Kisah Petinju Buta
Pernahkan menyaksikan film Scent of a Woman? Bintang besar Al Pacino beperan sebagai Mayor Frank Slade yang buta namun mahir menyetir, bahkan ngebut di jalan raya. Dalam dunia nyata, ada seorang buta di dunia ini yang lebih hebat dari Mayor Slade dalam film. Dia adalah bashir Ramadhan, seorang petinju buta asal Uganda. Walaupun tidak pernah bertanding secara resmi, karena peraturan melarang seorang buta bertanding tinju, Ramadhan telah menunjukkan bakat besar dalam tinju. Pada tahun lalu dia sempat terjun dalam partai eksibisi dalam rangka penggalangan dana bagi sasananya.
Dia senantiasa hadir dalam latihan di sasana East Coast Boxing Gym di Impala, Uganda. Dia akan berlatih keras sama dengan petinju lainnya: bertinju bayangan memukul sansak, bahkan melakukan sparring. Ramadhan menjelaskan bahwa dia bisa menentukan posisi lawannya dengan indera penciuman dan pendengarannya. Luar biasa.
Dalam kehidupan sehari-hari, dia juga berusaha melakukan aktifitas layaknya orang normal. Dia menolak berjalan dengan njing penuntun atau tongkat. Bahkan dia berjalan biasa saja, tidak meraba-raba, padahal jalan-jalan di Uganda tidak begitu bagus keadaannya, banyaknya lubang dan lumpur di jalan, yang bagi orang normal saja cukup merepotkan. Petinju yang memiliki mimpi membara sebagai seorang juara ini tak akan pernah padam dalam keurangan.
Ramadhan, 37 tahun, mengalami kebutaan total 12 tahun lalu dalam sebuah kecelakaan. Karena kecekatannya dalam mengarungi kehidupan ini, dia juga sering mendengar berita negatif tentang dirinya. "Saya sedih saat mendengar orang berkata bahwa saya berpura-pura buta, agar saya dapat mengumpulkan banyak uang," jelas Ramadhan yang sadar bahwa bisa melihat adalah inti utama dalam olahraga keras yang ditekuninya ini.
Sumber: Reuters
Tuesday, September 30, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment