Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Monday, March 2, 2009

Ulasan dari Ronde ke Ronde CJ vs. Juarez

Chris John tampil bagus dengan langkah enteng, gerakan sempurna ke kanan dan ke kiri sepanjang pertandingan. Namun stamina yang terkuras menyebabkan Juarez mampu merebut dua ronde terakhir untuk membukukan hasil seri, walaupun menurut pengamatan saya CJ seharusnya unggul tipis atas Rocky Juarez. Secara keseluruhan, CJ tampil bagus, namun secara prib adi saya menganggap penampilan CJ saat menggulung Juan Manuel Marquez di Tenggarong, tiga tahun lalu, jauh lebih bagus dan lebih taktis, sehingga Marquez harus puas dengan kekalahan angka mutlak. Jab-jab disusul straight kanan CJ saat itu berulangkali datang lebih cepat daripada pukulan Marquez.

Dalam pertandingan melawan Juarez, CJ memang tampil bagus namun masih kurang taktis, sehingga beberapa kali tekanan Juarez mampu merepotkan CJ. Bahkan di dua ronde terakhir, terutama ronde 12, CJ kehabisan stamina, sehingga Juarez mampu memasukkan banyak pukulan bersih dan unggul mutlak di ronde 12. Dalam pertandingan melawan Marquez, lawan sama sekali tidak mampu mendominasi di salah satu rondepun.

Mari kita ikuti jalannya pertandingan dari ronde ke ronde.

Ronde 1: Juarez langsung mencoba menekan, CJ jaga jarak dengan jab-jab. ronde ini draw.

Ronde 2: Juarez semakin agresif, CJ menampilkan permainan ala Muhammad Ali, menari-nari dengan footwork lincah. Juarez terus memburu. Ronde ini tipis untuk Juarez.

Ronde 3: Kali ini CJ bergerak taktis. Pukulan-pukulan lurusnya banyak masuk ke sasaran. Juarez beberapa kali melakukan counter, namun berhasil diblok double cover CJ yang rapat.

Ronde 4: Keadaan masih sama, Juarez agresif, CJ jaga jarak. Namun dua pukulan telak Juarez di pertengahan ronde mampu membuat dian unggul di ronde ini.

Ronde 5: Kembali CJ tampil taktis dengan gaya menari ke kanan dan ke kiri. Pukulan CJ banyak masuk sasaran. Juarez mampu mendaratkan straight kanan telak di tengah ronde, namun CJ lebih banyak mendaratkan pukulan bersih. Pelipis di atas mata kiri Juarez mulai berdarah. Ronde ini untuk CJ. Komentator HBO Bob Sheridan secara khusus memuji penampilan CJ di ronde ini, dia mengatakan CJ memiliki pukulan sangat lengkap: jab, straight, hook, uppercut dan gerakan yang sdangat bagus dan lincah.

Ronde 6: CJ terpancing untuk bertanding dalam jarak yang agak rapat, sehingga Juarez mendapatkan keuntungan. Namun Juarez gagal memanfaatkan situasi ini, karena pukulan-pukulannya mampu diredam pertahanan CJ. Ronde untuk CJ.

Ronde 7: Sama dengan ronde 7, CJ kali ini 'meladeni' pertarungan jarak tanggung. Namun lagi-lagi Juarez gagal memasukkan pukulan-pukulan mautnya. CJ unggul tipis ronde ini.

Ronde 8: Kali ini CJ mengambil jarak terlalu dekat dengan Juarez. Satu pukulan straight kanan Juarez mendarat telak. Ronde ini untuk Juarez.

Ronde 9: CJ tampak mulai lelah untuk terus berlari dan menari guna menjaga jarak. Dia mencoba menjaga jarak, namun Juarez kali ini mampu menempel rapat dan masuk. Juarez paling tidak mendaratkan dua pukulan telak di ronde ini. Sekali di pertengahan, dan sekali di akhir. Ronde ini untuk Juarez.

Ronde 10: CJ mulai mendapatkan stamina untuk menjaga jarak, di samping Juarez mengendurkan serangan agresifnya. CJ unggul tipis pada ronde ini.

Ronde 11: CJ mulai nampak kelelahan lagi, sehingga Juarez mampu menekan CJ. Pertandingan sempat panas di 20 detik terakhir, saat keduanya bertukar pukulan di sudut netral. Ronde ini untuk Juarez.

Ronde 12: CJ sudah sangat lelah, sehingga Juarez mampu mendominasi ronde ini dan memasukkan banyak pukulan. Ronde ini mutlak untuk Juarez.

Kesimpulan akhir saya, Ronde 1 draw; Juarez unggul 5 ronde pada ronde 2, 8, 9, 11, 12. Sedang CJ unggul di 6 ronde pada 3, 4, 5, 6, 7 dan 10. Total skor saya adalah 115-114 (sama dengan skor Bob Sheridan, komentator TV HBO).

Foto-foto karya Paul Wahyudin, fotografer asal Indonesia yang berdomisili di kota Houston, dikirimkan oleh Andy Candra.

3 comments:

Anonymous said...

Pengamatan sy agak berbeda boz,
CJ menang ronde 1-7.
Sisanya dia kendor, banyak smiling, mungkin sudah merasa unggul teknis dari Juarez.
Staminanya mulai menurun mulai ronde 8. Overall (Juarez mukanya bonyok). hehehe...
Cukuplah ya hasil draw, karena maen di kandang lawan.

JMM hebat bgt, ketenangan dan pengalaman, akurasi sempurna. hebatttt... setelah kalah lawan CJ, setiap pertandingan, JMM selalu maen all out.

-DD-

Anonymous said...

gw juga beda.. CJ unggul 1-7,9,10
11 jelas Juarez punya.. 12 gw anggap masih draw.. setiap pukulan juarez selalu bisa dibalas oleh CJ..

rata2 webluar memberi 8-4 utk CJ..
jadi kesimpulannya CJ win UD.. not SD.. apalagi draw..

liat aja punch statnya.. bahkan di ronde 11 yg milik Juarez, CJ lebih banyak mendaratkan pukulan..

Anonymous said...

Ronde-ronde lain saya kira masih bisa berlainan penilaian, karena masing-masing sangat tipis saja.

Tapi kalau ronde 11 & 12 saya kira milik Juarez. Ronde 11 masih tidak terlalu mutlak, karena CJ masih bisa hindari dan counter. Ronde 11 tipis buat Juarez.

Ronde 12 mutlak Juarez. CJ sudah kehabisan stamina untuk bertahan, sementara Juarez mkin menggebu karena mungkin dalam pikiran dia, dia sudah ketinggalan angka

Catatan:
di tiap ronde menang mutlak atau tipis nilainya sama 10-9, kalau tidak ada knockdown. kecuali mutlak banget, tanpa ada knockdown bisa 10-8, tapi sangat jarang terjadi.

Kemenangan mutlak/tipis disini artinya bisa atau tidaknya diperdebatkan.

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.