Lady rocker terkenal tahun 1980-an, Joan Jett yang selalu rutin menelpon Mike Tyson pada pagi hari sebelum pertandingan Tyson, sejak saat Tyson belum terkenal dan menjadi juara dunia, pada tahun 11 Februari 1990, untuk pertamakalinya sejak tahun 1985 - saat kebiasaan rutin itu dilakukan Jett - gagal berkomunikasi dengan Tyson jelang pertarungan melawan James Buster Douglas d Tokyo. Ternyata itu menjadi hari naas bagi Tyson, karena dia tumbang dalam pertandingannya melawan Douglas di Tokyo Dome, Tokyo, Jepang.
Jason, menjadi satu-satunya peserta quiz yang menjawab dengan tepat. Selamat kepada Jason, dan dua orang penggembira yang dengan jawaban ngawurnya tapi beruntung dapat hadiah juga... :P
---
Berikut jawaban Jason:
Penyanyi tersebut adalah Joan Jett,penyanyi rock asal Amerika. Untuk penjelasan lebih dalamnya,telpon menelpon ini rutin dimulai sejak Mike Tyson menang di fight ke-6nya melawan Larry Sims,sejak itu sudah menjadi tradisi untuk mereka berdua saling menelpon di pagi hari sebelom tiap fight Tyson yang ada,sampai pada pagi hari sebelum melawan Douglas,Joan Jett tidak dapat menghubungi Tyson dan fight ini menjadi kekalahan pertama Tyson dan membuat kejutan untuk dunia
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Jika alamat www.boxing-indonesia bermasalah, bisa coba http://is.gd/boxing_indonesia atau http://indobox.blogger.com
Showing posts with label Trivia. Show all posts
Showing posts with label Trivia. Show all posts
Saturday, February 15, 2014
Joan Jett Biang Kekalahan Tyson dari Buster Douglas?
Monday, March 25, 2013
Kisah Petinju Termuda: Nipper Pat Daly
Jika beberapa waktu lampau saya pernah menulis tentang petinju Meksiko Baby Arizmendi (10 tahun saat itu) yang dianggap sebagai petinju termuda dalam sejarah bertanding dalam sebuah pertandingan tinju profesional (baca di sini), sebetulnya masih cukup banyak para petinju muda pada masa 1900-1930'an di mana peraturan tinju belum seketat pada masa kini. Selain Arizmendi ada Alfredo Pena (12), Teddy Baldock (14), Al McCoy (14), Battling Nelson (14), Georges Carpentier (14).
Namun tampaknya masih ada catatan yang terlewat. Nipper Pat Daly (nama asli Patrick Cliford Daly) asal Inggris, secara resmi terjun ke tinju pro pada tahun 1927, saat usianya 9 tahun, bahkan ada catatan tak resmi yang menyatakan dia berusia 8 tahun saat terjun ke ring profesional!
Daly, selama 2 tahun debutnya mencatat kemenangan beruntun atas petinju-petinju yang sudah dewasa, bahkan sempat bersparring dengan juara dunia kelas menengan Mickey Walker, padahal Daly adalah petinju kelas terbang. Pada tahun 1928, Daly sudah masuk dalam top list calon penantang juara dunia kelas terbang. Namun karena tubuhnya sudah mulai berkembang, sulit baginya bertahan di kelas terbang dan dia naik ke kelas bantam.
Pada terbitan September 1929, majalah tinju terkemuka The Ring menulis bahwa Daly ditawari untuk bertanding memperebutkan gelar juara dunia kelas bantam asal AS, Battling Batalino. Namun manajer Daly saat itu menolak untuk melepas Daly bertanding di AS, sehingga kesempatan emas tersebut menguap.
Pada 27 Januari 1927, 3 bulan menjelang ulangtahunnya yang ke-18, Daly mengundurkan diri dari ring tinju profesional. Pertimbangan utamanya adalah masukan dari sang manajer, bahwa dalam usia yang masih begitu muda, Daly sudah bertanding di level yang terlalu tinggi untuk usianya. Demi kebaikan dan kesehatannya sendiri, Daly akhinya memutuskan pensiun dari ring tinju pro, dan melanjutkan karier di tinju sebagai pelatih tinju pro dan amatir. Dalam karier pro nya selama 8 tahun (1923 - 1931), Daly mencatat rekor 120 pertandingan (99 (26 KO) - 11 (7 KO) - 8). Sangat luar biasa!
Daly memutuskan pensiun sepenuhnya dari dunia tinju pada 1980, dan menetap Hastings, East Sussex,hingga wafatnya pada tahun 1988.
Sumber:
1. http://www.nipperpatdaly.co.uk/
2. Wikipedia
3. Boxrec
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Namun tampaknya masih ada catatan yang terlewat. Nipper Pat Daly (nama asli Patrick Cliford Daly) asal Inggris, secara resmi terjun ke tinju pro pada tahun 1927, saat usianya 9 tahun, bahkan ada catatan tak resmi yang menyatakan dia berusia 8 tahun saat terjun ke ring profesional!
Daly, selama 2 tahun debutnya mencatat kemenangan beruntun atas petinju-petinju yang sudah dewasa, bahkan sempat bersparring dengan juara dunia kelas menengan Mickey Walker, padahal Daly adalah petinju kelas terbang. Pada tahun 1928, Daly sudah masuk dalam top list calon penantang juara dunia kelas terbang. Namun karena tubuhnya sudah mulai berkembang, sulit baginya bertahan di kelas terbang dan dia naik ke kelas bantam.
Pada terbitan September 1929, majalah tinju terkemuka The Ring menulis bahwa Daly ditawari untuk bertanding memperebutkan gelar juara dunia kelas bantam asal AS, Battling Batalino. Namun manajer Daly saat itu menolak untuk melepas Daly bertanding di AS, sehingga kesempatan emas tersebut menguap.
Pada 27 Januari 1927, 3 bulan menjelang ulangtahunnya yang ke-18, Daly mengundurkan diri dari ring tinju profesional. Pertimbangan utamanya adalah masukan dari sang manajer, bahwa dalam usia yang masih begitu muda, Daly sudah bertanding di level yang terlalu tinggi untuk usianya. Demi kebaikan dan kesehatannya sendiri, Daly akhinya memutuskan pensiun dari ring tinju pro, dan melanjutkan karier di tinju sebagai pelatih tinju pro dan amatir. Dalam karier pro nya selama 8 tahun (1923 - 1931), Daly mencatat rekor 120 pertandingan (99 (26 KO) - 11 (7 KO) - 8). Sangat luar biasa!
Daly memutuskan pensiun sepenuhnya dari dunia tinju pada 1980, dan menetap Hastings, East Sussex,hingga wafatnya pada tahun 1988.
Sumber:
1. http://www.nipperpatdaly.co.uk/
2. Wikipedia
3. Boxrec
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Friday, March 22, 2013
Mike Tyson Bantah Berita Ganti Kelamin
Pada bulan Desember lalu, beredar berita menghebohkan yang muncul di beberapa headlines di Afrika, terutama Ghana dan Zimbabwe, bahwa petinju yang dianggap buas pada jamannya, sang juara kelas berat termuda sepanjang sejarah, Mike Tyson, telah melakukan operasi transgender alias ganti kelamin serta berubah nama menjadi Michelle. Bukan hanya operasi kelamin, Tyson juga dikabarkan operasi permak wajah agar bisa tampil feminin.
Jelas Tyson menampik berita lebay tersebut. "Saya masih lelaki sejati dan masih merasa jantan. Saya tidak pernah berpikir sedikitpun untuk menjadi seorang wanita. Berita mengenai operasi transgender saya bukan saja tidak benar, tapi juga merupakan sesuatu yang bodoh. Bahkan saya muncul di tengah-tengah publik pada pertarungan Pacquiao vs Marquez (8/12), dan saya tetap tampil sebagai seorang pria," ujar Tyson tenang tapi serius seperti dikutip dari website berita SpyGhana.
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Jelas Tyson menampik berita lebay tersebut. "Saya masih lelaki sejati dan masih merasa jantan. Saya tidak pernah berpikir sedikitpun untuk menjadi seorang wanita. Berita mengenai operasi transgender saya bukan saja tidak benar, tapi juga merupakan sesuatu yang bodoh. Bahkan saya muncul di tengah-tengah publik pada pertarungan Pacquiao vs Marquez (8/12), dan saya tetap tampil sebagai seorang pria," ujar Tyson tenang tapi serius seperti dikutip dari website berita SpyGhana.
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Thursday, March 21, 2013
Mike Tyson Trivia
Petinju yang tercatat memiliki rekor fantastis jumlah KO singkat dalam karir tinju profesional adalah Mike Tyson. Dia memiliki catatan rekor sebanyak 9 kali KO singkat di bawah 1 menit ronde pertama sepanjang karir profesional Para korban KO singkat Tyson adalah Trent Singleton (USA) 52 sec, Ricardo Spain (USA) 39 sec, Michael Johnson (USA) 39 sec, Robert Colay (USA) 37 sec, Sterling Benjamin (Trinidad & Tobago) 54 sec. Mark Young (USA) 50 sec, Marvis Frazier (USA) 30 sec, Lou Savarese (USA) 38 sec, Clifford Etienne (USA) 49 sec.
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Thursday, February 14, 2013
Tak Kuat Menahan Pipis
April 2006, mantan juara
WBA kelas welter, Andrew “Six Heads” Lewis menyerah TKO ronde 7 dalam sebuah
pertandingan melawan Denny Dalton di National Park, Georgetown, Guyana.
Keputusan menyerah itu sangat mengejutkan, karena Lewis saat itu tengah unggul
angka mutlak atas lawannya. Alasan mundurnya pun lebih mengejutkan, karena
Lewis ternyata tidak mampu menahan kencing saat di atas ring. “Aku lebih baik
kalah daripada mempermalukan diriku sendiri di depan ribuan penonton karena
kencing di atas ring,” ujar Lewis usai pertandingan. Lewis mengaku sebelum
pertandingan dia meminum milkshake. Atas kejadian tersebut, bayaram Lewis
sempat ditahan oleh Komisi tinju Guyana untuk penyelidikan lebih lanjut, sebelum
akhirnya diputuskan Lewis harus membayar denda yang tak diketahui jumlahnya.
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Thursday, December 13, 2012
Korban Tinju
Tinju itu olahraga berbahaya, kita semua tahu. Tinju itu olahraga yang sangat menegangkan, semua juga paham. Namun kisah ini cukup lucu, sebagai korban tidak langsung dari olahraga tinju.
Tomasz Paczkowski, warga Elblag, Polandia, adalah seorang pecandu tinju. Dia sedang berusaha menjadi suami yang baik dengan membantu istrinya menyetrika pakaian. Sambil sarapan, dia minum bir dan menyalakan TV yang sedang menyiarkan langsung pertandingan tinju, olahraga kegemarannya, sembari menyetrika pakaian. Pada saat yang sama, teleponnya berdering. Secara refleks dia menempelkan alat yang sedang dipegangnya yang dikira pesawat telepon ke telinganya. Bukannya menyapa "halo" seperti lazimnya dalam percakapan telepon, Packzkowski justru menjerit kesakitan, karena alat yang dipegang itu ternyata adalah setrika panas. Langsung dia lari ke kamar mandi untuk menyiram telinganya yang terbakar dengan air, namun malang baginya, dia menabrak kusen pintu kamar mandi. Saat ini sekujur kepala Paczkowski dibalut perban dan ada luka persis di atas matanya akibat menabrak kusen pintu.
Paczkowski berkisah, mulai saat itu dia trauma menontontayangan tinju di tv, namun dia tetap mengerjakan tugasnya menyetrika pakaian untuk membantu sang istri.
Sumber: NYDailynews.com
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Tomasz Paczkowski, warga Elblag, Polandia, adalah seorang pecandu tinju. Dia sedang berusaha menjadi suami yang baik dengan membantu istrinya menyetrika pakaian. Sambil sarapan, dia minum bir dan menyalakan TV yang sedang menyiarkan langsung pertandingan tinju, olahraga kegemarannya, sembari menyetrika pakaian. Pada saat yang sama, teleponnya berdering. Secara refleks dia menempelkan alat yang sedang dipegangnya yang dikira pesawat telepon ke telinganya. Bukannya menyapa "halo" seperti lazimnya dalam percakapan telepon, Packzkowski justru menjerit kesakitan, karena alat yang dipegang itu ternyata adalah setrika panas. Langsung dia lari ke kamar mandi untuk menyiram telinganya yang terbakar dengan air, namun malang baginya, dia menabrak kusen pintu kamar mandi. Saat ini sekujur kepala Paczkowski dibalut perban dan ada luka persis di atas matanya akibat menabrak kusen pintu.
Paczkowski berkisah, mulai saat itu dia trauma menontontayangan tinju di tv, namun dia tetap mengerjakan tugasnya menyetrika pakaian untuk membantu sang istri.
Sumber: NYDailynews.com
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Tuesday, November 13, 2012
Beberapa Foto Suasana di Marina Bay Sands
oleh Felix Kusuma
Berikut adalah foto-foto suasana pertandingan Chris John vs Chonlatarn Piriyapinyo dan Daud Cino Yordan vs Choi Tseveenpurev hasil bidikan kamera ponsel Felix Kusuma, salah satu pembaca www.boxing-indonesia.com yang menonton langsung di Marina Bay Sands, Singapura - Terimakasih Felix atas foto-fotonya.
Tambahan trivia (trivia adalah informasi kecil yang mungkin saja tidak berguna namun dibuang sayang. Jadi untk sekedar informasi dan menambah wawasan saja). Wasit yang memimpin pertandingan Chris John vs Cholantarn Piriyapinyo adalah Mark Nelson, asal Minnesota, AS. Mark Nelson adalah putra dari wasit kawakan Dennis Nelson (alias Denny Nelson). kebetulan, Dennis Nelson adalah wasit yang memimpin Ellyas Pical vs Cesar Polanco Pondok Indah, Jakarta, 15 Februari 1986. Saat itu Pical kalah angka tipis dan kehilangan gelar IBF kelas super terbang, walau kelak dia berhasil merebutnya kembali. Foto Mark Nelson di atas diambil saat acara Halloween Party di tengah-tengah Konvensi WBA yang baru lalu di Jakarta.
A fighter has to know how to fear - Cus D'Amato
Berikut adalah foto-foto suasana pertandingan Chris John vs Chonlatarn Piriyapinyo dan Daud Cino Yordan vs Choi Tseveenpurev hasil bidikan kamera ponsel Felix Kusuma, salah satu pembaca www.boxing-indonesia.com yang menonton langsung di Marina Bay Sands, Singapura - Terimakasih Felix atas foto-fotonya.
Tambahan trivia (trivia adalah informasi kecil yang mungkin saja tidak berguna namun dibuang sayang. Jadi untk sekedar informasi dan menambah wawasan saja). Wasit yang memimpin pertandingan Chris John vs Cholantarn Piriyapinyo adalah Mark Nelson, asal Minnesota, AS. Mark Nelson adalah putra dari wasit kawakan Dennis Nelson (alias Denny Nelson). kebetulan, Dennis Nelson adalah wasit yang memimpin Ellyas Pical vs Cesar Polanco Pondok Indah, Jakarta, 15 Februari 1986. Saat itu Pical kalah angka tipis dan kehilangan gelar IBF kelas super terbang, walau kelak dia berhasil merebutnya kembali. Foto Mark Nelson di atas diambil saat acara Halloween Party di tengah-tengah Konvensi WBA yang baru lalu di Jakarta.
A fighter has to know how to fear - Cus D'Amato
Labels:
Chris John Update,
Daud Cino Yordan Updates,
Trivia
Wednesday, October 24, 2012
Petinju Tangan Satu Siap Unjuk Gigi
Jika sebelumnya saya pernah menuliskan feature tentang Craig Bodzianowski (baca di sini), petinju yang salah satu kakinya diamputasi akibat kecelakaan lalulintas. Bodzianowski sempat menantang juara dunia kelas penjelajah, sayang dia kalah angka. Kali ini saya sajikan kisah yang tidak kalah sensasional.
Terlahir tanpa tangan kanan, tidak membuat Michael Constantino (33) gentar melakoni tantangan di ring tinju. Kariernya di amatir cukup lumayan, sempat memasuki babak perempat final turnamen new York City Golden Gloves yang sudah dua kali diikutinya. Kini, dia berencana memulai debut di tinju pro 4 ronde Sabtu ini (27/10) di from Aviator Sports Complex, Brooklyn, New York.
Sebelumnya, walaupun tercatat sebagai petinju amatir, tidak memuluskan langkah Constantino untuk berkarier di luar tinju sebagai tenaga keamanan bandara. Lamaran Constantino ditolak karena alasan medis. "Suatu hal yang menggelikan bahwa mereka berkata saya tidak bisa membuka koper penumpang di bandara. Saya sudah bekerja dengan para juara dunia, dan membuka koper suatu hal yang mudah bagi saya," cetuk Constantini. Sebelumnya Constantino adalah seorang manajer di sebuah toko roti, namun terkena PHK, sehingga dia memutuskan melamar sebagai tenaga keamanan bandara, yang seyogianya cocok dengan statusnya sebagai seorang petinju.
Semoga sukses! Luar biasa dan sangat menginspirasi.
Sumber: Fightnews
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Terlahir tanpa tangan kanan, tidak membuat Michael Constantino (33) gentar melakoni tantangan di ring tinju. Kariernya di amatir cukup lumayan, sempat memasuki babak perempat final turnamen new York City Golden Gloves yang sudah dua kali diikutinya. Kini, dia berencana memulai debut di tinju pro 4 ronde Sabtu ini (27/10) di from Aviator Sports Complex, Brooklyn, New York.
Sebelumnya, walaupun tercatat sebagai petinju amatir, tidak memuluskan langkah Constantino untuk berkarier di luar tinju sebagai tenaga keamanan bandara. Lamaran Constantino ditolak karena alasan medis. "Suatu hal yang menggelikan bahwa mereka berkata saya tidak bisa membuka koper penumpang di bandara. Saya sudah bekerja dengan para juara dunia, dan membuka koper suatu hal yang mudah bagi saya," cetuk Constantini. Sebelumnya Constantino adalah seorang manajer di sebuah toko roti, namun terkena PHK, sehingga dia memutuskan melamar sebagai tenaga keamanan bandara, yang seyogianya cocok dengan statusnya sebagai seorang petinju.
Semoga sukses! Luar biasa dan sangat menginspirasi.
Sumber: Fightnews
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Thursday, September 27, 2012
Don King Tampil di Markas PBB
Detik.com melaporkan dari markas PBB di New York yang sedang melaksanakan sidang dan dihadiri para pimpinan negara, termasuk presiden SBY. Tak dinyana, muncul promotor legendaris, Don King yang tampil nyleneh dengan jas menyolok berhiaskan bendera-bendera. Dia berteriak-teriak di depan gerbang markas PBB, meneriakkan isu-isu kemanusiaan. Banyak orang yang memanfaatkan momen tersebut untuk berfoto, termasuk para wartawan dari Indonesia. Karena tidak memiliki pass masuk, meskipun termashur, Don King tidak diijinkan olej para penjaga untuk memasuki gerbang.
Berita lengkap di detik.com: klik di sini
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Berita lengkap di detik.com: klik di sini
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Tuesday, September 25, 2012
James Butler, si Palu Godam dari Harlem
Salah satu kejadian kelam dalam tinju profesional adalah saat James Butler bertanding melawan Richard Grant, 23 Nov. 2001 di New York. Grant yang dinyatakan menang angka mencoba mendekati Butler dan coba merangkul seperti lazimnya usai suatu pertandingan tinju. Tak dinyana, Butler yang sudah melepas sarung tinju dan hanya berbalut perban tinju di tangan, melepaskan hook kanan keras yang disebut sucker punch tepat ke dagu Grant yang langsung KO. Usai pertandingan ini, Butler divonis bersalah dan dipenjara.
Lima tahun usai kejadian tersebut, Butler kembali berurusan dengan pihak berwajib karena terbukti bersalah atas pembunuhan terhadap wartawan olahraga Sam Kellerman (adik analis tinju terkenal, Max Kellerman). Pada tahun 2004, Butler yang hidup menumpang di apartemen Kellerman di Los Angeles, nekad menghabisi nyawa temannya tersebut dengan palu. Kemungkinan depresi karena kariernya yang merosot serta ada masalah dengan kekasihnya, Butler naik pitam saat Kellerman mengusirnya dari apartemen, dan langsung menghabisi Kellerman dengan palu. Butler yang kebetulan berjuluk "the Harlem Hammer" tersebut divonis 30 tahun penjara atas kasus ini.
SUmber: NBC Sports
Link video youtube (Butler vs Grant): http://www.youtube.com/watch?v=BI3D7h5yxOs
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Lima tahun usai kejadian tersebut, Butler kembali berurusan dengan pihak berwajib karena terbukti bersalah atas pembunuhan terhadap wartawan olahraga Sam Kellerman (adik analis tinju terkenal, Max Kellerman). Pada tahun 2004, Butler yang hidup menumpang di apartemen Kellerman di Los Angeles, nekad menghabisi nyawa temannya tersebut dengan palu. Kemungkinan depresi karena kariernya yang merosot serta ada masalah dengan kekasihnya, Butler naik pitam saat Kellerman mengusirnya dari apartemen, dan langsung menghabisi Kellerman dengan palu. Butler yang kebetulan berjuluk "the Harlem Hammer" tersebut divonis 30 tahun penjara atas kasus ini.
SUmber: NBC Sports
Link video youtube (Butler vs Grant): http://www.youtube.com/watch?v=BI3D7h5yxOs
Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Saturday, January 7, 2012
Penyusup Nekad, Masuk Kamar Hotel Tyson
Entah bermaksud mencuri atau apa, seseorang masuk ke dalam kamar hotel Cosmopolitant, Las Vegas, di mana mantan jawara kelas berat Mike Tyson dan keluarganya menginap usai menyaksikan konser Stevie Wonder di malam tahun baru (31/1/2011) lalu. Saat itu Tyson yang kelelahan, sedang tidur sangat nyenyak, tiba-tiba dia terbangun saat mendengar suara berisik dan ada sinar lampu senter di kegelapan. Masih setengah sadar akan apa yang terjadi saat Tyson terjaga, sang penyusup nekad tersebut sudah keburu lari keluar. Beruntung dia, kalau tidak sudah dipastikan hook dan uppercut Tyson akan meluluh-lantakkan rahang si El Chivato (penyusup) ini. Menurut pihak keamanan hotel, tidak ada yang hilang dalam peristiwa tersebut.
Sumber: Fightnews
Sumber: Fightnews
Wednesday, October 12, 2011
Sejarah Sabuk Tinju

Pernah terpikir kapan sabuk juara dalam tinju mulai digunakan? Berikut ada sejarahnya.
1. Sabuk Juara untuk John L. Sullivan
Pertama kali sabuk juara disematkan pada pinggang juara kelas berat John L. Sullivan (saat itu masih tinju tangan kosong) pada tahun 1887. untuk menghormati pahlawan dari kota mereka, penduduk kota Boston menggalang dana $10,000 untuk membuat penghargaan ini bagi Sullivan. Sabuk berlapis emas itu dihiasi dengan 350 batu permata (kini batu permatanya sudah hilang), dihiasi foto Sullivan dan bendera Irlandia, Inggris dan Amerika Serikat, serta bertuliskan "Presented to the champion of champions by the people of the United States." Sejak tahun 1983, sabuk bersejarah itu disimpan oleh Museum Smithsonian sebagai bagian dari koleksi sejarah olahraga mereka.
2. The Lonsdale Belt
Presiden National Sporting Club of Britain, Lord Lonsdale, mengadakan suatu turnamen tinju pada tahun 1909 di Inggris. Para petinju yang berhasil mempertahankan gelar juara pada turnamen tersebut sebanyak tiga kali berturut-turut, berhak mendapatkan sabuk ini.
3. Sabuk the Ring Magazine
Majalah the Ring didirikan pada tahun 1922, dan mereka disebut sebagai "the Bible of Boxing" karena ulasan-ulasan mereka yang sangat dihormati oleh para pelaku tinju pada masa itu (sampai sekarang). Sabuk the Ring Magazine pertama kali diberikan kepada juara kelas berat Jack Dempsey, dan sabuk kedua diberikan kepada juara dunia kelas terbang (juara dunia pertama dari bumi Asia/Filipina), Pancho Villa. Sejak itu the Ring senantiasa menganugerahi sabuk The Ring Magazine kepada para petinju yang paling hebat. Namun kebiasaan itu terhenti sejak tahun 1990an. Mulai tahun 2002, the Ring Magazine mulai menganugerahkan sabuk the Ring Magazine kepada para petinju terbaik di setiap kelas dengan kriteria yang mereka buat secara ketat.
4. Sabuk Kulit Singa
Ternyata, Sullivan bukan petinju pertama yang menerima penghargaan berupa sabuk. Sebelumnya, di Inggris, sabuk yang terbuat dari kulit singa dianugerahkan kepada Thomas Cribb, juara nasional Inggris. Sabuk tersebut diberikan kepada Cribb pada saat mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju pada tahun 1822. Sabuk tersebut kemudian dibeli oleh Tom Sayers, juara kelas menengah Inggris. 20 Mei 1860, Sayers mengundurkan diri, dan dianugerahi Sabuk "Silver Championship".
Sumber+foto: wikipedia
Rekor Unik Georges Carpentier
Juara dunia kelas berat asal Perancis di tahun 1920'an, Georges Carpentier (1894-1975), memiliki rekor unik. Dia adalah salah satu dari empat petinju di dunia yang tercatat pernah melakoni laga dari kelas terkecil hingga kelas paling besar dalam dunia tinju, yakni dari kelas bantam hingga kelas berat (jaman pada waktu itu kelas terbang adalah kelas paling ringan). Memulai debut di kelas terbang tahun 1908, the Orchid Man, julukan Carpentier, terus naik ke kelas bulu, ringan, welter dst, hingga meraih puncak kejayaan pada 1920-1922 saat meraih gelar juara dunia kelas berat ringan dan kelas berat.
Selain Carpentier, ada tiga nama lagi yang pernah bertanding di semua kelas (dari kelas terbang hingga kelas berat), namun sayang prestasinya tidak sementereng Carpentier: Alabama Kid, Willie Meehan dan Mickey Taylor
Selain Carpentier, ada tiga nama lagi yang pernah bertanding di semua kelas (dari kelas terbang hingga kelas berat), namun sayang prestasinya tidak sementereng Carpentier: Alabama Kid, Willie Meehan dan Mickey Taylor
Friday, June 10, 2011
Satu nama Dua Petinju
oleh Angel Saragih
Ada kejadian yang cukup aneh di dunia tinju pro nasional. Melibatkan dua orang petinju kakak beradik yang berdomisili di salah satu kota di daerah Jawa Timur. Bisa jadi ini adalah pertama kali dalam sejarah tinju pro nasional. Mereka adalah kakak beradik, namun keduanya sejak tahun 2006 sudah tidak pernah bertemu dan cenderung tidak rukun.
Sang kakak, petinju veteran berinisial IK, berulang kali mendapatkan getah dari kelakuan sang adik yang juga petinju, berinisial ON. Sang adik banyak melakukan hal-hal yang kurang pantas terhadap beberapa petinju maupun tokoh tinju di Indonesia, namun mengatasnamakan dirinya sebagai sang kakak. Kebetulan wajah keduanya hampir ada kemiripan, dari bentuk wajah dan postur tubuh.
Sang kakak yang tidak tahu apa-apa sering mendapat getah dari korban-korban sang adik. Kamis (09/06) siang, lebih dari 10 petinju yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia datang ke Sasana Sindoro Satriamas Semarang, mereka menemui sang manager Aryo Sulkhan dan dengan sopan menanyakan keberadaan petinju yang bernama IK. Mereka datang karena mereka mendengar bahwa IK akan menerima kontrak pertandingan di Jepang melalui Aryo Sulkhan. Berhubung IK memang ada, maka Aryo Sulkhan mengatakan bahwa IK memang berada di sasana tersebut untuk melakukan persiapan.
Saat para korban dengan geram menemui IK di dalam mess petinju Sasana Sindoro Satriamas, ternyata yang mereka temukan adalah IK, bukan ON. Hampir saja mereka melimpahkan kegeraman kepada IK. Beruntung keributan bisa dihindari, lalu akhirnya mereka duduk bersama dan saling bercerita tentang kelakuan adik IK yaitu ON yang telah menipu mereka, pada waktu itu ON memperkenalkan diri dengan nama IK, mereka semua percaya karena memang ada kemiripan.
Namun yang tidak disangka, ternyata IK juga merupakan korban penipuan yang dilakukan adik kandungnya sendiri. Akhirnya, semua korban terlihat lesu dan sudah pasti akan kembali dengan tangan hampa. Mereka merasa benar-benar tertipu oleh kelakuan ON. Setelah beberapa saat melakukan pembicaraan, semuanya saling bersalaman dan berpamitan untuk kembali ke daerah mereka masing-masing.
Semoga semua permasalahan akan dapat diselesaikan dengan baik. Pesan para petinju yang menjadi korban kepada ON, apabila memang ada sesuatu, lebih baik diselesaikan dan dibicarakan agar semuanya menjadi jelas. Kita semua insan tinju Indonesia hidup dalam dunia yang penuh sportifitas dan berusaha untuk tetap berjiwa ksatria. Jangan memulai masalah, dan jangan menambah masalah yang ada. Semua demi kemajuan tinju Indonesia.
Ada kejadian yang cukup aneh di dunia tinju pro nasional. Melibatkan dua orang petinju kakak beradik yang berdomisili di salah satu kota di daerah Jawa Timur. Bisa jadi ini adalah pertama kali dalam sejarah tinju pro nasional. Mereka adalah kakak beradik, namun keduanya sejak tahun 2006 sudah tidak pernah bertemu dan cenderung tidak rukun.
Sang kakak, petinju veteran berinisial IK, berulang kali mendapatkan getah dari kelakuan sang adik yang juga petinju, berinisial ON. Sang adik banyak melakukan hal-hal yang kurang pantas terhadap beberapa petinju maupun tokoh tinju di Indonesia, namun mengatasnamakan dirinya sebagai sang kakak. Kebetulan wajah keduanya hampir ada kemiripan, dari bentuk wajah dan postur tubuh.
Sang kakak yang tidak tahu apa-apa sering mendapat getah dari korban-korban sang adik. Kamis (09/06) siang, lebih dari 10 petinju yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia datang ke Sasana Sindoro Satriamas Semarang, mereka menemui sang manager Aryo Sulkhan dan dengan sopan menanyakan keberadaan petinju yang bernama IK. Mereka datang karena mereka mendengar bahwa IK akan menerima kontrak pertandingan di Jepang melalui Aryo Sulkhan. Berhubung IK memang ada, maka Aryo Sulkhan mengatakan bahwa IK memang berada di sasana tersebut untuk melakukan persiapan.
Saat para korban dengan geram menemui IK di dalam mess petinju Sasana Sindoro Satriamas, ternyata yang mereka temukan adalah IK, bukan ON. Hampir saja mereka melimpahkan kegeraman kepada IK. Beruntung keributan bisa dihindari, lalu akhirnya mereka duduk bersama dan saling bercerita tentang kelakuan adik IK yaitu ON yang telah menipu mereka, pada waktu itu ON memperkenalkan diri dengan nama IK, mereka semua percaya karena memang ada kemiripan.
Namun yang tidak disangka, ternyata IK juga merupakan korban penipuan yang dilakukan adik kandungnya sendiri. Akhirnya, semua korban terlihat lesu dan sudah pasti akan kembali dengan tangan hampa. Mereka merasa benar-benar tertipu oleh kelakuan ON. Setelah beberapa saat melakukan pembicaraan, semuanya saling bersalaman dan berpamitan untuk kembali ke daerah mereka masing-masing.
Semoga semua permasalahan akan dapat diselesaikan dengan baik. Pesan para petinju yang menjadi korban kepada ON, apabila memang ada sesuatu, lebih baik diselesaikan dan dibicarakan agar semuanya menjadi jelas. Kita semua insan tinju Indonesia hidup dalam dunia yang penuh sportifitas dan berusaha untuk tetap berjiwa ksatria. Jangan memulai masalah, dan jangan menambah masalah yang ada. Semua demi kemajuan tinju Indonesia.
Tuesday, January 11, 2011
Tyson "Siap Baku Hantam" Lagi
Kali ini bukan di ring tinju seperti masa jayanya, namun mantan jawara kelas berat sejati, "Iron" Mike Tyson, akan saling baku hantam di pengadilan. Tyson sedang mengupayakan tuntutan balik atas kepada mantan petinju Mike Landrum yang menuntut Tyson telah meniru-niru menggunakan nama ringnya, "Iron Mike", yang diklaim merupakan milik Landrum. Tidak tanggung-tanggung, Landrum menuntut Tyson sebesar US$ 115 juta.
Jelas Tyson tidak diam saja. Dalam salah satu pasal 'serangan balik' nya, tim hukum Tyson menyatakan bahwa sebutan "Iron Mike" tidak akan membuat bingung orang waras antara petinju Iron Mike Landrum dengan salah satu petinju paling terkenal di seluruh dunia, Iron Mike Tyson.
Catatan: saya 'menengok' boxrec.com, dan mendapati petinju kelas menengah yunior asal California, Mike Landrum, dengan rekor 2 kali bertanding dan dua kali kalah KO..... Ada-ada saja.
Jadi jika Anda ikut-ikutan bingung, ada baiknya Anda menemui seorang psikolog atau psikiater untuk memastikan Anda masih waras.
Sumber: Boxingscene.com
Jelas Tyson tidak diam saja. Dalam salah satu pasal 'serangan balik' nya, tim hukum Tyson menyatakan bahwa sebutan "Iron Mike" tidak akan membuat bingung orang waras antara petinju Iron Mike Landrum dengan salah satu petinju paling terkenal di seluruh dunia, Iron Mike Tyson.
Catatan: saya 'menengok' boxrec.com, dan mendapati petinju kelas menengah yunior asal California, Mike Landrum, dengan rekor 2 kali bertanding dan dua kali kalah KO..... Ada-ada saja.
Jadi jika Anda ikut-ikutan bingung, ada baiknya Anda menemui seorang psikolog atau psikiater untuk memastikan Anda masih waras.
Sumber: Boxingscene.com
Thursday, August 12, 2010
Sam Langford & Nasehat "Bijaksana"
Sam Langford, petinju kelas berat asal Boston, Massachussets, saat akan berhadapan melawan petinju sangar yang merupakan Raja KO pada masa itu, Fred Fulton, meminta petunjuk kepada salah satu sahabatnya, bagaimana cara mengalahkan buldozer tinju tersebut.Wills, sang sahabat, menjawab santai, "Ambil tongkat golf, pukul kepalanya dengan tongkat golf. Jika dia berhasil menghindar, pukul sekali lagi. Jika luput lagi, segeralah lari menyelamatkan diri sebelum kamu tewas dihajarnya!" Langford kalah angka 4 ronde dalam pertandingan yang diadakan di Civic Auditorium, San Francisco, California, tersebut. Catatan boxrec menuturkan bahwa saat keduanya tampil di ring, penonton bersorak-sorai dan terpingkal-pingkal karena perbedaan postur keduanya. Fulton tinggi kurus bagai menara, sedangkan Langford (169 cm) pendek gempal dan justru bertubuh lebih berat dari Fulton yang memiliki tinggi badan 199 cm.
Sam Langford (1883 - 1956) yang dijuluki Boston Baby Tar adalah salah satu petinju terbaik yang pernah tampil di dunia ini sepanjang sejarah. Bertarung lebih dari 200 kali sepanjang kariernya, namun nasib Langford yang berkulit hitam ini cukup suram, karena dia tidak pernah memperoleh kesempatan untuk merebut gelar juara dunia karena masalah ras. Langford meninggal pada 12 januari 1956 di sebuah panti jompo di Massachussets dalam keadaan renta, miskin dan buta.
Saturday, May 29, 2010
Fakta Kelas Berat WBC
Informasi Terbaru: Klitschko vs. Sosnowski akan disiarkan langsung oleh TPI Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Vitali Klitschko adalah juara ke 23 yang menjadi juara dunia kelas berat dalam sejarah WBC, setelah mundur karena cedera, Klitschko bangkit dan mampu menjadi juara kembali (menjadi juara ke 27). Sonny Liston adalah petinju yang pertama kali menjuarai gelar di kelas dan badan tinju paling bergengsi ini. Sudah ada 21 nama petinju yang mampu menjuarai gelar ini, tapi hanya 5 petinju yang mampu meraihnya kembali setelah kehilangan gelar karena berbagai sebab termasuk Vitali Klitschko (plus Muhammad Ali, Mike Tyson, Lennox Lewis, dan Hashim Rahman). Sampai kini, sudah 119 pertandingan perebutan gelar kelas berat WBC digelar di 17 negara dan 44 kota di seluruh dunia.
Pertandingan perebutan gelar Vitali Klistchko vs Albert Sosnowski yang akan digelar 29 Mei di Veltins Arena, Sekirchen, Nordhein-Wesfalen, Jerman, akan menjadi pagelaran perebutan gelar kelas berat WBC yang ke 120 (atau perebutan gelar WBC seluruh kelas yang ke 795) serta yang ke 8 diadakan di Jerman dalam 48 tahun sejarah WBC.
Mampukah Sosnowski mengikutsertakan diri dalan sejarah sebagai nama ke 22 (juara ke 28)yang mampu menjadi juara kelas berat WBC? Ataukah Klitschko mampu memperpanjang dominasinya? Sebaiknya kita tunggu saja tanggal mainnya.
Vitali Klitschko adalah juara ke 23 yang menjadi juara dunia kelas berat dalam sejarah WBC, setelah mundur karena cedera, Klitschko bangkit dan mampu menjadi juara kembali (menjadi juara ke 27). Sonny Liston adalah petinju yang pertama kali menjuarai gelar di kelas dan badan tinju paling bergengsi ini. Sudah ada 21 nama petinju yang mampu menjuarai gelar ini, tapi hanya 5 petinju yang mampu meraihnya kembali setelah kehilangan gelar karena berbagai sebab termasuk Vitali Klitschko (plus Muhammad Ali, Mike Tyson, Lennox Lewis, dan Hashim Rahman). Sampai kini, sudah 119 pertandingan perebutan gelar kelas berat WBC digelar di 17 negara dan 44 kota di seluruh dunia.
Pertandingan perebutan gelar Vitali Klistchko vs Albert Sosnowski yang akan digelar 29 Mei di Veltins Arena, Sekirchen, Nordhein-Wesfalen, Jerman, akan menjadi pagelaran perebutan gelar kelas berat WBC yang ke 120 (atau perebutan gelar WBC seluruh kelas yang ke 795) serta yang ke 8 diadakan di Jerman dalam 48 tahun sejarah WBC.
Mampukah Sosnowski mengikutsertakan diri dalan sejarah sebagai nama ke 22 (juara ke 28)yang mampu menjadi juara kelas berat WBC? Ataukah Klitschko mampu memperpanjang dominasinya? Sebaiknya kita tunggu saja tanggal mainnya.
Sumber: WBC
Labels:
International,
Sejarah,
Trivia,
TV Schedule
Thursday, May 20, 2010
Muhammad Ali di Madame Tussauds Museum
Ini adalah salah satu patung lilin Ali yang ditempatkan di Madame Tussauds, Hong Kong, yang diabadikan oleh Bp. Hendro Utomo, yang baru-baru ini berkunjung ke Hong Kong. Terimakasih atas fotonya pak.
(Foto copyright by Hendro Utomo)
Thursday, May 13, 2010
Beberapa Kutipan Lucu Para Petinju
Berikut ini adalah beberapa kutipan ucapan dari beberapa legenda tinju di dunia. Sekedar untuk intermezzo.
Muhammad Ali:
- "Muka Joe Frazier begitu buruk, dia sebaiknya menyumbangkan wajahnya untuk Biro Flora dan Fauna (US Bureau of Wildlife)".
- "Ini sekdar sebuah pekerjaan. Rumput tumbuh, burung-burung terbang, gelombang menghantam pasir pantai. Pekerjaan saya memukuli orang."
Jack Dempsey
- Saat ditantang berkelahi oleh seorang pemabuk: "Katakan padanya, dia boleh ambil gelar saya, tapi besok harus dikembalikan."
- Kepada istri tercinta sesaat setelah kalah dalam suatu pertandingan mempertahankan gelar. Mejadi tidak lucu jika diterjemahkan, maka saya tulis dalam bahasa Inggris dan terjemahannya.
"Honey, I just forgot to duck." ("Sayang, saya cuma lupa menghindar")
Jake la Motta:
- "Tiga orang lawan terberat dalam karier saya adalah Sugar Ray Robinson, Sugar Ray Robinson dan Sugar Ray Robinson! Saya heran saya tidak menderita diabetes walau saya bertanding melawan Sugar berulang kali."
Sugar Ray Robinson:
- "Pekerjaan saya adalah melukai orang lain"
Mike Tyson:
"Saya ingin tampil profesional. Tapi profesional dalam membunuh Lennox Lewis."
Dari berbagai sumber.
Muhammad Ali:
- "Muka Joe Frazier begitu buruk, dia sebaiknya menyumbangkan wajahnya untuk Biro Flora dan Fauna (US Bureau of Wildlife)".
- "Ini sekdar sebuah pekerjaan. Rumput tumbuh, burung-burung terbang, gelombang menghantam pasir pantai. Pekerjaan saya memukuli orang."
Jack Dempsey
- Saat ditantang berkelahi oleh seorang pemabuk: "Katakan padanya, dia boleh ambil gelar saya, tapi besok harus dikembalikan."
- Kepada istri tercinta sesaat setelah kalah dalam suatu pertandingan mempertahankan gelar. Mejadi tidak lucu jika diterjemahkan, maka saya tulis dalam bahasa Inggris dan terjemahannya.
"Honey, I just forgot to duck." ("Sayang, saya cuma lupa menghindar")
Jake la Motta:
- "Tiga orang lawan terberat dalam karier saya adalah Sugar Ray Robinson, Sugar Ray Robinson dan Sugar Ray Robinson! Saya heran saya tidak menderita diabetes walau saya bertanding melawan Sugar berulang kali."
Sugar Ray Robinson:
- "Pekerjaan saya adalah melukai orang lain"
Mike Tyson:
"Saya ingin tampil profesional. Tapi profesional dalam membunuh Lennox Lewis."
Dari berbagai sumber.
Monday, April 26, 2010
Mike Tyson Highlights
Michael Gerard Tyson, lebih dikenal sebagai Mike Tyson. Siapa tidak pernh dengar nama mantan jawara kelas berat sejati yang kini sudah pudar itu? Berbagai prestasi dan kisah hidupnya bisa dengan mudah didapat di internet, baik bahasa Inggris, bahasa Indonesia, maupun bahasa yang lain, sehingga saya tidak perlu susah-susah menulis tentang dia.
Julukan-julukan seram Mike Tyson: "Kid Dynamite", "Iron Mike", "the Baddest Man on the Planet", dll. Di Indonesia, pers suka menjulukinya dengan nama "si Leher Beton", sebagai gambaran betapa besar dan kokohnya leher Tyson. Namun Tyson ternyata juga manusia biasa, bukanlah manusia baja. Kisah sedih dan drama dalam kehidupannya selalu menjadi buruan berita yang menarik.
Bagi penggemar Tyson yang mau sedikit bernostalgia dengan keganasan Tyson, silakan klik link ini untuk menyaksikan cuplikan-cuplikan pertandingan Tyson: http://www.metacafe.com/watch/139366/mike_tason_vs_mohammed_ali/
Julukan-julukan seram Mike Tyson: "Kid Dynamite", "Iron Mike", "the Baddest Man on the Planet", dll. Di Indonesia, pers suka menjulukinya dengan nama "si Leher Beton", sebagai gambaran betapa besar dan kokohnya leher Tyson. Namun Tyson ternyata juga manusia biasa, bukanlah manusia baja. Kisah sedih dan drama dalam kehidupannya selalu menjadi buruan berita yang menarik.
Bagi penggemar Tyson yang mau sedikit bernostalgia dengan keganasan Tyson, silakan klik link ini untuk menyaksikan cuplikan-cuplikan pertandingan Tyson: http://www.metacafe.com/watch/139366/mike_tason_vs_mohammed_ali/
Subscribe to:
Posts (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.









