Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Sunday, September 20, 2009

Mexico's Black September

Juan Manuel Marquez Dipecundangi Floyd Mayweather

Judul provokatif ini sengaja saya pilih, karena show 19 September yang dipersembahkan bagi orang-orang Meksiko, baik asli Meksiko maupun kaum imigran, yang sedianya diperuntukkan untuk perayaan hari Kemerdekaan Meksiko (15 September), justru menjadi 'kuburan' para petinju Meksiko yang rontok pada tiga partai pemuncak show di MGM Grand, Las Vegas tersebut.

Vincente Escobido kalah angka tipis dari petinju Australia Michael Katsidis dalam perebutan gelar interim kelas ringan WBO.

Rocky Juarez, petinju keturunan imigran Meksiko asal Houston, Texas, AS, juga dibuat seolah-olah baru bertinju oleh juara WBA kelas bulu asal Indonesia, Chris John. Juarez hanya 'sedikit' unggul di ronde 9 dan 11 dan unggul mutlak di ronde 12. Selebihnya CJ berhasil meredam agresivitas Juarez dengan pukulan-pukulan panjangnya, dan clinch saat mereka berada pada jarak dekat. Komentator HBO, Bob Sheridan menyebut Chris John adalah petinju yang pandai dan memiliki kecepatan guna meredam Juarez.

Di partai pemuncak, Juan Manuel Marquez juga dibuat tak berdaya dan sama seperti Juarez, dia dibikin seolah baru belajar tinju oleh lawannya, Floyd Mayweather. Marquez bahkan dipaksa mencium kanvas di ronde dua karena sengatan pukulan hook kiri Mayweather. Marquez kalah angka mutlak dalam pertandingan non gelar di kelas welter tersebut. Atas kemenangan ini, bolehlah kita berharap mega fight antara Floyd Mayweather Jr. vs pemenang antara Manny Pacquiao vs. Miguel Cotto bulan November mendatang.

Dengan kekalahan tiga petinju berdarah Meksiko di partai pemuncak tersebut, maka tepatlah kiranya kita sebut sebagai Black Septembernya tinju meksiko.

3 comments:

Anonymous said...

Mayweather menunjukkan keindahan pertahanan dalam tinju .

AS

Jeffrey Pamungkas said...

Jadi mirip-mirip Roy Jones yah gaya Mayweather...

Anonymous said...

Melihat penampilan FMJ kemarin sepertinya Manny akan mendapatkan masalah besar, bahkan melawan Cotto pun peluang Manny msh 50:50

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.