
Petinju berbakat Indonesia, Daud Cino Yordan, yang kini sedang sibuk berlatih di Sasana Cakti, Bali, tengah berharap agar impiannya bertarung di panggung gemerlap Las Vegas terwujud. Pino Bahari, manajer Daud, menginformasikan bahwa pihak promotor Golden Boy Promotions mengundang Daud untuk tampil dalam partai tambahan Oscar de la Hoya melawan Steve Forbes pada 3 Mei 2008. Namun karena mepetnya waktu, dan kendala sulitnya mengurus visa AS bagi WNI, maka pihak Golden Boy memberi kesempatan lain, yakni tampil pada 31 Mei, di partai tambahan Shane Mosley vs Zab Judah di Mandalay Bay Resort & Casino, Las Vegas.
"Kita sudah mulai mengurus visa bagi Daud, semoga lancar. Kalau visa sudah OK, barulah saya akan memberi pengumuman resmi tentang rencana Daud ke Las Vegas. Tapi saat ini masih terlalu prematur," jelas Pino yang tidak mau sesumbar.
Dalam catatan Boxing-Indonesia, baru 3 petinju Indonesia yang pernah tampil di AS, dan semuanya kalah. Ellyas Pical kalah angka melawan Juan Polo Perez di Ronoakke, Virginia (Oktober 1989), kemudian Adrian Kaspari tumbang KO di ronde 3 saat mencoba merebut gelar kelas bantam IBF dari Tim Austin di las Vegas (Mei 1998). Terakhir Anis Roga, juga kalah TKO dari Mauricio Pastrana (Kolombia) di Florida (April 1998) dalam kejuaraan kelas terbang yunior versi IBF. Jika Cino jadi turun pada 31 Mei mendatang di Las Vegas, dia akan menjadi petinju Indonesia keempat yang tampil di negeri Paman Sam tersebut, dan petinju Indonesia kedua yang tampil di kota judi itu.
Ayo Cino! Kamu bisa!
No comments:
Post a Comment