Friday, February 1, 2008
Amir Kahn vs Gairy St. Clair, Suatu Langkah Besar
Daud Yordan vs Bogie Gonzalez
Sekedar catatan, Bogie Gonzalez baru saja menuai kekalahan KO dari petinju Thomas Soa di Banyuwangi, 5 Januari 2008. Belum sampai satu bulan, dia sudah harus turun ke ring lagi. Apakah ini diperbolehkan?
Dubai Menuju ke Pentas Tinju Dunia
Kota yang sedang giatmempercantikdirinya, Dubai, ibukota Uni Emirat Arab, sedang bersiap-siap menggelar partai tinju besar di kota tersebu pada 8 Februari 2008 di Shaikh Rashid Hall, Dubai World Trade Center.Thursday, January 31, 2008
Chris John vs Daud Yordan, Perlukah?
Pasca kemenangan Chris John atas Roinet Caballero, 26 Januari lalu, wacana untuk mempertemukan Chris dengan bintang muda Indonesia Daud Cino Yordan kembali bergulir.Wacana ini pertama kali dicetuskan oleh promotor Daud, Daniel Bahari, tahun lalu, setelah Chris menang melawan Jose Cheo Rojas. Daniel Bahari bahkan mengumumkan rencananya untuk mempertemukan Daud dengan Rojas sebagai persiapan melawan Chris John. Tapi sampai sekarang, hal itu belum terlaksana, kabarnya kendala sponsor.
Memang, setelah menghembuskan isu Daud melawan Chris John, nama Daud Yordan di pentas tinju nasional sempat menjulang dan sering disebut-sebut sebagai bintang masa depan Indonesia (namun, anehnya, tak kunjung ada sponsor yang bersedia mensponsori anak muda asal Ketapang ini).
Dua hari setelah pertandingan Chris John vs Caballero, Craig Christian, manajer dan pelatih Chris John, via telepon kepada penulis, menyatakan bahwa Chris John vs Caballero tidak akan terjadi tahun ini. Dalam hati, saya mensyukuri hal ini, karena Craig masih berpikir dengan jernih, sehingga pertandingan yang berpotensi merugikan kedua petinju ini tidak terjadi.
Saya menganggap partai Daud vs Chris John tidak perlu terjadi, paling tidak dalam 1-2 tahun ini dengan berbagai pertimbangan:
1. Daud belum masuk dalam 15 penantang WBA kelas bulu, walau dia kini berperingkat 11 WBO.
Ini artinya, jika pertandingan Chris John vs Daud Yordan terlaksana, maka akan merupakan pertandingan tanpa gelar. Bagi Chris John, jika dia kalah jelas akan rugi, karena dia akan kehilangan gelar, dan gelar jadi lowong. Bagi Daud Yordan, kemenangan juga tak akan berarti, karena WBA belum tentu memasukkannya sebagai penantang WBA, selain karir dan masa depannya hancur.
2. Walaupun bakat Daud Yordan disebut-sebut melebihi sang Naga, Chris John, namun secara mental dan pengalaman tingkat dunia, Daud belum ada apa-apanya. Dikhawatirkan jika kalah, mental dia ambruk, dan justru merusak karir dan masa depan Cino.
Craig dan rekan-rekannya dalam Team Chris John, dikenal sangat piawai dalam menekan lawan, seperti memberi bentakan-bentakan saat jumpa pers atau saat timbang badan. Jika Cino tidak siap dalam hal ini, mentalnya bisa down.
3. Daud Yordan sebaiknya menimba pengalaman berjenjang. Bahkan statusnya barulah sebagai juara WBO Youth Aspac. Dia harus membuktikan diri juara WBO Aspac dan mempertahankan gelar beberapa kali, atau paling tidak melawan peringkat 10 besar seperti dulu saat Chris John menapaki karier sebagai juara kelas bulu PABA serta mempertahankan gelarnya beberapa kali sebelum menang melawan Oscar Leon untuk merebut gelar kelas bulu WBA interim di akhir tahun 20o03.
4. Selain itu, partai Chris lawan Daud hanyalah hangat buntuk konsumsi nasional saja, karena nama Daud belum dikenal. Chris John juga hanya akan menjadi bahan olok-olok fans petinju internasional, karena hanya melawan petinju yang kurang dikenal dunia. Chris John perlu lawan yang sudah terkenal seperti Gainer dan Marquez untuk merengkuh impiannya menjadi petinju Indonesia pertama yang berhasil menundukkan gemerlapnya panggung tinju di New York atau Las Vegas!
Kesimpulannya, sebaiknya Daud Yordan dan kubunya bisa menahan diri, demi karir dan masa depan Daud sendiri. Sudah banyak korban petinju Indonesia yang dikarbit dan akhirnya kandas, seperti Yani Hagler Dokolamo, Andrian Kaspari, dll. Namun juga harus diingat, jangan sampai petinju tersebut lapuk karena karirnya stagnan seperti Daudy Bahari, Rachman Kili-kili, dll.
Chris John ve Caballero Video
Alamat linknya:
http://jp.youtube.com/watch?v=f_V5D62cqS4
Wednesday, January 30, 2008
John - Caballero Post Fight Press Conference
Roinet Caballero, speaking through Raul Antonio Esdkildsen Arias, Panama's Ambassador for Indonesia, told to the press that he respected WBA featherweight titlist Chris John as a great champion and wished him luck for his future career. "Caballero's trainer realized that his boxer couldn't compete Chris John's boxing skill, that's the consideration Caballero retired after round seven," explained Edskilsen in the post fight conference. Chris John said that he also respected the challenger and that Caballero still has a bright future because he's a great boxer and still young (24). During the fight, John's jabs and long punches prevented the shorter Caballero from coming forward, until finally "El Mus," Caballero's nickname, quit in frustration between rounds seven and eight.Craig Christian, John's trainer and manager, was quite surprised for by news reports that he wanted Manny Pacquiao as John's next opponent. "That's not true. Manny will fight Marquez at jr. lightweight, then he'll move to the lightweight division, so I know Manny vs John was not realistic," said Christian, who prefered to keep John in the featherweight division. Regarding John's next fight, Christian said he would decide within the next week. "I will inform you after we have decided something."
Tuesday, January 29, 2008
Cino Yordan Berkomentar Soal Lawan Chris John
Berita Yordan vs Chris John kali ini diturunkan oleh koran Indopos (http://www.indopos.co.id/), setelah mewawancarai Daniel Bahari, promoter Daud Yordan."Saya menghargai sambutan Craig Christian (pelatih/manajer Chris John) untuk mempertandingkan Daud melawan Chris," kata Daniel kepada Boxing Indonesia melalui telepon.
"Ini bukan masalah pribadi atau dendam, ini adalah bisnis.Dan lagi pula, sudah sewaktunya kesempatan diberikan kepada petinju Indonesia," kata Daniel berapi-api. Daniel juga memberi informasi bahwa hari ini sebetulnya dia dan Craig memiliki janji pertemuan untuk membahas pertandingan dua bintang Indonesia itu. Tapi Craig baru saja membatalkan, karena dia sakit. Saat dihubungi, HP Craig memang tidak aktif.
Secara terpisah, Daud Yordan juga mengemukakan rasa bahagianya jika bisa mendapat kesempatan melawan Chris John. "Ini bukan lagi kesempatan emas, tapi kesempatan platinum, yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas," kata Yordan yang sedang berada di tanah kelahirannya, Ketapang.
Yordan selanjutnya mengatakan bahwa Chris adalah idola dan teman. Chris dan dia sering bertukar SMS, bahkan sampai sekarang. Biasanya Chris menanyakan 'apa kabar?' atau 'kapan bertanding lagi?' dan Daud Yordan tak pernah absen memberi ucapan selamat kepada Chris John jika habis memenangi pertandingan, termasuk saat menang lawan Caballero.
"Yah, kita kawan sejak amatir. Saya yunior, Chris senior, tapi dia hanya sekali dua kali saja bertanding saat senior, dan langsung terjun ke pro," kata Yordan. "Tapi tinju adalah tinju. Di luar ring kita bersahabat, tapi di dalam ring, ini adalah pertandingan."
"Seperti Oscar de la Hoya dan Bernard Hopkins, mereka bersahabat di luar pertandingan, tapi mereka juga bertanding," kata Cino Yordan menutup pembicaraan.
Seperti diketahui, manajer Chris John, Craig Christian, dalam jumpa pers seusai melawan Caballero, menyatakan akan memberi kesempatan bagi Daud Cino Yordan. "Cino Yordan? Hum, itu akan menjadi pertarungan menarik," kata Craig menimpali pertanyaan wartawan tentang kemungkinan melawan Daud Cino Yordan.
(foto: Daud Yordan saat mengkanvaskan Farid Safiulin)
Result from Salatiga, Indonesia
Place : Salatiga - Central Java, Indonesia
Promoter : TR Promotion
Supervisor : Indonesian Boxing Association (IBA)/ATI
1. Welterweight 66,6 Kg - 8 Round
Joko Tunggal, Win TKO 7 R, Roy Tua Maniuruk
2. Jr. Featherweight 55,3 Kg - 8 Round
Rivo Rengkung, Win UD 8 R, Hendy Luis
3. Super Flyweight 52,2 Kg - 8 Round
Isack Junior, Win TKO 4 R, Marikun
4. Light Flyweight 49 Kg - 6 Round
William Marbun, Win TKO 1 R, Slamet Kiwil
Source: IBA/ATI
Lawan Andrian Kaspari Ditahan
Monday, January 28, 2008
Paket Panas III: Israel Vazquez vs Rafael Marquez
Pertandingan trilogi di mana kedua petinju saling mengalahkan, selalu menarik perhatian. Tak kurang petinju terbesar Muhammad Ali pernah melakoni dua kali laga trilogi, yakni melawan Ken Norton dan Joe Fraizer, di mana seluruh trilogi pertandingan itu adalah pertandingan bermutu tinggi, serta saling mengalahkan, sehingga sangat menjual sebagai pertandingan trilogi. Trilogi yang cukup terkenal juga adalah pertarungan antara dua jawara Meksiko, Erik Morales dan Marco Antonio Barrera yang saling mengalahkan. Pertandingan pertama mereka bisa dikatakan pertarungan super seru, dimana Morales berhasil memenangi pertandingan dengan angka tipis, namun sayang di dua pertandingan berikutnya, yang mana Barrera berhasil memenangi dua duel, kurang terlalu seru, jadi magnitude dan gengsi trilogi ini terasa berkurang.Duel trilogi mungkin yang paling seru adalah duel Arturo Gatti melawan musuh bebuyutannya, Micky Ward. Begitu serunya pertandingan ini, sehingga pertarungan pertama (2002) dan ketiga (2003) memperoleh penghargaan dari majalah the Ring sebagai Fight of the Year. Jika Fight of the Year bisa diberikan kepada dua pertandingan, mungkin The Ring juga akan melimpahkan penghargaan itu untuk pertandingan kedua. Gatti kalah angka pada pertandingan pertama, namun memenangi duel pada dua laga yang lain. Padahal, jika ditengok dari prestasi mereka, sebetulnya Gatti dan Ward sama-sama juara yang sedang-sedang saja, dan tidak terlalu bersinar namanya. Orang mungkin akan lebih mengingat trilogi pertandingan Gatti vs Ward, daripada prestasi mereka di ring tinju bayaran.
Satu trilogi lagi tengah disiapkan, yakni antara Rafael Marquez (Meksiko, adik dari Juan Manuel Marquez, mantan juara WBC kelas bantam super) melawan Israel Vazquez (juga asal Meksiko, sekarang juara kelas bantan super WBC). Dua pertandingan pertama mereka berlangsung pada tahun 2007 (Maret dan Agustus), dimana Marquez yang sempat jatuh di ronde 3, akhirnya mampu memenangi pertandingan 'paket panas 1' ini setelah Vazquez menyerah pada ronde ketujuh, akibat kesulitan pernapasan yang diakibatkan darah yang mengucur dari hidungnya.
Pada pertandingan 'paket panas 2', giliran Marquez menyerah TKO di ronde ke enam, akibat pukulan upper-cut Vazquez yang membuatnya limbung, padahal kondisi Vazquez saat itu sudah sedemikian parah karena kedua matanya sudah luka dan bengkak.
Bagaimana dengan pertemuan ketiga antara mereka? Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret 2008, di Home Depot Center, California, Los Angeles. Marquez bisa kembali unggul, asal dia tidak terpancing permainan jarak dekat yang sangat dikuasai Vazquez, yang dikenal memiliki upper cut tajam dan akurat. Pukulan uppercut ini juga yang membuat Marquez tersungkur di pertarungan kedua. Marquez, pukulan andalannya adalah straight kanan yang cepat dan keras, sehinggan jika dia bisa menjaga jarak, maka dipastikan Vazquez akan menghadapi kesulitan. Apakah pertarungan ketiga ini akan seseru dua pertandingan pertama mereka? Mari kita nantikan bersama-sama.
Sunday, January 27, 2008
Chris John Mempertahankan Gelar
"Chris John adalah seorang juara yang hebat, dan pada saat itu, tim pelatih sudah merasa bahwa tidak mungkin bisa terus bertanding, sehingga diputuskan Caballero menyerah pada menjelang ronde 8 itu," tutur Raul Antonio Eskildsen Arias, duta besar Panama yang selalu mendampingi setiap petinju Panama yang bertanding di Indonesia.
"Saya rasa Caballero cukup bagus," papar Chris John merendah. Pelatihnya, Craig Christian, juga secara jantan memberikan salam kepada kubu Caballero yang telah berjuang keras. "Untuk pertarungan selanjutnya, kami masih menimbang-nimbang, ada beberapa penawaran yang ada," jelas Chris John.
Dari Jepang, publik tinju di Jepang sangat mengharapkan terjadinya pertarungan penyatuan gelar antara juara WBC asal Venezuela, Jorge Linares, yang bermukim dan berlatih di Jepang melawan Chris John yang merupakan juara WBA di kelas yang sama. Tapi saat ditanyakan hal ini, Craig Christian menampiknya. "Tidak, tidak kami belum berpikir ke situ," jelas Christian. Jika pertarungan besar ini terjadi, maka bisa dipastikan Chris John akan mengajukan penawaran harga yang sangat tinggi, mungkin US$ 500,000 - US$ 1 juta, yang tentunya akan menjadi dalam tinju bayaran di Indonesia.
Christian bahkan mengundang Juan Manuel Marquez yang pernah dikalahkan Chris John dua tahun lalu, untuk turun ke kelas bulu lagi, dan bertarung di Amerika Serikat. "Kami akan tunjukkan kepada publik Meksiko, bahwa Chris John adalah juara yang hebat," jelas Christian berapi-api.
Hasil lengkap:
Saturday 26 January 2008
Istora Bung Karno, Jakarta, Jakarta Raya, Indonesia
commission: Indonesian Boxing Commission (IBC/KTI)
promoter: : MTM Promotions
television: Indonesia RCTI
1. Chris John TKO7 Roinet Caballero - featherweight WBA title
2. Mark de Mori KO1 Richard Tutaki - Heavyweight 4 rounds
3. Andreas Seran TKO1 Sam Setu -Middleweight 4 rounds
4. Saddam Kietyongyuth WTKO5 Aleksander Bajawa - Lightweight 4 rounds
5. Angky Angkota WUD4 Pingping Tepura - jr. Flyweight 4 rounds
