Judul di atas merupakan sebuah petuah kuno yang mengingatkan kita, bahwa nasib seseorang bisa saja mendadak atau secara perlahan berubah. Yang posisinya tadinya di atas, bisa jadi di bawah, jadi saat kita berada di atas, hendaknya kita senantiasa menghargai orang yang berada di bawah.
Pepatah tersebut berlaku pada kisah petinju Inggris awal tahun 1900'an, Sid Burn dan Ted "Kid" Lewis. Saat itu Burn merupakan petinju Inggris yang terkenal dan banyak penggemarnya, tentu saja hidup mewah dan bergelimang harta. Untuk latihannya, dia mengupah Ted "Kid" Lewis sebagai lawan sparring partnernya. Dalam latihan itu, Burn memperlakukan Lewis begitu buruk, penuh hinaan, caci maki dan tamparan jika ada yang tidak sesuai dengan keinginannya.
Tahun demi tahun berlalu, Lewis tumbuh menjadi petinju hebat, bahkan mampu menjadi juara dunia kelas welter pada masa itu. Sedang Burn yang prestasinya sudah memudar, jatuh bangkrut. Lewis yang ingat masa lalunya yang pahit saat bersama Burn, mengajak Burn berlatih bersamanya, dan dia memberlakukan Sid Burn sama buruknya pada saat Burn memberlakukan dia di masa lalu.
Tentunya kita bersama-sama bisa memetik moral dari kisah nyata ini.
Sumber: My boxing trvia collection
--------
Ted "Kid" Lewis, (1893-1970), kelahiran London, berkarier tinju profesional selama 20 tahun (1909-1929), dengan rekor 235 pertandingan, 193-15-11, 80 KO. Sekitar tahun 1914-1918, Lewis berhasil merengkuh juara dunia kelas welter. Pertandingannya yang paling dikenal adalah saat melawan Jack Britton (AS) hinga 20 kali pertandingan. (boxrec)
Friday, October 16, 2009
Hidup Bagaikan Roda Pedati
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
2 comments:
Tdk bs membayangkan...walau mgkn itu karma utk Burn,tp kasihan kl membayangkannya..apalagi misal itu terjadi dlm lingkungan tinju sy. ini hikmah yg baik utk para ptnju atau siapapun.
Mungkin kehidupan dijaman itu masih sangat keras & brutal,jd hal tsb dianggap wajar2 saja oleh mereka,kalo dizaman sekarang apalagi di INA Insya Allah tidak terjadi.Amin
Post a Comment