Mantan juara dunia di tiga kelas berbeda, Johnny Tapia, 41, secara mendadak memutuskan batal bertarung pada Jumat malam (2 Mei). Pembatalan itu terjadi setelah semalamnya, saat timbang badan, Komisi Atletik Texas, sebagai badan pengawas, terlambat tiba di lokasi penimbangan selama kurang lebih satu jam, padahal petinju sudah selesai melakukan timbang badan.
Saat penimbangan yang tak dihadiri oleh pengawas berat Tapia adalah 58 kg., sedangkan lawannya, Pedro Rincon Miranda, 57,8. Berat yang ideal untuk kelas bulu super. Masalah datang, ketika pengawas dari Texas Athletic Commission datang, mereka meminta timbang ulang. Tapia yang sudah makan setelah timbang badan, memiliki berat 59,87, tapi Rincon Miranda ternyata sudah pergi, dan tidak bisa menimbang badan.
Kontroversi kemudian berkembang, informasi yang simpang siur saling bermunculan, antara pertandingan jalan terus dan dibatalkan. Keputusan pertandingan baru diambil setelah menjelang pertandingan, panitia menggelar jumpa pers di sisi ring, dan mengumumkan pembatalan.
"Tidak ada kesepakatan antara penyelenggara dan para petinju," kilah Dickie Cole, dari Texas Athletic Commssion yang menolak pihaknya disalahkan karena pembatalan ini. "Kami tidak ada hubungannya."
Walau partai utama Tapia vs Rincon batal, partai tambahan tetap digelar, meskipun mendapat cercaan dari penonton yang kecewa.
Sumber: Fightnews.com
Monday, May 5, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment