Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Monday, February 21, 2011

Duet Garuda Semarang Siap Berkepak di Tokyo


oleh "Prince" Aryo Sulkhan

Kembali 2 petinju nasional kita akan mencoba peruntungan untuk bertanding di negara Jepang. Keduanya sedang berupaya mengejar prestasi setinggi-tingginya di kancah tinju profesional di level Internasional. Jamed Jalarante, 20-10-1(9 KO), dan Rasmanudin, 13-0-2(8 KO), keduanya adalah petinju dari Sasana Sindoro Satriamas Semarang. Jamed dijadwalkan akan bertarung di Tokyo, Jepang, pada 5 Maret 2011 selama 8 ronde melawan Daisuke Nakagawa, 15-2-2(11 KO). Sedangkan Rasmanudin akan bertarung pada 24 April 2011 melawan Rolly "Matsushita" Lunas untuk 10 ronde. Rolly Matsushita, 27-8-1(15 KO), adalah petinju berdarah Filipina namun berdomisili dan berlatih di Kanazawa City, Jepang.

Jamed berupaya untuk mengembalikan pamornya setelah beberapa kali gagal dalam pertarungan-pertarungannya di negara lain, yaitu ketika kalah saat bertarung di Thailand, Australia, dan China. Jamed berjanji, kini dia kembali dan akan berusaha untuk meningkatkan pamornya yang sempat meredup. Jamed kali ini menargetkan kemenangan, seperti saat dia pernah mengejutkan publik tinju Jepang yang terkenal sangat fanatik, Jamed kala itu sanggup menaklukkan Tsukasa Kashiwagi yang merupakan jagoan tuan rumah dengan TKO di ronde ke 4.

Rasmanudin telah dijadwalkan sekaligus untuk 2 pertandingan di Jepang oleh penata tanding Internasional Willy Lasut. Pada pertarungan berikutnya, Rasmanudin dijanjikan akan bertanding untuk perebutan gelar juara OPBF melawan sang penguasa kelas Bantam, Malcolm Tunacao dari Filipina. Rasmanudin sendiri saat ini berada di peringkat 1 OPBF di kelas Bantam, dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas yang belum tentu bisa datang dua kali.

Semoga harapan kedua petinju nasional tersebut untuk meraih prestasi tertinggi di kancah tinju profesional bisa berhasil. Sehingga diharapkan kesuksesan mereka nantinya sanggup meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga tinju yang sekarang ini terasa sangat minim. Juga agar gairah petinju-petinju muda Indonesia semakin tinggi untuk berusaha, berlatih, dan memompa kemampuan diri mereka dengan sebaik-baiknya.
Foto: "Aryo Sulkhan and His Boys" (dari kiri ke kanan: Jamed Jalarante, "Sugar" Ray Raharjo, pelatih Budi Wizon, Frans Yarangga, Aryo Sulkhan, dan salah seorang anggota Sasana Sindoro SatriaMas)

9 comments:

Anonymous said...

Prince Aryo Sulkhan nampaknya masih percaya diri juga membawa JJ ke jepang,judul yg paling pas sepertinya adalah "Showdown Then Knockdown Must Go On" (hehe becanda ya).
Saya tetap dukung & doakan mudah2an petinju kita bisa meraih sukses di jepang sana,khususnya petinjunya si Prince itu...........

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Hahahahah.. Trmksh supportnya,Bung Max.. Membina tinju memang hrs tetap percaya diri & tdk boleh putus asa, meskipun hasilnya lebih sering "knockdown", namun itu bukan masalah, yg penting tinju Indonesia tetap berjalan, jngn sampai punah. ;D

Ngomong2, barusan kemarin hari Minggu Bung Raja Sapta Oktohari berkunjung ke sasana sy, walaupun sekedar berkunjung tapi cukup membuat sy bangga, karena perhatian2 kecil semacam itu bisa memotivasi petinju2 utk lebih meningkatkan prestasi mereka.

(hernand) said...

Daripada banyak pelajar SMA yang hobi tawuran, masih lebih baik disalurkan dgn bertinju.

Selain silat, karate, taekwondo, harusnya di setiap sekolah juga dimunculkan ekskul tinju...

Masih terbayang sekitar th 2002-an ketika semaraknya tinju pro, sampe2 Indosiar juga rutin menyiarkan Gelar Tinju Pelajar.

Sekarang kondisi dunia tinju kita seperti peribahasa, 'mati segan hidup pun tak mau'...

DANNY said...

Hernand : 90% rakyat indonesia itu suka sepakbola, gw pernah bertanya ke sekumpulan anak kecil generasi muda, cita2nya udah gede mau jadi olahragawan apa? kompak mereka menjawab pengen jadi pesepakbola terkenal seperti c. ronaldo, wayne rooney dll, ketika gw tanya mau gak jadi penerus Chris John atau taufik hidayat, mereka pada ketawa semua, bahkan ada yang nanya taufik hidayat itu siapa

susah bro, kita masih punya semboyan kuat dari sepakbola, oleh sepakbola dan untuk sepakbola

DANNY said...

Aryo : rasmanudin tuh berbakat banget bos disamping isack Junior, asah terus habis2an, biarpun killing punchnya kurang tapi akurasi dan speednya bagus, hati2 si Lunas dan Malcolm Tunacao petinju bandel dan berpengalaman di tinju internasional,jangan sampai salah langkah

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Sip,Bung Danny.. Rasmanudin memang benar2 sy persiapkan karena dia memiliki bakat yg bagus & sepertinya prospek ke depannya jg bagus. Kmrn Bung Raja Sapta Oktohari jg meminta Rasmanudin utk pertandingan2 berikutnya akan dijadwalkan menjadi partai tambahan di event2 beliau selanjutnya sembari meningkatkan jam terbang Rasmanudin. Mohon doanya saja,Bung Danny. Semoga apa yg sy lakukan & korbankan demi tinju profesional tdk berakhir sia-sia. ;)

Anonymous said...

KALO GUA LIAT NI SASANA PALING AKTIF YA. BAGUS DEH. SEMOGA BISA JADI SASANA PANUTAN BUAT YANG LAIN. MEMANG PERAN TEAM YANG SOLID SANGAT DIPERLUKAN UNTUK MEMAJUKAN SASANA. ARYO SULKAN ITU SIAPA? DIA PENULIS TINJU ATAU PEMILIK SASANA?

Anonymous said...

YANG SAYA TAHU PRINCE ARYO SULKHAN ITU ADALAH MANTAN GIGOLO.......

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Hahahahah.. Perasaan kok cuma sy ya yg paling bnyk dihujat oleh temen2 member box-indo, salah sy tu jg apa gitu loh??? Kaya Nurdin Halid aja dihujat sana-sini. Mbok ya sekali2 memuji sy napa? Biar sy senang.. Hahahah..

@Bung Anonymous : Sy sekedar pengurus sasana saja, ya sedikit2 kadang menulis tentang tinju, krn memang hanya tentang tinjulah yg sy benar2 mengerti, itupun sy hanya menulis di box-indo, mungkin di tempat lain tulisan sy ga laku. Hahahahah..

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.