Istilah orang Betawi ini tepat ditujukan kepada mantan juara dunia sejati kelas berat, Evander Holyfield, yang dalam usia 46 tahun, masih terus bertinju, dan masih berambisi merebut gelar juara dunia kelas berat.
Holyfield dijadwalkan bertemu dengan raksasa Rusia, Nikolay Valuev, 20 Desember mendatang di Hallenstadion, Zurich, Swiss dalam perebutan gelar juara kelas berat WBA. Jika berhasil memenangi duel, Holyfield akan tercatat dalam tinta emas tinju profesional, mematahkan rekor George Foreman, pada saat itu berusia 45 tahun, menjadi juara dunia WBA/IBF di tahun 1994. Saat itu Foreman menjadi petinju tertua yang meraih gelar juara dunia kelas berat!
Walaupun demikian, tak sedikit yang berpendapat bahwa pertandingan ini diterima Holyfield karena dirinya sedang menghadapi kebangkrutan akibat hidup mewah yang dijalaninya, disamping harus menafkahi anak-anak dari hasil kehidupan kawin-cerainya selama ini.
Wednesday, November 19, 2008
Holyfield: Kagak Ada Matinye!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment