itu sendiri.
Friday, June 20, 2008
Target Lima Ronde untuk Erick Diaz Siregar.
tetapi kalau ada kesempatan akan saya ambil, saya akan bertandingan dengan baik dan kita lihat saja di atas ring nanti. Hasil timbang badan kedua petinju dikelas Bantam Yr. 52,2 Kg/115 Lbs ini sangat baik sekali karna Erick adalah Juara Nasional dikelas Terbang 50,8 Kg/112 Lbs versi KTPI beratnya 51,5 Kg sedangkan Jun Erham yang memiliki peringkat 10 IBO ASPAC serta 4 nasional Philipine, beratnya 52,5 Kg.
Di partai tambahan lainnya adalah Hendrik Barongsai asal sasana Demokrat BC.Jkt juga Juara Nasional Kelas Bantam Yr. 52,2 Kg/115 versi KTPI akan bertanding 8 ronde dikelas Bantam 53,5 Kg/118Lbs melawan Rommy Wassar asal Borneo Bengkayang BC. Kal – Bar yang menempati peringkat 1 di KTPI. Ini kali ke tiga mereka bertemu, di pertandingan pertama dengan hasil Draw dan pada pertandingan yang kedua di menangkan angka mutlak oleh Hendrik Barongsai yang mempunyai type permainan Fighter sedangkan Rommy Wassar type permainannya adalah counter boxer . Pertandingan ini sangat menarik sekali untuk dilihat karna kedua petinju sama-sama mempunyai target akan menyelesaikan pertandingan di ronde ke 6.
Untuk partai tambahan lainnya adalah Kejuaraan nasional Versi KTI kelas Bulu 57,1 Kg/126 Lbs yang lowong antara Nur Artam / madura asal sasana Mirah Silver BC. Bali menduduki peringkat 1 nasional melawan Sonny Manakane dari Fiorentina BC. Jakarta yang menduduki peringkat 4 nasional. Serta 2 partai tambahan lainnya untuk 6 ronde dan Sebagai Inspektur pertandingan yang di tunjuk oleh Komisi Tinju Indonesia (KTI) adalah Jhony Alwi dari Jakarta dan di promotori oleh Budi Hilman (SDF – Promotions) serta Penata Tanding Erick Purna Irawan.
Foto by : Bobby Waworuntu
1. Erick Diaz Siregar Vs Jun Erham didampingi oleh promotor Budi Hilman (atas)
2. Hendrik Barongsai Vs Rommy Wassar (bawah)
Perkembangan Chris John
Setelah batalnya pertandingan Chris John melawan Michael Lozada yang sedianya digelar di Meksiko bulan Juli, Chris John akhirnya untuk sementara sudah kembali ke Indonesia, dan tengah berada di Semarang bersama keluarganya.
Untuk rencana pertandingan selanjutnya, Chris John menginformasikan bahwa kemungkinan pelatih Craig Christian akan hadir di Jakarta akhir bulan ini untuk menjelaskan rencana Chris John selanjutnya pasca beberapa pembatalan pertandingan yang dialami Chris John terakhir ini.
Di luar urusan tinju, sehubungan dengan kejuaraan sepakbola Euro 2008 yang saat ini semakin memuncak, Chris John mengaku tidak mengikuti Euro 2008 secara keseluruhan, namun dia tetap mengikuti perhelatan sepakbola yang saat ini sedang menjadi fokus perhatian pecinta olahraga sedunia tersebut melalui berita atau cuplikan pertandingan di TV. "Sepertinya Belanda OK, dan memiliki peluang besar untuk menjuarai kejuaraan kali ini," jawab Chris John saat ditanyai jagonya pada Euro 2008 ini.
Fenech vs Nelson dikecam Asosiasi Medis
Atas seruan asosiasi medis ini, Fenech menjawab ketus, "Mereka adalah asosiasi medis, sedangkan kita adalah petinju. Tinju adalah bidang yang kami tahu. Tuhan telah memberi semua orang pekerjaan, dan tinju adalah pekerjaan kami."
AMA adalah organisasi yang cukup vokal bukan saja menentang Fenech vs Nelson, namun juga menyerukan olahraga tinju sebaiknya dilarang di seluruh Australia.
Sumber: Fightnews.com
Thursday, June 19, 2008
Pacquiao Mengejar Impian
Petinju kebanggaan Filipina dan Asia, sedang meretas jalan untuk membuat sejarah. Pacquiao akan menantang juara kelas ringan WBC asal AS, David Diaz, dalam partai perebutan gelar di Mandalay Bay Resort & Casino, Las Vegas. Ini adalah usaha Pacquiao untuk meraih gelar dunia keempat di kelas yang berbeda. Pacquiao, sebelumnya adalah juara WBC kelas terbang, juara IBF kelas bantam super, dan terakhir Pacquiao meraih gelar ketiganya saat menundukkan Juan Manuel Marquez dan meraih gelar juara kelas bulu super versi WBC, juga di Mandalay Bay, Maret 2008.
Pacquiao benar-benar merupakan sebuah fenomena di Filipina, dan merupakan ikon kebanggaan negeri tersebut. Ini adalah buah kesuksesan tinju di Manila yang sudah mampu melahirkan juara dunia (kelas terbang) pada tahun 1923. Hingga kini, sudah puluhan juara dunia dilahirkan oleh negara kepulauan tetangga Indonesia tersebut.
Petinju besar sebelum Pacquiao adalah Gabriel Flash Elorde, juara dunia kelas bulu super tahun 1960’an. Sampai tahun lalu, para pecinta tinju Filipina masih membanding-bandingkan Elorde dan Pacquiao. Generasi tua masih menganggap Elorde adalah petinju Filipina terbaik sepanjang masa, sedangkan generasi muda tentunya hanya mengenal Pacquiao.
Namun sejak tahun ini, sejak Pacquiao berhasil meraih gelar juara di tiga kelas berbeda dengan menundukkan Marquez, tampaknya hampir seluruh orang Filipina, baik tua-muda, sudah meraih kesepakatan bahwa Pacquiao adalah petinju terbesar Filipina sepanjang masa.
Petinju berusia 29 tahun ini menyatakan optimismenya untuk menundukkan Diaz, dan kemungkinan masih mengejar impiannya untuk meraih gelar juara di lima kelas yang berbeda, yang selama ini hanya bisa dimiliki oleh petinju-petinju legendaris asal AS seperti Thomas Hearns, Sugar Ray Leonard dan Oscar de la Hoya. Mereka ini bahkan mampu meraih hingga enam gelar dalam kelas yang berbeda.
Ayo Pacquiao!
Wednesday, June 18, 2008
Schedule in Indonesia (June 21, 2008)
Date : June 21, 2008
Promoter : Budi Hilman (SDF – Promotion)
Matchmaker : Erick Purna Irawan
Local Commission : Indonesia Boxing Commission
Venue : Trans 7 Studio, Jakarta Indonesia.
- International Non Title 10 round Super Flyweight 115 Lbs/52,2 Kg:
Erick Diaz Siregar Vs Jun Erham (Philippine)
- (Vacant) National Championship 12 round Featherweight 126 Lbs/57,1 Kg :
Nur Madura Vs Sonny Manakane
- Bantamweight 118 Lbs/53,5 Kg 8 round :
Hendrik Barongsai Vs Rommy Wassar
- Flyweight 112 Lbs/50,8 Kg 6 Round :
Gasper Ampolo Vs Yudi Arema
- Light Flyweight 108 Lbs/49 Kg 6 Round :
Jhon Bima Vs Decky Putra
By : Erick Purna Irawan
Amir Khan Ayunkan Langkah Lagi
Khan kini menduduki peringkat 2 WBO kelas ringan dan 4 WBC serta 10 IBF. Menurut beberapa sumber, Khan sedang dipersiapkan menantang juara WBO Nate Campbell dalam tahun ini. Siapkah Khan?
Yordan hammers Rajanodh!
(as published in Fightnews.com)Tuesday, June 17 2008
By Jeffrey Pamungkas
Young Indonesian star Daud Cino Yordan remained undefeated (21-0, 16 KO) after winning by a TKO victory in the third round over Thongthai Rajanodh (Thailand, 17-8, 4 KOs) at Indosiar Studio, Jakarta, Indonesia, Monday night (6/16). Yordan smashed Rajanodh with a single right hook to the chin, knocking him on the deck in the third round. Referee Syamsuddin Umar decided not to count Rajanodh and declared a TKO victory for Yordan. Yordan vs Rajanodh was scheduled ten rounds in a non title featherweight bout promoted by Daniel Bahari. Also on the card, Daud's brother, Yohannes Yordan, also won by KO3 over Asis Timor, in a featherweight non title bout, scheduled for eight rounds.
Tuesday, June 17, 2008
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga
Petinju asal Kongo (Zaire), Ali Lukasa, bisa dibilang sangat menderita pada malam hari tanggal 23 Desember 1982. Pada malam itu, dia dipukul KO oleh petinju Inggris Frank Bruno di Berlin. Setelah pertandingan, dia berjalan kaki untuk mencari angin di kota bersejarah itu. Naas baginya, dia dikeroyok dan dirampok oleh empat orang begajul setempat. Petinju malang itu dibiarkan tergeletak di jalan raya.
Sumber: Jeffrey Pamungkas' Trivia Collection
Roy Mukhlis vs Xia Yu Qing
Source: UOB Buana website
Daud Cino Yordan: Matang!
Hasil Lengkap:
1. Daud Cino Yordan menang TKO-3 Thongthai Rajanondh 8rd 57,1kg
2. Yohanes Exocet Yordan menang KO-3 Asis Timor 8rd 57,1kg
3. Franky Polii Jr. menang angka 4 Sisco Kamajaya 4rd 57,1kg
Monday, June 16, 2008
Condes Kehilangan Gelar
Condes, dalam laporan philboxing.com, sepanjang pertandingan mencoba mencontek gaya Muhammad Ali saat melawan George Foreman, dengan melakukan ropes and dopes (bertahan dengan double cover di tali ring), dan sesekali menghunjamkan pukulan balasan keras, harapannya bisa mencuri killing punch, sehingga bisa menang KO atas Garcia. Namun Garcia ternyata petinju bagus, yang tak mudah diperdaya. Gerakan dan pukulannya yang cantik berhasil menghajar Condes beberapa kali. Sadar akan ketertinggalan angka, maka di ronde terakhir Condes berjuang keras dan bertarung habis-habisan. Usahanya nyaris membuahkan hasil, saat menjatuhkan Garcia. Namun Garcia berhasil bangkit kembali dan memenangkan pertandingan dengan angka mutlak. Para hakim memberikan penilaian 115-112, 115-112 dan 118-110.
Dengan hilangnya gelar Condes ini, maka Filipina kini masih mengantungi beberapa gelar juara dunia tinju: Juara WBC kelas bulu super: Manny Pacquiao, Juara IBF kelas terbang:Nonito Donaire, juara WBO kelas bantam Gerry Penalosa dan juara WBO kelas terbang mini: Donnie Nietes.
Sumber: Philboxing
Foto: Florante Condes (Jeffrey Pamungkas © 2007)
Result in Indonesia (Trans7 Best Boxing, June 14, 2008 )
Matchmaker : Erick Purna Irawan
IBO ASPAC Supervisor : KIATE SIRIGUL ( Thailand )
Local Supervisor : Ebert Hutagalung (IBC/KTI)
Local Commission: Indonesia Boxing Commission (IBC/KTI)
Venue : Trans 7 Studio, Jakarta Indonesia .
1. IBO Asia Pacific Championship Super Featherweight 58,9 Kg/130 Lbs – 12 Round:
Simson Butar Butar ( Indonesia ) W SD Vs Robert Dalisay (Philippine) .
2. (Vacant) National Championship Super Featherweight 58,9 Kg / 130 Lbs – 12 Round.
Moses Seran W TKO 9 Vs Lead Sabu
3. Light Welterweight 63,5 Kg / 140 Lbs – 8 round
Jonathan Simamora L SD Vs Monthe Carlos
4. Featherweight 57,1 Kg / 126 Lbs – 8 round
Ryan Anyar L TKO 1 Vs Edy Komaro
Time : 1 . 55
5. Super Bantamweight 55,3 Kg / 122 Lbs – 6 round
Simon Perez L KO 5 Vs Singo Kinaro
Time : 2.45
Source: Erick Purna Irawan
