Mantan juara dunia IBF kelas terbang mini membuktikan sesumbarnya selama ini bahwa dia senantiasa latihan keras dan menjaga tubuhnya dalam kondisi prima, walau sudah berusia 37 tahun dan sudah lengser sebagai juara dunia. Dalam sesi timbangan resmi kemarin, Rachman langsung dalam bobot 48,08 kg. (batas:49,1 kg). Demikian juga calon lawannya, petinju muda tuan rumah, Milan Melindo, yang berbobot sama 48,08 kg. Bandingkan dengan mantan juara dunia IBF kelas terbang mini sebelum Rachman, Roberto Leyva, yang turun di kelas bantam, harus berjuang keras menurunkan bobotnya setelah gagal di timbangan kesempatan pertama. Lawannya, Z. Gorres juga gagal dalam kesempatan timbang pertama. Namun setelah memeras keringat selama beberapa menit, keduanya masuk dalam bobot kelas bantam.
Sumber: Philboxing
Saturday, March 14, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
No comments:
Post a Comment