Juara kelas berat WBC Vitali Klitschko (Ukraina) sekali lagi berhasil membuktikan bahwa dirinya memang layak menjadi salah satu yang terbaik di kelas berat. Dia berhasil menang TKO ronde 10 atas Cristobal Arreola, 26 September (Minggu pagi di Indonesia), di Stapples Center, Los Angeles, California.
Klitschko terus menguasai ring dengan pukulan panjangnya sepanjang 10 ronde pertarungan, kecuali di ronde 4, penamopilan terbaik Arreola dalam pertandingan ini, dimana dia mampu menyarangkan pukulan-pukulan terbaiknya.
Penampilan Arreola tidaklah buruk, bahkan cukup bagus, namun tidak cukup bagus untuk mengimbangi sang master, Vitali Klistscko. Sayang, Arreola tidak memiliki kreativitas untuk menembus pertahanan jarak jauh Klitscko, sesuatu yang dimiliki jawara-jawara kelas berat masa lalu seperti Sony Liston, Joe Frazier, Mike Tyson dan Evander Holyfield. Gaya Arreola terlalu kaku dan terpusat untuk mengandalkan pukulan kerasnya, tanpa mencari cara bagaimana agar pukulan keras tersebut bisa efektif.
Kekalahan Arreola mulai tampak nyata pada ronde 8, saat menerima hujan pukulan Klitschko, yang membuat hidungnya berdarah sehingga para sekondan di sudut Arreola panik dan bingung. Dengan hidung bengkak, Arreola memutuskan maju terus, hingga akhirnya dia terpaksa mundur di istirahat ronde 10, akibat pendarahan hidung dan kemungkinan mengalami patah hidung.
Dengan rekor 38-2, 37 KO, Vitali Klitschko mungkin merupakan petinju bergaya boxer yang paling banyak mengoleksi kemenangan KO dalam karirnya. Luar biasa, Klitschko! Sebaliknya bagi Arreola (Meksiko), dia gagal mengikuti prestasi John Ruiz (Puerto Rico) yang berhasil menjadi petinju berdarah Latin pertama yang menjadi juara dunia kelas berat.
Sunday, September 27, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
3 comments:
Sepertinya Klitschko bersaudara akan pensiun sebagai juara ( seperti Bung Aryo jg hehehe ),jika melihat 10 besar wba,wbc,wbo&ibf mungkin hanya Povetkin & Haye yg bisa memberikan perlawanan tapi nasibnya paling akan seperti Alloera.
Mengapa Klitschko bersaudara tdk tanding satu sama lain, banyak uang yg terkumpul kl itu terjadi
AS
Mereka dilarang saling tanding di ring oleh ibunda mereka. Hal inilah yg membuat persaudaraan mereka tetap terjaga sampai sekarang.
Post a Comment