Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Friday, February 25, 2011

Perkembangan Terakhir Chris John

Chris John dilaporkan akan memulai sesi latihan sparring dengan kawan satu sasananya yang memiliki ukuran badan lebih besar, yakni William Kickett (Australia, kelas ringan) dan Naoffel ben Rabah (Tunisia, kelas welter) di Sasana Harry's Gym, Perth, Australia. Sedangkan seperti sudah diinformasikan sebelumnya di boxing indonesia, Daud Yordan juga sudah memulai sesi latihan sparring di sasana pribadinya di Kayong, Kalimantan Barat, bersama para petinju Pra-Pon Kalbar (baca).

31 comments:

Anonymous said...

Berapa sih waktu yg ideal buat seorang petinju mempersiapkan diri utk sebuah pertarungan ???.jika saya lihat petinju2 semacam Holyfield & R.Bowe disaat jaya mereka membutuhkan persiapan selama 3 bulan dng didampingi oleh banyak tim ahli,sedangkan partai CJ Vs DY persiapan mereka kurang dari 2 bln apakah itu cukup ???.
Nampaknya Prince Aryo Sulkhan yg bisa menjawab ini secara jelas

Anonymous said...

persiapan seorang petinju memang penting tp sebagai seorang petinju profesional kapanpun harus siap karena seorang sang juara selalu latihan latihan dan latihan. Tiada hari tanpa latihan

JP said...

kalau "Prince" Aryo hari ini latihan, besok tanding pun siap!

Anonymous said...

kis boxing camp, hehehehe benar benar benar tu bung, saya yakin CJ kalah KO ronde 5 karena CJ ngk mungkin berani jual beli pukulan dengan DY , CJ seorang boxer bukan fighter, CJ hanya ingin main aman. sekarang lah saatnya DY buktikan bahwa fighter sejati. Betul kan....

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Ptnju profesional hrs siap bertarung kapanpun, tiap hari kerja mereka adlh latihan, latihan, & latihan. Bulan ini fight, bulan depan fight lg bagi sy tdk masalah, asal si ptnju benar2 mempersiapkan diri. Ptnju2 sy ini ibarat bintang sinetron, jadwalnya kejar tayang, setelah bertanding sy beri waktu 3-4 hari istirahat lalu kemudian persiapan lg di sasana mempertahankan berat badan & menjaga stamina, tetap persiapan entah sdh ada jadwal maupun belum, jd sewaktu2 ada jadwal mendadak, si ptnju sdh tdk terlalu berat mempersiapkan diri. Sy kira ptnju sekelas CJ & DY adlh ptnju yg sdh faham betul dgn hal2 tsb, mereka tdk akan asal2an dlm hal persiapan. ;)

KelBrok said...

Semoga CJ membaca saran saya:
Porsi latihan yg perlu ditambah ialah jurus klasik "jab kiri+straight kanan"

Seandainya timingnya tepat, saya yakin straight kanannya CJ mampu membuat DY jatuh terduduk, mirip ketika pukulan lurusnya C.Caballero menjatuhkan DY...

Bravo The Dragon !!

Anonymous said...

CJ tidak punya jurus yang ampuh untuk menjatuhkan DY, CJ skr lagi persiapan fisik di negeri kanguru, jab kiri, straight kanan, upper cat, hook tidak ada power alias memukul angin, apalagi double cavernya, CJ hanya main aman aja, kita liat aja waktu lawan rocky juarez, juan manuel marquez, kalo sekarang saatnya yang lebih muda untuk memimpin ayo DY, kalo waktu lawan C.Caballero itu bukan kena pukul tp DY menabrak tangan CC. DY adalah petinju muda yang tak kenal putus asa, pantang menyerah, gigih, peduli dengan sesama, semua pukulan bertenaga. CJ yakin terkapar diatas ring pake tandu. Kita buktikan siapa yang terbaik di Indonesia, DY adalah juara dari Rimba yang berlatih di Kayong Utara (KalBar) dengan dilatih asli orang pribumi, CJ berlatih di negeri kanguru dengan craigt. PEACE

Toba said...

Atas gw. yakin banget CJ terkapar diatas ring. Gw sih gak mina mana krna baik CJ n DY adalah kebanggaan bersama. Tapi apa boleh buat krna mereka setuju untuk bertarung, sebagai penggemar tinju kita harus memprediksi siapa yang menang dan saya memprediksi CJ akan menang angka.

Soal dilatih pribumi or bule itu gak acuan, tergantung pelatihnya siapa dan yang dilatih juga.

Anonymous said...

Bung toba.....peace, itu prediksi gw , CJ ngk mungkin berani jual beli pukulan n main rapat sama DY, kalo CJ berani pasti dia lewat di bawah 5 ronde. Bravo sang juara rimba DY

wong said...

Emang benar, CJ mungkin ga akan jual beli pukulan dengan DY, tapi bukan berarti ga berani..Tinju itu bukan masalah berani tidaknya jual beli pukulan, tapi bagaimana memenangkan pertarungan, baik dengan KO maupun angka..Buat apa membanggakan pukulan yang keras dan berani adu pukul, tapi akhirnya kalah..Cj sudah membuktikan dirinya sebagai juara dunia yang mengalahkan banyak lawan tangguh, dan setiap petinju kelas bulu,bulu junior, bahkan bantam memperhitungkannya sebagai lawan yang harus dikalahkan untuk mendapatkan pengakuan..

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Setuju dgn Bung Wong, bukan asal jual beli pukulan. Meski sy menjagokan DY, namun tetap hrs hati2 jg, semua pasti tau Muhammad Ali vs George Foreman, lalu Mike Tyson vs Evander Holyfield, semuanya punya pukulan keras namun semuanya jg kalah dlm hal strategi. Tp DY bukan ptnju bodoh, dia tdk akan terpancing dgn strategi CJ, meski keduanya berpeluang, namun menurut sy DY yg akan memenangkan pertarungan ini. :)

strezz boy said...

sy dukung DY sm sprti Bung AS. Tp sy jg respek dgn CJ.

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Wah, Stress Boy ga punya pendirian nih.. Hahahah

Mbak sandra dewi said...

jam terbang sangat menentukan....yang berpengalaman yang lebih berpeluang menang ^^

(hernand) said...

Yang lebih cerdas & cerdik dalam menerapkan taktik bertinju yang berpeluang menang... Berarti condong ke CJ ;-)

wong said...

Saya dukung kedua2nya..tapi prediksi saya yang menang adalah CJ

brother Y said...

Kalo saya lebih ke yang lebih muda karena sekarang saatnya DY ada di atas memimpin boxing Indonesia, pengalaman perlu tp diatas ring nanti kita liat nanti, BRAVO THE JUNGGLE OFF CAMPIONS, DY petinju berbakat sejak keci bergaya fighter sejati

brother Y said...

Kalo saya lebih ke yang lebih muda karena sekarang saatnya DY ada di atas memimpin boxing Indonesia, pengalaman perlu tp diatas ring nanti kita liat nanti, BRAVO THE JUNGGLE OFF CAMPIONS, DY petinju berbakat sejak keci bergaya fighter sejati

Hendrasz said...

Aku juga lebih mendukug DY,
Palingan ntar CJ bakal hit n run trus akhirnya habis gas di late round sebelum akhirnya terkapar kena bogemnya DY.

Anonymous said...

paling keduanya peluk2an teletubies..

miyabi said...

DY dan CJ bertarung sengit dari ronde 1- 12...hasilnya draw..keduanya berpelukan dan saling memuji..lalu berbaikan kembali..

Borneo said...

Memang kita salut dengan dunia tinju biar berdarah darah kena pukul selasai ronde mereka saling berpelukan, jarang olah raga yang seperti itu, satria diatas dan diluar ring, semua rakyat indonesia wajib meniru seperti itu jangan sampe satu darh satu bangsa saling berkelahi yang bisa memecah belah bangsa kita. Sekaarng lah saatnya yang lebih muda untuk memimpin , ayo DY dan Yordan team tunjukkan kesemua warga Indonesia bahwa kamu bisa biar pentinju2 muda yang lain bisa bangkit dan maju

john said...

Semoga CJ sadar akan kelemahannya, gak akan jual beli dengan DY. Kalau CJ dari awal main sbg counter boxer murni. CJ akan tampil dengan performance terbaiknya dan akan memenangkan pertandingan tsb. Itu sudah dibuktikan dengan melawan Rocky Juares,JMM dll.

CJ pasti belajar dari pengalaman almm. Alfarizi yang punya pukulan sangat keras

Anonymous said...

Nah ngomong2x pengalaman CJ lwn alfa, itu salah satu moment penting dalam karir cj sbg petinju, mental juara, ulet, konsisten, kesabaran. DY patut mencontoh itu. Tp, dgn gaya manajemen yg dimiliki DY saat ini, sulit utk mencapainya. Orang pintar pasti pilih CJ. Hehehe....-DD-

KelBrok said...

Eh...saat ini sekarang ada Live Boxing di TvOne. Asyik..
Lumayan seru WBA Kelas Ringan Antara Miguel Acosta vs Brandon Rios...
Thank's TvOne

Aryo Sulkhan - Sindoro Satriamas Gym said...

Ngomong2, hasil polling-nya kok mengerikan ya.. Bakalan makin seru nih.. ;D

wong said...

Tampaknya penggemar tinju emang lebih banyak yang menyukai fighter dibanding boxer..Orang lebih senang melihat duel2 adu pukul yang berakhir dengan KO dibandingkan duel boxer yang lebih menonjolkan teknik dan pertahanan..Tapi menurut saya yang paling menarik adalah duel fighter melawan boxer..yaitu DY melawan CJ...Kalo CJ mampu bertahan, hasilnya bakal kurang lebih seperti waktu CJ melawan Juarez..Namun apabila DY tampil seperti Giovanni Segura melawan Ivan Calderon, maka DY yang akan menang, dengan KO ataupun TKO

BOXING Camp said...

Memang benar wong said petinju yang bergaya tinju fighter lebih seru dibandingkan boxer, kiblat tinju dunia yaitu USA banyak yang senang bergaya fighter daripada boxer seperti DY pentinju berbakat kita,amir kan, oscar de la hoya, paquiao,juan manuel marquez, andre berto, nonite donaire, juanma, gamboa, miquel cotto, mereka semua bergaya fighter bahkan kita sudah mempunyainya yaitu DY,Seperti tahun 2010 juara dunia WBO kelas bulu bertahan steven luevano bergaya boxer vs lawannya Juan manuel lopez bergaya fighter dan akhirnya juan manuel lopez yang memenangkannya dengan TKO. DY yakin bisa memenangkan pertandingan ini dengan TKO

DANNY said...

gaya CJ seperti gaya Miguel Acosta yang kemarin bertarung dengan brandon Rios, tetapi Acosta memiliki kelebihan killing punch terutama hook dan uppercut kanannya, sayang Acosta kurang stamina padahal di ronde 3 dan 4 dia unggul dan sempat menggoyahkan Rios, DY harus mencontoh Rios yang penuh determinasi melakukan tekanan2 tiada henti dan tidak ragu2 melancarkan pukulan walau kurang akurat, Acosta sangat kewalahan sekali menghadapi tekanan pukulan Rios dari segala arah

JP said...

Vox populi vox non Dei ...
Suara rakyat bukan suara Tuhan...

Pembuktiannya: 17 April nanti.

wong said...

Selalu menarik menyaksikan rivalitas boxer dan fighter... Fighter rata2 memiliki pukulan yang kuat , akan tetapi kakinya kurang lincah..sedangkan boxer rata2 memiliki teknik yang baik dan footwork yang lincah, akan tetapi banyak fighter yang pukulannya tidak terlalu keras..DY akan berperan sebagai fighter dan CJ akan bertarung sebagai boxer..bakal seru..Saya akan medukung kedua-duanya, yang menang ataupun yang kalah, layak untuk tampil di level internasional. Harusnya pemerintah memberikan perhatian lebih untuk mereka, yang sudah banyak membawa nama Indonesia di level internasional...bayangkan ratusan milyar buat PSSI atau bahkan mungkin trilyunan gak menghasilkan prestasi apa2..Sedangkan milyaran rupiah saja sudah mampu mencetak ChrisJohn sebagai juara dunia tak terkalahkan.. Coba sebagian dana PSSI, yang digunakan untuk merekrut pemain asing digunakan buat DY dan bibit2 muda lainnya berlatih di Amerika, dan untuk penyelenggaraan sabuk emas atau gelar tinju pro di Indonesia, sekali-kali pentaskan juanma lopez, nonito donaire, atau pacquiao di Jakarta.. Yakin deh, tinju kita akan maju pesat..

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.