Tinju pro AS kini boleh berharap banyak pada Demetrius Andrade, petinju usia belia (20) yang lahir pada 26 Februari 1988. Dia hanya berusia beberapa bulan ketika Roy Jones Jr. meraih medali perak di Olimpiade Seoul 1988!
Walaupun gagal total di Olimpiade Beijing 2008, karena dikalahkan petinju Korea Selatan, Kim-jung So, pada babak ke-3, prestasi anak muda kelahiran Rhode Island, AS, ini tidak main-main, karena dia adalah juara dunia kelas welter 2007, di mana di final dia mengalahkan harapan Thailand, Manon Boojumnong dengan RSF ronde 2.
Dalam skala lebih kecil, Andrade (baca: Andraid) juga memiliki prestasi segudang, al. juara nasional amatir AS 2005 dan 2006, juara Golden Gloves 2006 dan 2007, dan medali perak Pan American Games 2007 di Brasil.
Pada 23 Oktober lalu, di Northern Quest Casino, Airway Heights, Washington, Amerika Serikat, Andrade memasuki debut profesional dan turun di kelas menengah. Dia mampu tampil meyakinkan untuk menundukkan Patrick Cape dengan TKO ronde 2 dari rencana 4 ronde. Apakah dia berhasil mengikuti prestasi seniornya, Roy Jones Jr., jawara kelas menengah yang berhasil menapak sebagai juara kelas berat? Kita ikuti saja kiprah Andrade.
Sumber: Boxrec.com
Wednesday, October 29, 2008
Demetrius Andrade, Siap Melangkah lebih Jauh
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
1 comment:
Kita tunggu saja Andrade vs Pavlik atau Abraham.
Post a Comment