Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman
Showing posts with label Muhammad Rachman Updates. Show all posts
Showing posts with label Muhammad Rachman Updates. Show all posts

Saturday, February 15, 2014

Muhammad Rachman is Back

Former IBF and WBA minimumweight champion, Muhammad Rachman is heading his third world title belt at his 42 years of age. “I’m not Bernard Hopkins, but he is the inspiration for every body,” Rachman said. Rachman will stage the bout with his newly established promotion company, Muhammad Rachman’s Spirit at Jayapura City, Papua Province, which will take a 6-7 hours flight from Jakarta, the capitol of Indonesia. Rachman (64-11-5, 34 KOs) will trade gloves with his Thai challenger Thortailek sor Tanapinyo (18-15, 7 KOs) for junior flyweight IBO title on February 21. Baca artikel Selengkapnya di FightNews

Susunan partai selengkapnya: klik di sini

Translate this article using Babelfish Yahoo Translator
Jika alamat www.boxing-indonesia bermasalah, bisa coba http://is.gd/boxing_indonesia atau http://indobox.blogger.com

Tuesday, August 2, 2011

Kontroversi Poorpramook vs Rachman


Maaf, tulisan hasil Poonsawan Porpramook vs Muhammad Rachman terlambat, karena saya waktu saya tersita untuk mengirim artikel ke Fightnews dan majalah Jepang. Saya kira 99% dari semua yang menyaksikan baik dari layar TV maupun langsung di studio, bahwa Rachman sangat layak menang. Pukulan-pukulan counter Rachman banyak yang masuk dengan bersih, baik di wajah maupun badan Porpramook. Sedangkan Porpramook memang bermain agresif, tapi pukulan-pukulannya hampir semua mampu diblok oleh Rachman baik dengan double cover, bahu maupun tangan Rachman.



Nilai 114-114 (Sylvestre Abainza, Filipina), 113-115 (Takeshi Shimakawa, Jepang) dan 113-114 (Wan So Yuh, Korea Selatan) untuk kemenangan angka mayoritas bagi Pornsawan Porpramook, langsung menuai protes keras dari pendukung Rachman dan beberapa penonton. Untunglah semua berhasil dikendalikan, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akibat situasi yang tidak kondusif itu, beberapa partai tambahan akhirnya dibatalkan.



Kubu Rachman sendiri kini tengah menanti hasil test urine (doping). Pihaknya mencurigai bahwa kubu lawan menggunakan doping karena penampilannya seolah tanpa lelah sepanjang 12 ronde. Jika melalui test doping gagal, upaya berikut kubu Rachman adalah melayangkan surat protes beserta rekaman pertandingan ke WBA, serta meminta dilakukan pertandingan ulang.



(Ulasan beserta foto-foto di Fightnews: Silakan klik di sini)

Tuesday, June 14, 2011

Lawan Rachman: Pornsawan Porpramook



Dari sumber yang layak dipercaya, lawan pertama kali bagi Muhammad Rachman untuk mempertahankan gelar WBA kelas terbang mini WBA adalah Pornsawan Porpramook (22-3-1, 16 KO), kelahiran Sa Keo, Thailand, 10 Maret 1978. Menilik rekor Pornsawan di boxrec.com yang relatif sering tampil dalam partai kejuaraan dunia, termasuk terakhir seri melawan juara WBC kelas terbang mini, Oleydong Sithsamerchai yang pernah menjinakkan Rachman, tampaknya petinju ini bukan kelas ayam sayur yang akan mudah begitu saja ditundukkan.

Sesuai hasil jumpa pers yang dihadiri oleh SCTV dan kubu Rachman, pertandingan disepakati pada tanggal 23 Juli mendatang. Dari hasil pengecekan pada situs WBAonline.com, peringkat lawan Rachman ini adalah pada urutan 11 daftar penantang terbaru bulan Mei 2011 (update Juni 2011).

Friday, May 20, 2011

SCTV Beli Opsi Rachman




Dalam jumpa pers yang dilangsungkan di Radja's Cafe, Senayan City, Jakarta, SCTV mengumumkan secara resmi bahwa pihaknya sudah menjalin kesepakatan dengan pihak Galaxy Promotions, Thailand, untuk membeli hak opsi sebanyak 3 pertandingan yang tadinya dimiliki oleh Galaxy Promotions.



Selain itu, SCTV diwakili oleh Direktur Harsiwi Mochtar, juga mengumumkan bahwa SCTV akan melanjutkan kevakuman siaran tinju oleh TV swasta di Indonesia belakangan ini. "Pertandingan mempertahankan gelar Rachman sendiri akan diadakan akhir bulan Juli 2011. Setelah itu setelah lebaran, diperkirakan September, SCTV akan menayangkan siaran langsung tinju nasional sebulan sekali," ujar Harsiwi. Ini juga sekalian menjawab pertanyaan pemirsa, karena belakangan acara SCTV lebih didominasi oleh sinetron dan musik, sehingga tayangan olahraga bisa dikatkan kurang.



Mengenai lawan, pihak Rachman yang diwakili oleh Manager Erick Purna Irawan menjelaskan bahwa lawan atau penantang Rachman akan dipilih dari Thailand, sesuai kesepakatan dengan Galaxy Promotions. Namun namanya baru bisa ditentukan sekitar dua minggu ke depan. Dalam jumpa pers yang dihadiri juga oleh Rachman, Gordon Mogot dari BOPI dan Terry Laosuwannawat dari Galaxy Promotions, diumumkan bahwa SCTV menunjuk Muhammad Rachman Promotions sebagai penyelenggara pertandingan Rachman, bekerjasama sama dengan Galaxy Promotions.



Seperti kita ketahui, sebelum tarung melawan juara bertahan Kwantai Sithmorseng di Bangkok, 19 April 2011 lalu, Rachman telah menandatangani kontrak opsi untuk tiga pertandingan dengan promotor Galaxy Promotions. Dan ternyata menang, sehingga usai pertandingan Menpora Andi Malarangeng sangat mengharapkan bahwa hak opsi tersebut bisa dibeli oleh pihak Indonesia. Suatu hal yang tidak mudah, karena banyak penawaran untuk membeli hak opsi itu datang dari berbagai pihak seperti Jepang dan Meksiko, termasuk beberapa dari Indonesia.


Wednesday, April 27, 2011

Sisi Lain Rachman vs Kwantai Sithmorseng














Untuk foto-foto dan feature tentang M. Rachman saat melawan Kwantai Sithmorseng, bisa dilihat di Fightnews.com atau klik di sini


Maaf, walaupun pertandingan diadakan di Bangkok, jangan harapkan ada foto-foto indah para gadis ronde seperti Chris John vs. Daud Yordan yang lalu, karena round girls memang tidak lazim di pertandingan tinju di Bangkok. Sedikit yang menarik, seusai pertadingan, Rachman berjalan-jalan di pasar, dan bertemu beberapa penggemar yang mengenalinya dan mengajak berfoto bersama dengan sang juara. Rachman menyempatkan berpose sambil menunjukkan foto-foto di koran hari itu yang memuat kemenangan sang juara.


Ada juga foto Smile Brown yang berlaga di partai tambahan. Smile Brown bercerita sejarah namanya. Sebenarnya nama aslinya Ismail, oleh pelatih Zulfren Saragih dia diberi nama Smile Brown (Smile dari Ismail, Brown dari kesukaannya makan coklat... bagi yang penasaran akan nama Smile Brown, sudah terjawab kan?).
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.