Petinju Australia, mantan juara kelas terbang IBF, Vic Darchinyan, hanya mampu menorehkan hasil seri melawan petinju Filipina Z. Gorres dalam eliminasi untuk menentukan lawan wajib bagi juara IBF kelas super terbang, Dimitri Kirilov asal Rusia. Sebelumnya, Darchinyan menyerah TKO di tangan petinju Filipina lainnya, Nonito Donnaire, yang berhasil merebut gelar juara kelas terbang IBF pada bulan Juli tahun lalu.
Kedua petinju, Darchinyan dan Gorres sama-sama memukul knockdown lawannya dalam pertarungan yang cukup seru. Ronde pertama, Gorres terkena terjatuh, namun oleh penulis Dennis Principe dalam berita di Fightnews.com, disebutkan sebetulnya Gorres terpeleset. Hal ini sempat membuat suasana Waterfront Cebu City Hotel, Cebu, Filipina, gaduh karena penonton melempar koin dan botol air mineral ke dalam ring. Pada ronde kedua, Gorres mampu bangkit, dan menjatuhkan Darchinyan dengan hook kiri tajam kemuka Darchinyan.
Pada ronde keenam, dahi Gorres terluka karena tandukan Darchinyan. Akibat darah yang terus mengalir, penampilan Gorres semakin menurun pada ronde-ronde berikutnya. Hasil penghitungan juri adalah 113-112 (Gorres), 114-112 (Darchinyan) dan 113-113, sehingga akhirnya seri. Menurut Makoto Okaniwa, penulis tinju dari Jepang, yang menyaksikan pertandingan ini secara live dari video streaming, menyebutkan bahwa hasil ini adalah controversial, karena menurut pengamatan dia, paling tidak Darchinyan unggul 2-3 poin.
No comments:
Post a Comment