John “The Beast” Mugabi: Juara Besar yang Bangkit dari Kanvas
Oleh “WBC FRIENDLY HAND FOUNDATION”
John Mugabi yang pernah merengkuh gelar kelas super welter WBC dan pernah berhadapan dengan sang legenda Marvin Hagler dalam pertandingan yang dipadati penonton di Hotel Caesar’s Palace, Las Vegas, kini tinggal di Australia dan saat ini sedang mencoba membangun kembali hidupnya setelah terpuruk di kanvas tinju.
WBC menerima e-mail dari Francis Ssbale dan Katherine, mereka adalah teman-teman Mugabi, memberitahukan kepada kami (WBC) bahwa Mugabi telah kehilangan sabuk juara WBCnya. Presiden WBC Jose Sulaiman segera memerintahkan untuk mengadakan suatu acara untuk menganugerahi Mugabi dengan sabuk juara tersebut, dan kemudian setelah itu baru disadari bahwa John Mugabi telah mengalami suatu masa yang sulit pada kehidupan pribadinya.
Upacara tersebut diadakan di Brisbane, Australia, 1 Juni 2008, dan sabuk WBC tersebut disampaikan oleh Alan Moore, Presiden Persatuan Tinju Nasional Australia.
Keluarga besar WBC bersatu untuk mengupayakan acara manis ini dan mengumpulkan uang untuk membantu John Mugabi membangun kembali hidupnya. Semua dana akan dikelola oleh OPBF untuk membantu John Mugabi memenuhi kebutuhan primernya. Mugabi sudah pindah ke rumah barunya pada tanggal 24 Juni dan selanjutnya kini Mugabi sudah memiliki pekerjaan tetap.
WBC mengucapkan banyak terimakasih kepada daftar berikut ini yang telah memberikan kontribusi yang tak ternilai:
EBU----EUROPEAN BOXING UNION
BBC of C------BRITISH BOXING BOARD OF CONTROL
ABU----AFRICAN BOXING UNION
OPBF----OREINTAL AND PACIFIC BOXING FEDERATION
International Championship Committee
We would also like to thank the OPBF President, Frank Quill, for his exemplary and wonderful effort to support this noble cause.
**************
Catatan
John Mugabi adalah petinju besar Uganda, 4 Maret 1960, dan kini menetap di Brisbane, Australia. Semasa amatir, dia meraih medali perak kejuaraan dunia yunior (amatir) tahun 1976, dan mempersembahkan medali emas perak welter olimpiade Moskow tahun 1980 bagi Uganda. Di final dia dikalahkan oleh Andres Aldama dari Kuba.
Nama Mugabi mencuat di tahun 1986, saat mencoba merebut gelar juara sejati (WBA/WBC/IBF) dari tangan Marvelous Marvin Hagler. Mugabi yang merupakan penantang pertama di tiga badan tinju dunia itu sudah unggul angka hingga ronde 11, saat dia harus menyerah TKO dari sang legenda. Mugabi tampil ke arena dengan rekor mencengangkan, 26 menang, dengan 26 kali kemenangan KO. Itulah kenapa dia dijuluki sebagai The Beast, alias, Binatang Buas. Pertandingan itu dianggap sebagai salah satu pertandingan yang paling berat bagi petinju, karena keduanya harus dirawat di rumahsakit akibat kencing darah sehabis pertandingan.
Upaya John Mugabi untuk menjadi seorang juara dunia tercapai pada tahun 1989, saat dia mengkanvaskan Rene Jacquot di Perancis, dan merebut gelar juara kelas welter yunior WBC. Namun gelar itu tak bertahan lama, karena Mugabi harus menyerah KO ronde 1 dari petinju muda Terry Noris pada tahun 1990. Setelah itu, Mugabi gagal tampil lagi ke permukaan, dan akhirnya pensiun dari dunia tinju pada tahun 1990. Mugabi adalah seorang ‘world traveller’, maka tak heran jika dia kini ‘terdampar’ di Australia. Hidupnya kini sama sekali tak mencerminkan sebagai mantan seorang petinju buas dengan julukan The Beast, karena dia kini seorang guru bagi anak-anak di Brisbane, Australia.
Karir John Mugabi di boxrec.com
Wednesday, July 16, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment