Bermain taktis, efisien, efektif dan tenang hampir sepanjang 12 ronde; kecuali di ronde 12, 30 detik terakhir, Chris kehabisan stamina, dan nyaris rontok 20 detik menjelang bubaran saat hook kiri Juarez menyambar dagu CJ yang sudah kehabisan stamina. Kaki CJ sudah goyah, namun untung dia masih mampu menguasai diri, dan Juarez gagal memanfaatkan peluang tersebut. Pada rematch di Las Vegas, 19/9 ini, CJ tampil lebih baik dan meyakinkan daripada pertandingan pertama. Belajar dari pertandingan pertama, CJ tidak lagi terlalu banyak menari atau melakukan gerakan tak perlu, sehingga dia berhasil membuat mati kutu Juarez yang gagal mendaratkan pukulan terbaiknya.
Jika di pertandingan pertama karena ingin 'menjual' CJ di market Amerika, dia meladeni pertarungan jarak dekat Juarez, kali ini CJ tidak mau berjudi lagi. Pukulan panjang jab-straightnya berhasil menembus pertahanan Juarez, dengan sesekali melontarkan hook - uppercut. Begitu Juarez berhasil mendekat, CJ segera melakukan clinch. CJ hampir unggul di semua ronde kecuali ronde 9, 11 dan 12. Tak ada kontroversi, kali ini semua hakim menyatakan kemenangan mutlak buat CJ: Judge Adalaide Byrd 119-109, judge: Herb Santos 117-111, judge Glen Hamada 114-113. Atas hasil ini, CJ memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 43-0-2, 22 KO, sedang Juarez yang keenam kalinya gagal dalam perebutan gelar juara dunia menjadi 28-5-1, 20 KO.
Sedikit catatan mengenai wasit senior Joe Cortez yang memimpin CJ vs Juarez II, dia adalah wasit yang bertugas tahun 1985 yang menjadi bagian dari sejarah tinju Indonesia, saat dia memimpin partai Ellyas Pical vs. Judo Chun. Di tengah perjuangan dirinya melawan janker prostat yang menyerangnya, Cortez mampu memimpin pertandingan dengan baik. Bravo, Senor Cortez!
Bagi yang tidak sempat menyaksikan CJvs Juarez II secara langsung karena sedang mudik atau ada urusan lain, CJ vs. Juarez II dan partai utama Mayweather Jr. vs. JM. Marquez akan disiarkan nulang oleh RCTI Rabu malam (23/11) pukul 23.00 WIB.
Sunday, September 20, 2009
Selamat Chris John!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
7 comments:
CJ perlu belajar memperaiki stamina (sulit) atau apa yg dilakukan saat stamina habis. Selamat buat kemenangan angka hari ini
AS
Pertarungan yg membosan kan kedua petinju sm2 tdk memiliki killing punch buat meng KO lawan..selamat buat CJ pertahankan terus gelarnya..
VD
Yah, secara tontonan, pertandingan 1 memang lebih seru dan bisa menjual. Pertandingan 2 ini CJ bermain safe, jadi cenderung membosankan. Saya kira kubu CJ sudah hitung-hitungan, pilih memuaskan penonton atau pilih main safe.
Way to go CJ! We need more Indonesians in the States to represent our people. Match-wise..I thought CJ did great and dominated most of the 12 rounds. Seems as though he puts in too much effort during the first few rounds and not playing it safe while saving stamina/power for the last few rounds. Overall I think CJ is a fighter who knows what he's doing. Thanks to his promoter for bringing him to the states, I would love to see more of CJ!
Saya rasa secara teknik , CJ termasuk yang the best di kelas bulu , cuma harus diperbaiki lagi utk stamina nya dan killing punch , karena sayang kemenangan disemua ronde kecuali ronde 12 yang krn staminanya habis ,alah dipecundangi oleh Juarez , Good Luck CJ
More power + Longer stamina= Next Pacquiao on Indonesia :) good luck Chris!
Saya setuju, banyak persamaan antara CJ dengan JC... Dari juara dunia namun kurang diakui dunia, hingga tembus ke Amerika, baru keduanya mendapat pengakuan...
Post a Comment