Perselisihan paham mengenai sabuk WBO antara promotor Temuzin Rambing dan pelatih Filipina, Juanito Ablaca, akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan, setelah Ablaca menyampaikan permintaan maaf kepada Temuzin melalui e-mail, menyusul press release dari Temuzin yang menjelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya, karena Ablaca selalu berbicara melalui pers, dan membuat Temuzin meradang. Dalam e-mailnya kepada Temuzin, Ablaca menyatakan paham dengan penjelasan Temuzin melalui press release tersebut, dan menyampaikan permintaan maaf serta tidak akan memperpanjang masalah lagi.
Berita sebelumnya:
- Temuzin Rambing Explains Belt Controversy
- Promotor Temuzin Rambing Meradang
Wednesday, September 17, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment