Cakti Gibbor Boxing Gym
d/a GPdI Gloria
Jl Tukad Batanghari no 56
Panjer, Denpasar, Bali
contact person: Nemo Bahari
Pelatih: Daniel Bahari, Pino Bahari, Nemo Bahari, dll
email: nemobahari@gmail.com
Showing posts with label Gyms (Sasana). Show all posts
Showing posts with label Gyms (Sasana). Show all posts
Monday, October 25, 2010
Wednesday, July 28, 2010
Red Dragon Boxing Camp, Temanggung
Kembali sebuah sasana berdiri di Jawa Tengah di tengah kelesuan dunia tinju nasional. Red Dragon Boxing Camp Temanggung, di kota berhawa dingin ini di dirikan sebuah sasana atas keprihatinan sang manager atas menurunnya dan semakin rendahnya prestasi tinju nasional terutama untuk tinju profesional dibandingkan dengan negara tetangga Thailand maupun Filipina. Ditambah lagi berkurangnya siaran langsung pertandingan tinju profesional di televisi yang kini hanya mengandalkan Ring Tinju TVRI.Manager Red Dragon Boxing Camp Temanggung, Joko Sutoto, ingin menjadikan Red Dragon menjadi sebuah sasana yang mampu membina petinju-petinju yang suatu saat nanti akan membanggakan bangsa Indonesia di kancah tinju profesional nasional dan Internasional. Di samping itu, Joko Satoto yang juga seorang pengusaha di bidang properti ini akan memulai usaha kepromotoran tinju minimal di Jawa Tengah. Dia merasa mampu menjadi promotor tinju karena menurutnya menjadi promotor tinju maupun promotor hiburan musik seperti yang selama ini juga digelutinya tidak jauh berbeda.
Dia mengatakan semua bisa dilakukan karena tinju selain olahraga juga adalah sebuah hiburan, asalkan kualitas petinju memenuhi syarat untuk dijadikan sebuah hiburan yang menjual. Sasana Red Dragon ini beralamat di Jl.Raya Temanggung KM 3, Kota Temanggung, Jawa Tengah. Sasana ini sebenarnya sudah berjalan, yaitu dengan selalu mengirimkan petinju-petinju amatirnya untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan tinju amatir khususnya di Jawa Tengah. Sasana ini pernah juga membawa petinju profesionalnya untuk bertanding di acara Gelar Tinju Profesional Indosiar. Semua ini dilakukan oleh sang manager dengan pengabdian penuh terhadap dunia tinju nasional dan keyakinan bahwa suatu saat tinju nasional akan berprestasi. Menurutnya, kemajuan prestasi dalam tinju tergantung dari semangat dan ketulusan hati pembina tinju untuk membawa para petinjunya hingga menjadi seseorang yang berguna.
Friday, January 29, 2010
Sasana Tinju Amphibi Boxing Camp
Alamat: Jl. Cilandak KKO, Jakarta Selatan
Pelatih: Bernard Lahindo
Alamat: Jl. Timbul 4D Blok E2 No. 2, Kav. DKI
Cipedak, Jagakarsa, Jaksel
Telp. : 0813.16740812
Pelatih: Bernard Lahindo
Alamat: Jl. Timbul 4D Blok E2 No. 2, Kav. DKI
Cipedak, Jagakarsa, Jaksel
Telp. : 0813.16740812
Saturday, June 6, 2009
Sasana Sindoro Satriamas Semarang
oleh Aryo Sulkhan
Sasana ini didukung penuh oleh perusahaan transportasi terkemuka di Semarang, PO. Sindoro Satriamas, yang bergerak di bidang transportasi bus pariwisata, bus reguler, executive & trucking. Pelatih sasana ini adalah mantan petinju nasional Budi Wizon, manager Dede Soediro,SH.
Sasana ini didukung penuh oleh perusahaan transportasi terkemuka di Semarang, PO. Sindoro Satriamas, yang bergerak di bidang transportasi bus pariwisata, bus reguler, executive & trucking. Pelatih sasana ini adalah mantan petinju nasional Budi Wizon, manager Dede Soediro,SH.Beberapa petinju binaan Sasana Sindoro Satriamasyang cukup 'melanglang buana' di jagad pertinjuan nasional antara lain : Jamed Jalarante (kelas welter, peringkat 2 nasional dan mantan juara nasional), Arthur Rohman (Bulu Yr., 2 nas.), Satria Antasena (Menengah, 2 nas.), Yunianto (Terbang), Rudi Daeng (Ringan), serta beberapa petinju amatir.
Sasana ini beralamat di Jl.Madukoro Raya No. 36, Semarang.
Contact person : Aryo Sulkhan
Email : aryosulkhan.boxingmanager@gmail.com.
Aryo Sulkhan juga merupakan asisten penata tanding internasional kawakan asal Indonesia, Willy Lasut, yang bertugas membantu Willy Lasut untuk mencari para petinju yg akan dibawa bertanding. (Foto menyusul).
Monday, March 23, 2009
Sasana UOB Buana Berganti Nama menjadi Sasana Kuku Bima Ener-G
Sasana UOB Bank Buana Semarang yang identik dengan keluarga Rambing, kini telah berganti nama menjadi Sasana Kuku Bima Energi. Ini tentunya setarikan napas dengan bergantinya sponsor yang mendanai Sasana yang telah dirintis sejak tahun 1970'an itu oleh bagawan tinju Indonesia, Sutan Rambing, yang masih tetap eksis dalam membina para paetinju amatir maupun profesional di Sasana yang didirikan di depan rumahnya di bilangan Dr. Cipto, Semarang. Alamat situs tersebut kini menjadi: http://www.kukubimaenergyboxingcamp.com/Profil Sasana Kuku Bima Ener-G sudah pernah dimuat di situs ini, waktu itu masih menggunakan nama lama, Sasana UOB Buana Semarang, bisa diakses di sini
Wednesday, June 11, 2008
Sasana UOB Buana, Sasana yang Identik dengan Keluarga Rambing
Bagi masyarakat awam, nama Sasana UOB Buana di Semarang, ternyata lebih terkenal daripada nama sang big boss, Sutan Rambing ataupun putra sulungnya, Temuzin Rambing yang kini berprofesi sebagai promotor tinju. Ini terbukti dari gambaran sopir taksi yang membawa saya dari Bandara Ahmad Yani. Dia tidak tahu sama sekali ketika saya menyebutkan tujuan saya adalah
Sasana Tinju milik Sutan Rambing di Jl. Dr. Cipto. Saya juga sempat menyebut nama Temuzin Rambing, namun dia tidak juga paham, sampai akhirnya Temuzin Rambing menelpon saya, dan menjelaskan alamat Sasana milik keluarganya tersebut.“O, Sasana Bank Buana, kalau itu saya tahu,” tukas sang sopir taksi setelah mendengar penjelasan dari Temuzin.

Lain kali, saya akan menyebut nama sasananya, daripada menyebutkan nama sang Boss, meskipun di dunia tinju nasional, nama keluarga Rambing sudah identik dengan nama sasananya Sutan Rambing yang mantan petinju amatir dan profesional tahun 1960-1970’an, memang sudah memastikan akan mengabdi pada dunia tinju, selepas pensiun sebagai petinju. Dia mendirikan Sasana tinju
dengan nama Sasana Tinju Orangtua (Orangtua Boxing Camp), sesuai nama penyandang dana (sponsor), yang merupakan salah satu pabrik jamu terkemuka di Semarang pada waktu itu.Sasana Orangtua sudah dikenal sebagai pemasok petinju amatir nomor satu di Indonesia, dan nama Sutan Rambing pada tahun 1980’an sampai awal 1990’an, sudah dikenal sebagai pelatih bertangan dingin, dan terkenal sebagai pencipta petinju amatir handal dari Jawa Tengah. Seiring waktu, Jamu Orangtua sebagai sponsor utama sasana tinju ini, tampaknya konsentrasinya mulai terpecah, karena Jamu Orangtua juga membidik segmen olahraga otomotif, akhirnya Sutan Rambing mendirikan sasana kedua, yakni Sasana Bank Buana (kini menjadi Sasana Tinju UOB Buana Indonesia, sesuai perubahan nama sponsornya).
Pada saat awal berdirinya di sekitar tahun 1990’an, Bank Buana, sebuah bank swasta yang kuat dari Semarang, mulanya hanya memasok peralatan untuk tinju. Secara bertahap, bank swasta tersebut meningkatkan dukungannya berupa dukungan finansial, yang sudah terikat kontrak resmi secara profesional.
Nama Sasana dan Sutan Rambing betul-betul menjadi buah bibir pecandu tinju seluruh Indonesia, saat berhasil menghantarkan Chris John menjadi juara kelas bulu versi WBA dengan mengalahkan Oscar Leon dari Kolombia pada tahun 2003. Nama sasana itu menjadi semakin terkenal apalagi setelah sukses besar keberhasilan Chris John mempecundangi Osamu Sato di Tokyo pada tahun 2004.
Sayang, hubungan manis Sutan Rambing dan Chris John harus terhenti, karena ada perselisihan masalah kontrak di antara mereka. Kasus perselisihan ini bahkan sempat sampai di meja hijau, walaupun akhirnya dicapai kesepakatan secara kekeluargaan di antara kedua kubu.
Putusnya hubungan Chris John dan Sasana Bank Buana, tidak membuat Sasana Bank Buana (kini Sasana UOB Buana, sesuai dengan perubahan nama sponsor utama sasana tersebut) patah arang dan tenggelam, seperti dulu ketika Sasana Garuda Jaya yang langsung tenggelam saat Ellyas Pical memutuskan berpisah dengan Simson Tambunan, pemilik dan pelatih sasana tersebut. Sasana UOB Buana tetap eksis, bahkan mendirikan usaha kepromototan sendiri, di bawah komando Temuzin Rambing, putra sulung Sutan Rambing, yang juga mantan petinju di sasana tersebut.
Petinju Sasana UOB Buana yang kini sedang diorbitkan adalah Roy Mukhlis, petinju asal Sumba, NTT, yang kini berpredikat sebagai juara kelas bulu super versi PABA dan WBO Continental, dan sudah bertengger di peringkat 15 WBA dan 7 WBO. Usaha kepromotoran dengan nama TR Promotions juga mulai berkembang pesat. Selain partai-partain off air, kebanyakan di sekitar Jawa Tengah, TR Promotions juga aktif berkecimpung di TVRI, dengan “Round to Round Fight” nya. Kurang lebih sebulan Round to Round Fight di TVRI berhenti tayang, TR Promotions kini disibukkan dengan acara “Best Boxing” di Trans 7, yang ditayangkan setiap hari Sabtu dan MInggu malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
Sasana UOB Buana
Jl. Dr. Cipto, Kp. Lasipin No. 339A
Semarang
Baca: http://uobbuanaboxingcamp.blogspot.com/
Keterangan Foto:
* Akasa Rambing bersama Theophilus Quaye, petinju Ghana (atas)
* Temuzin Rambing, boss kecil Sasana UOB Buana (bawah)
* Para petinju dan pelatih di Sasana UOB Buana saling membungkuk memberikan penghormatan sebelum berlatih. (bawah)
* Suasana latihan di Sasana UOB Buana (paling bawah)
Monday, June 9, 2008
Sasana Benteng Merdeka, Jakarta
Melahirkan Juara Nasional dari Bawah Jalan Layang TolTulisan & Foto oleh Erick Purna Irawan
Minimnya sarana dan prasarana yang ada di sasana Benteng Merdeka BC, Jakarta yang beralamat di Jl. Rawa Bebek No. 16 Rt. 14/13, Penjaringan, Jakarta Utara, tidak membuat para petinju mereka patah semangat untuk berlatih dan terus berlatih dengan motivasi serta kemauan yang keras dari para petinju tersebut. Sasana ini memiliki 5 petinju, satu diataranya adalah, ABI METIAMAN, petinju kelas ringan yr, 58,9 kg., Juara nasional versi KTPI, telah lahir dari sasana tersebut pada tanggal 9 Februari 2008 saat melawan Irfan Bone dari sasana JK BC. Jakarta. Abi membawa gelar dengan kemenangan angka tipis yang di Promotori oleh INA’S Promotion.
Sasana ini tidak memilki ring tinju untuk berlatih tanding (sparring partner), mereka hanya memiliki satu tempat untuk berlatih yaitu di bawah jalan layang tol di daerah Penjaringan dan beberapa alat tinju seperti sansak (1), sarung tinju (3 set), pelindung kepala (2 pcs) dan peralatan lainnya. Ini sangat minim sekali, saya melihat langsung ke sasana tersebut pada tanggal 11 April 2008 hari jumat, satu petinju yang saya wawancarai adalah ABI METIAMAN dia mengatakan bahwa “Walaupun kami di sasana yang kurang sarana dan prasarana tetapi kami tidak pernah putus asa untuk berlatih dengan semangat tinggi sampai menjadi juara nasional atau dunia itu cita-cita saya”.
Usia sasana ini sudah 10 tahun, sebagai Managernya adalah Ny. Sulastri dan pelatih Apat S. seorang mantan petinju amatir ditahun 1970.
Erick Purna Irawan adalah seorang penata tanding dari Jakarta.
Sunday, March 30, 2008
Sasana Demokrat, Salah Satu Sasana yang Paling Aktif di Indonesia Saat Ini
oleh Erick Irawan
Sasana Tinju adalah tempat bernaungnya para petinju untuk berlatih dan belajar tehnik-teknik bertinju, dari sekian banyaknya sasana yang ada di Indonesia salah satunya adalah sasana Demokrat Boxing Camp yang berdomisili di Jl.Kebayoran Baru No 73 C, Velbak, Jakarta Selatan. Sasana ini didirikan pada tanggal 15 Februari 2007 oleh Dr. Tony Setiawan Yanche selaku pendiri sekaligus Promotor TSY Promotions. Ditugaskan sebagai Manager sasana tersebut adalah Nelson Edward Nainggolan.
Demokrat Boxing Camp Memiliki 10 petinju 10 dan 2 orang pelatih 2, yaitu Demy Ahuluhelu dan Said Iskandar. Dalam kurun waktu 1 tahun sasana ini sudah mencetak 3 Juara IBO ASPAC yaitu
1. Simson Butar-butar di kelas Ringan Yr./Superfeatherweight 58,9 kg
2. M.Afrizal dikelas Bulu / Featherweight 57,1 Kg.
3. Falazona Fidal dikelas Bantam Yr./Super Flyweight52,2 Kg.
3 Juara Nasional Versi KTPI Yaitu :
1. Hendrik Barongsai dikelas Bantam Yr./Super Flyweight52,2 Kg.
2. Erick Diaz Siregar dikelas Terbang / Flyweight 50,8Kg.
3. Jason Butar-butar Dikelas Bulu Yr./SuperBantamweight 55,3 Kg
serta 4 petinju lainya sudah memiliki peringkat nasional di 3 badan tinju yang ada di Indonesia, iniprestasi yang sangat baik sekali bagi sasana Demokrat Boxing Camp.
Sasana Tinju adalah tempat bernaungnya para petinju untuk berlatih dan belajar tehnik-teknik bertinju, dari sekian banyaknya sasana yang ada di Indonesia salah satunya adalah sasana Demokrat Boxing Camp yang berdomisili di Jl.Kebayoran Baru No 73 C, Velbak, Jakarta Selatan. Sasana ini didirikan pada tanggal 15 Februari 2007 oleh Dr. Tony Setiawan Yanche selaku pendiri sekaligus Promotor TSY Promotions. Ditugaskan sebagai Manager sasana tersebut adalah Nelson Edward Nainggolan.
Demokrat Boxing Camp Memiliki 10 petinju 10 dan 2 orang pelatih 2, yaitu Demy Ahuluhelu dan Said Iskandar. Dalam kurun waktu 1 tahun sasana ini sudah mencetak 3 Juara IBO ASPAC yaitu
1. Simson Butar-butar di kelas Ringan Yr./Superfeatherweight 58,9 kg
2. M.Afrizal dikelas Bulu / Featherweight 57,1 Kg.
3. Falazona Fidal dikelas Bantam Yr./Super Flyweight52,2 Kg.
3 Juara Nasional Versi KTPI Yaitu :
1. Hendrik Barongsai dikelas Bantam Yr./Super Flyweight52,2 Kg.
2. Erick Diaz Siregar dikelas Terbang / Flyweight 50,8Kg.
3. Jason Butar-butar Dikelas Bulu Yr./SuperBantamweight 55,3 Kg
serta 4 petinju lainya sudah memiliki peringkat nasional di 3 badan tinju yang ada di Indonesia, iniprestasi yang sangat baik sekali bagi sasana Demokrat Boxing Camp.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.