Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Tuesday, October 13, 2009

Petinju Thailand Tewas di Jepang

Sakai Jockygym tewas seusai bertanding Kazuyoshi Niki di Fukuoka, Jepang, 12 Oktober lalu. Sakai terjatuh di ronde pertama, namun bangkit dan mampu meneruskan pertandingan hingga ronde terakhir (10), namun dia harus menyerah TKO di ronde terakhir itu. Sakai segera dilarikan ke RS terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

Sumber: boxrec.com

3 comments:

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

inilah momok bagi semua insan tinju, manager, pelatih, pemilik sasana, matchmaker, penggemar, bahkan bagi sang ptnju itu sndiri. Tinju adalah olahraga yg beresiko tinggi, ptnju jngn sekali2 bertndg tanpa persiapan yg maximal. Tp semua itu kembali lg ke rencana Tuhan, dlm suatu musibah tdk ada yg bs disalahkan. Semoga tdk akan terjadi lg ptnju tewas usai brtndg.

Anonymous said...

benar, saya pun respek dng tinju TVRI rata2 lawan yg sudah terlihat sedikit goyah langsung dihentikan oleh wasit,memang ini terlihat merugikan si petinju & penononton tp ini juga demi keselamatan & masa depan si petinju tsb.
mereka bukanlah petinju kelas dunia seperti holyfield dkk yg hidup utk tinju & selalu didampingi oleh banyak tim spt :pelatih fisik,pelatih teknik,dokter2 pribadi,praktisi kebugaran terbaik sehingga saat naik ring kesiapanya setidak2nya sdh mendekati 100%

Jeffrey Pamungkas said...

Biasanya, tekanan penonton tidaklah "semenakutkan" tekanan dari promotor. Wasit biasanya lebih takut pada tekanan promotor, terutama promotor-promotor yang terkenal "galak". promotor itu mungkin takut jika pertandingan dihentikan terlalu cepat sponsor atau penyelenggara kecewa (bukan urusan kecewa penonton di stadion). Jika terlalu cepat dihentikan, wasit akan jadi sasaran kemarahan promotor, dan bisa jadi dia tidak akan dipakai lagi di pertandingan2 ke depan.

Contoh adalah wasit Richard Steele, yang kurang disukai promotor (atau petinju binaan promotor tsb) karena sering dianggap menghentikan pertandingan terlalu cepat.

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.