Petinju Thailand, Ponsawat Kratingdaenggym, berhasil membukukan kemenangan TKO ronde 3 atas juara bertahan Bernard Dunne, di Dublin, Irlandia, 26 Maret, guna merebut gelar kelas super bantam WBA. Tertinggal di dua ronde pendahuluan, Ponsawat, yang berstatus sebagai juara interim, berhasil membalikkan keadaan dengan menjatuhkan Dunne tiga kali, dan pertandingan segera dihentikan wasit untuk kemenangan TKO. Kemenangan ini lebih terasa membanggakan, karena ini adalah penampilan perdana petinju yang kini memiliki rekor bertanding 39-1, 28 KO tersebut di luar tanah airnya, Thailand.
Beberapa petinju Indonesia yang pernah menjadi 'korban' KO Ponsawat al. Sonny Manakane, Julio de la Basez, Irvan Bone, Carlos Lopez dan Jason Butar-butar.
Lihat Ponsawat vs. Dunne di youtube: klik di sini
Thursday, October 1, 2009
Ponsawat Tundukkan Bernard Dunne
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.
2 comments:
Baru merebut gelar dari Ricardo Cordoba awal tahun ini langsung kalah saat ingin mempertahankan gelar utk pertama kalinya,sepertinya Dunne hanya angin lalu aja di dunia tinju.
Hebat juga si Krating petinju kita semuanya diKO, wajar saja jadi juara...
Kekalahan ptnju kita di LN bukan karena ptnju kita yg jelek,namun semata2 karena niat mereka bertanding adlh karena materi,bukan prestasi. Tp itu hal yg wajar,ptnju jg manusia,mungkin mereka berfikir,apabila mereka menang malah ga dpt tawaran tanding lg dr LN. Hehehe.
Post a Comment