oleh Aryo 'El Chivato' Sulkhan/Satrio Sindoromas Boxing Camp
Petinju Jamed Jalarante dari sasana Sindoro Satriamas Semarang mengukir prestasi yang cukup mengagumkan di Jepang, Jamed yang merupakan asuhan mantan petinju nasional Budi Wizon tersebut menghentikan perlawanan petinju tuan rumah Tsukasa Kashiwagi di ronde ke-4 dari 10 ronde yang telah direncanakan. Partai antara Jamed Jalarante vs Tsukasa Kashiwagi yang dilangsungkan tanggal 4 Oktober lalu di Shimizu Marine Building, Shizuoka, Jepang tersebut merupakan partai puncak dari keseluruhan 6 partai yang digelar malam itu.
Namun kesuksesan Jamed tidak dialami oleh Arthur Rohman, rekan se-negaranya dan juga rekan se-sasana dengan Jamed. Arthur Rohman dikalahkan dengan KO di ronde ke-2 oleh Susumu Asanuma. Arthur hanya mampu meladeni 2 ronde dari 8 ronde yang direncanakan.
Matchmaker Willy Lasut yang berangkat ke Jepang bersama kedua petinju tersebut mengabarkan kemenangan Jamed Jalarante kepada pengurus sasana Sindoro Satriamas, Aryo Sulkhan, malam itu juga melalui telepon. Kemenangan Jamed disambut baik oleh manager sasana Dede Soediro,SH dan juga rekan-rekan se-sasana Jamed. Manager menjanjikan akan memberikan bonus khusus Jamed Jalarante dan memberikan support materi yang lebih untuk sasananya.
Jamed Jalarante setelah ini juga direncanakan akan bertanding untuk memperebutkan Juara Nasional kelas Welter 66,6kg yang lowong melawan Marco Tuhumury pada tanggal 24 Oktober di Studio TVRI. Manager sasana Sindoro Satriamas menyatakan bahwa beliau yakin Jamed Jalarante akan sanggup mengalahkan Marco Tuhumury. Walaupun Marco adalah petinju yang terkenal bandel dan tahan pukul, namun dengan percaya diri Jamed menyatakan bahwa dia tidak akan kalah melawan Marco karena persiapannya sangat baik, dan itu ia buktikan dengan kemenangannya di Jepang.
Monday, October 5, 2009
Jamed Jalarante Menang KO di Jepang
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
11 comments:
Bertanding di Aussie & Jepang sebelumnya menjadikan pengalaman yg berharga buat Jamed, biasanya petinju kita selalu menjadi bulan2an jika bertanding eksebisi ke luar negeri.
Nampaknya bung Aryo sangat sibuk sekali ya?, sampai2 jarang kasih komentar2 lagi
wah... jarang2x nih petinju yg dibawa WL menang di Jepang.
Selamat utk pak AS, petinjunya hebat, ga malu2xin.
-DD-
Bukan begitu, "AS" berani nulis kalau petinjunya menang... hehehe...
Utk uk kelas jamed, kayaknya mentok juara asia dah bagus.
kalo dunia sereem bgt.... msh kebayang gimana 'hook terbang' floyd Maywather yg nggerontokin marquez
Apa kbr sahabat tinju indonesia semua? Aryo Sulkhan dtng lg!haha.. Sepertinya ada yg perlu diluruskan nih,terutama comment boss boxing-indonesia,B.Jeff Pamungkas!:p
@Mr.Muscle, iya nih,lama ga comment,soalnya ga ada prtndgn yg pantes diperbincangkan.
Lalu utk yg blng Juara Asia aja udh bagus, ya memang bener,sy ga muluk2 ingin ptnju sy jd juara dunia,buat sy yg pnting tinju indo bs berkembang baik.
Guyon pa'e, ojo ngamuk... :)
Tapi memang betul, kita rindu petinju2 kita diluar CJ dan DCY berjaya di luar sono.
Jamed msaih muda (25) dan ini adalah kemenangan pertamanya di luar negeri, semoga bisa jadi pondasi kesuksesan...
HE'S BACK
Benar Bung Aryo, dengan segala keterbatasan yg ada,melihat tinju indo berkembang secara berlahan adalah target yg sangat relevan.
@B.Jeff : Santai aja,bung..ga ada yg marah kok, sy jg guyon, sesama ptnju gendut kan hrs saling memaklumi, hahaha. Peace,maaaas...
@Mr.Muscle : Bener tuh,Mr..yg pntg tinju indo bs berkembang, kl berharap sasana sy punya juara dunia utk saat ini ga mungkinlah, meski Jamed memang ptnju yg sangat disiplin berlatih, tp sy tdk berharap bnyk, yg pntg di kemudian hari stlh pensiun tinju dia bs sejahtera.
prestasi yang cukup bagus dan selamat buat jamet,,,,memang kita harus ada target juara dunia d kelas tsb walaupun sangat berat sekali d kls tersebut akan tetapi hrs kita dukung oleh semua pihak, krn itu lah tanggung jawab kita semua utk bisa melahirkan kembali juara dunia, setelah CJ siapakah juara dunia dari negeri tercinta ini? Talk less do more....hehehe hrs seperti itu dunia tinju indonesia.
Dulu waktu CJ belum jadi juara dunia, kita ragu, karena kelas bulu pada waktu itu penuh nama-nama sangar: Marquez, Pacquiao, Hamed, Gainer, Morales, Barrera, dll. Toh CJ akhirnya bisa juga. Kini JJ juga harus bisa. Banyak juara dunia yang debutnya diwarnai kekalahan, salah satunya sang legenda kelas ringan Alexis Arguello.
JP
Yup! Setuju! Bersama2 berusaha utk memajukan tinju. Utk KTI,ATI,& KTPI mohon hapuskan ego masing2,kita satukan visi & misi utk mencetak juara2 baru. :)
Post a Comment