Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Thursday, October 29, 2009

Cotto Lemah di Pelatih?

Pacquiao memang sempat dikabarka retak dengan sang pelatih, Freddie Roach karena masalah pemilihan tempat latihan. Namun kini hubungan mereka sudah mesra kembali, dan Pacquiao tekun berlatih di bawah asuhan Roach di AS. Kabar kurang sedap mengenai hubungan petinju-pelatih ternyata juga mendera Miguel Cotto. masalahnya juga hampir sama, namun kali ini bumbunya lebih banyak.

Bulan April lalu, Cotto dan sang pelatih, Evangelista Cotto, dilaporkan ribut besar, karena Cotto menolak anjuran Evangelista untuk pindah latihan dari Puerto Rico ke Tampa Bay, Florida. Ribut berlanjut sampai di rumah sang juara. Sang paman dengan kesal melempar sebongkah batu bata ke arah Cotto, namun bisa dihindari, dan menghantam jendela mobil Jaguar milik Miguel Cotto. Cotto langsung memecat sang paman dari jabatan pelatih yang telah disandang selama 18 tahun.

Atas anjuran sang promotor, Bob Arum, Cotto lalu memilih Joe Santiago, mantan asisten pelatih Evangelista Cotto. Namun performa Santiago dinilai sangat mengkhawatirkan. Dia mendapatkan hujan kritik di bukan Juni, saat Cotto bertanding melawan Joshua Clottey. Cotto menderita pendarahan berat di atas alisnya akibat benturan kepala. Namun Evangelista tidak bisa berbuat apapun terhadap luka itu. Pelatih berpengalaman akan meminta wasit untuk memeriksa luka tersebut dan melobi untuk menghentikan pertandingan. Evanglista membiarkan pertandingan berjalan, dan Clottey leluasa menghajar Cotto yang 'buta' sebelah. Untunglah Cotto mampu mengejar ketertingalannya dan memetik kemenangan angka tipis.

Atas kritik tersebut, Santiago berkilah, "tidak ada yang salah dengan strategi tersebut. Strategi kami sudah betul. Memang ada suara-suara yang menyuruh Cotto dilatih oleh pelatih yang lebih terkenal, namun kenyataannya, Cotto cocok dengan saya."

Pelatih tinju kawakan, Emanuel Steward, menyatakan betapa pentingnya arti seorang pelatih, terutama di masa-masa sulit. "bersama seorang pelatih yang telah lama mendampingi karier sang petinju akan merupakan satu manfaat besar," ujar Steward.

Cotto vs. Pacquiao akan dilangsungkan di MGM Grand, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 14 November, atau Minggu pagi waktu Indonesia. Belum ada kabar apakah ada siaran langsung ke Indonesia.

Sumber: Inside Boxing

3 comments:

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Waaah...kabar buruk nih buat Daud Cino Yordan. Cino pegang Cotto, sy pegang Pacquiao. Mau ditambahin taruhannya,Cino? Hehehe

JP said...

Katanya sebelum insiden lempar batu bata itu, Miguel dan Evangelista sempat gebug-gebugan segala di sasana, sampai Cotto pulang, si paman masih penasaran, dan perang berlanjut pakai batu bata.

Anonymous said...

Blh nih ikutan taruhan g pegang pacman mng KO ronde 8.

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.