Shane Mosley membuktikan kepada dunia, bahwa dia layak menyandang julukan keramat "Sugar" di depan namanya. Sugar Shane Mosley, dalam usia 37 tahun, terbilang uzur untuk olahraga sekeras tinju, berhasil merebut gelar WBA kelas welter dengan menundukkan juara bertahan Antonio Margarito dari Meksiko dengan TKO di ronde 9.Nampaknya falsafah "Jika ingin menundukkan musuhmu, kamu harus berpikir dan bertindak seperti musuhmu" dipegang benar oleh kubu Mosley yang kini dibidani pelatih Nazzim Richardson. Secara mengejutkan, Mosley yang biasanya tampil taktis bagaikan seorang boxer, kini tampil bak petinju Meksiko yang sangat agresif dan mengumbar pukulan keras sejak ronde 1, dan berpedoman bahwa penyerangan adalah "pertahanan yang terbaik."
Akibat serangan frontal tersebut, Margarito tidak mampu mengembangkan permainan, dan terus didikte oleh Mosley. Namun upaya Margarito untuk melepaskan diri dari tekanan Mosley, justru menjadi daya tarik pertandingan yang berlangsung di Stapples Center, Los Angeles, California, 24 Januari 2009, atau Minggu pagi waktu Indonesia. Pertarungan dibumbui saling baku pukul, namun jelas Mosley sudah di atas angin sejak ronde 1. Pukulan-pukulan keras Mosley berulangkali menghajar wajah dan badan Margarito. Begitu juga Margarito yang berupaya lepas dari tekanan mencoba mengimbangi dengan pukulan-pukulan keras yang bersarang telak beberapa kali di muka Mosley yang kelihatannya tidak terlalu memikirkan pertahanan. Begitu jelas, pukulan-pukulan Mosley jauh lebih cepat dan bervariasi.
Kemenangan Mosley mulai tampak sejak ronde 6, di mana Margarito sudah mulai melemah, namun sebagai petinju bermental juara, Margarito masih mampu bangkit di ronde 7. 30 detik menjelang istirahat ronde 8, Mosley berhasil menyarangkan serangkaian kombinasi yang sangat ganas, sehingga membuat Margarito terjatuh dan mendapat delapan hitungan.
Kubu Margarito sempat berpikir untuk menyerah saat jeda, namun mereka mengurungkan niatnya. Mosley yang sudah di atas angin tak menyia-nyiakan kesempatan ini, dan memborbardir Margarito yang sudah lemah, sehingga wasit senior, Raul Caiz, Sr. menghentikan pertandingan dan memberikan kemenangan TKO bagi Sugar Shane Mosley.
Pertarungan ini disiarkan oleh jaringan HBO dan direlay secara langsung oleh Stasiun Global TV di Indonesia. Menurut LA Times, sebelum pertarungan, terjadi sedikit kericuhan, karena Margarito dicurigai akan berbuat curang, karena melilitkan suatu benda keras di balik perban tangan. Komisi pengawas segera membongkar balutan perban Margarito, dan mengamankan sebongkah benda basah yang disebut sebagai padding atau bantalan buku-buku tangan oleh kubu Margarito. Benda basah itu ditengarai lama kelamaan bisa mengeras.
3 comments:
counter fighter yg ditunjukkan mosley terlihat sempurna.
hal ini disebabkan, margarito cuman bisanya maju terus tanpa bisa menghindar/menangkis counter straight/hook kanan mosley.
Menurut sy, istimewanya mosley pada malam itu adalah Tehnik KUNCIANnya (clinch, sambil mengapit/memegang dua tangan margarito) sangat efektif meredam gaya bertinju margarito.
-DD-
Dalam beberapa kesempatan, Mosley tampak "keliru" melakukan gerakan kaki, sepertinya dia salah kaya orang baru belajar tinju, karena dia seakan-akan kakinya overlapping, kaki kanan tiba-tiba maju ke depan. Lazimnya orang yang baru belajar tinju keliru melakukan gerakan itu.
Tapi Mosley melakukan itu dengan sengaja, untuk membuat bingung Margarito.
Trend gerakan "keliru" seperti ini katanya dikenalkan oleh Floyd Mayweather.
Sudah waktunya juara welter vs Paul Williams. Dengar2nya kok malah mau vs pemenang PacMan-Hatton (masalah money lagi).
AS
Post a Comment