Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Monday, June 6, 2011

Chavez jr. Menang Angka, Tapi Tidak mengesankan

Meski menang angka dan meraih gelar kelas menengah WBC, 4 Juni di Staples Center, Los Angeles, California, Julio Cesar Chavez Jr. tampil tidak terlalu mengesankan. Dia tampaknya sengaja "dibentuk" untuk mengikuti gaya bertinju sang ayah yang merupakan petinju slugger murni. Dalam banyak kali kesempatan, Junior membiarkan bagian wajahnya dipukuli oleh Sebastian Zbik yang juga tidak istimewa untuk ukuran pro di Amerika. Zbik tampaknya sudah menduga bahwa Junior akan melakukan tukar menukar pukulan, maka dia menyiapkan double cover yang lumayan solid sebagai bekal untuk tukar menukar pukulan dengan Junior. Di 4 ronde terakhir, Junior menggempur bagian body Zbik, yang tampaknya memang titik lemah petin ju Jerman tersebut, namun Junior gagal "menghabisi" Zbik, dan pertandingan berakhir dengan kemenangan angka mayoritas (majority decision) bagi sang putra legenda.

Praktisi tinju asal Semarang, "Prince" Aryo Sulkhan, berpendapat bahwa sentuhan pelatih terkenal Freddie Roach tidak tampak dalam penampilan Junior. "Tampak Chavez Junior lebih dekt kepada orang-orang di sekelilingnya, karena begitu dinyatakan menang, dia justru mendekat kepada orang-orang di sekelilingnya, termasuk ayahnya, dan Roach justru yang terakhir disalami," papar Aryo. "Pendapat saya, Roach mungkin mendapat tekanan entah dari promotor atau ayah Junior, agar Junior bisa dicetak sebagai fotokopi sang ayah. Namun harus diakui, Chavez Junior memang petinju bernyali tinggi dan tidak takut bertukar pukulan."

4 comments:

Anonymous said...

nouldy manakane menang tko semalam

Anonymous said...

menurut saya freddie roach lebih baik melatih vic darchinyan dsn peter quillin saja saya tak melihat chavez jr ini serius berkarier di profesional

Anonymous said...

Mgkn bagi temen2 di box-indo tdk mengesankan, tp tdk bagi sy. Menurut sy JC,Jr malam itu tampil jauh lbh baik dr biasanya. Dia sedikit menggunakan teknik, tdk asal menyeruduk seperti pertarungan2 sebelumnya. Memang bila dibandingkan dgn jagoan2 di kelas tsb JC,Jr blm ada apa2nya, namun di usia yg relatif muda tsb dia memiliki bakat terpendam yg tdk dimiliki ptnju lain seusianya. Mental baja! Sy sangat kagum dgn kekuatan mentalnya yg sungguh hebat. Skrg yg sy takutkan hanyalah, masa depannya yg mengkhawatirkan, benturan keras di kepala sejak usia muda ini sepertinya akan membahayakan dirinya suatu saat nanti.. :(

-Aryo Sulkhan-

Anonymous said...

sy setuju dgn om AS, keunggulan jr hanya di mental. Stamina berimbang, teknis bertinju mnrt sy masih dibawah.
Luar biasa, dia mengandalkan sudut pukulan dan kepala selalu merapat ke dada lawan, dan tahan pukul.

-DD-

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.