Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Thursday, November 24, 2011

Angky Jetlag, Tapi OK

Penata tanding Pino Bahari sampaikan informasi bahwa Angky Angkotta secara keseluruhan kondisinya OK, hanya masih alami sedikit jetlag dan kini sedang dalam taraf penyesuaian.Rombongan Angky terdiri dari 5 orang, selain Pino dan Angky, masih ada Vicky van Room (pelatih),Frangky Tuhumury dan Gabriela Tuhumury sebagai manager dan owner manager.

11 comments:

KelBrok said...

Semoga Angkotta terinspirasi dgn duel T.Nishioka-Jhonny.G di Meksiko 2 th yg lalu...

dukun banyuwangi said...

I hope Angky will defeat Arce.
Insya Allah...

Anonymous said...

Seharusnya Angky tampil lebih baik pd pertarungan kedua ini. Saat pertarungan pertama terlihat Angky tdk begitu serius & lebih banyak bertahan. Kali ini Angky harus tampil all-out, sy yakin bila Angky melakukan persiapan dgn baik & cukup, Angky akan sanggup merepotkan Arce. Sukses utk Angky Angkotta.


Aryo Sulkhan

Anonymous said...

Tampil lepas tiada beban, nothing to lose


Danny Boy

Jeffrey Pamungkas said...

Kalau penjelasan Vicky van Room (pelatih Angky), pertandingan pertama itu mmg sesuai skenario pelatih. Dia bertahan, redam pukulan Arce, tunggu dia capek, baru gebug arce.

Arce mmg sudah kelihatan habis stamina, tapi pelatihnya perintahkan arce butting. Akhirnya terjadilah itu, dan pasti Angky kalah angka, karena cuma bertahan.

Strategi pertandingan kedua, Angky akan main konterbokser - tidak lagi bertahan total, dan tidak lagi pakai gaya kidal.

Jeffrey Pamungkas said...

Kalau penjelasan Vicky van Room (pelatih Angky), pertandingan pertama itu mmg sesuai skenario pelatih. Dia bertahan, redam pukulan Arce, tunggu dia capek, baru gebug arce.

Arce mmg sudah kelihatan habis stamina, tapi pelatihnya perintahkan arce butting. Akhirnya terjadilah itu, dan pasti Angky kalah angka, karena cuma bertahan.

Strategi pertandingan kedua, Angky akan main konterbokser - tidak lagi bertahan total, dan tidak lagi pakai gaya kidal.

predi roch said...

hmmmmmm lagi lagi lagi lagi.

Sangat disayangkan mau perebutan gelar dunia lawan Jorge Arce yang juara dunia 3 divisi waktunya mepet. Jetlag itu paling tidak butuh minimal 3 hari untuk pemulihan bagi orang kantoran. Lha ini untuk petinju memperebutkan gelar juara tinju dunia???

Sepertinya kejadian Daud terulang lagi... ga tau deh, mungkin ada alasan lain buat om pino... hmmmm.. tape deeeeeeee

Fauzan said...

Iya.. kenapa penata tanding, manajer indonesia tidak bisa mempersiapkan petinjunya lebih baik, spt latihan min 1-2 minggu di t4 lawan. Kalo sperti ini petinju kita bakal sering dianggap bum. Apakah karena uang, perkecil tim ?
Mudah2an Angky mampu membuktikan bahwa bukan sekedar batu pijakan buat J.arce mendapatkan gelar ke 5 nya.

Hendrasz said...

Agak mepet datangnya, apakah lagi2 terkendala visa kayak Daud waktu lawan Caballero?

LITI said...

kalau komen mbok ya pahami dulu msalahnya, jangan asal "njeplak".

Rata-rata promotor memang cuma kasih +/- seminggu sebelum hari H ditambah sehari stlh pertandingan. Angky ini saya kira sdh lebih dari seminggu sudah sampai Meksiko.

Kalau mau nambah hari ya bisa saja, asal dari kocek petinju sendiri. Tinggal petinjunya mau nggak? Kaya kasus CJ tanding di Amerika, dia tombok banyak, karena dis stay di sana +/- sebulan, sewa rumah, sewa sasana, makan, dll. Apakah bayarannya cucuk dengan semua itu?

---

kalau kasus Daud (mepet visanya), yah mmg itu kendala di negara kita kalau bikin visa amrik susah banget... jangan salahkan management dong. Bikin visa amaerika, perlu kopi kontrak, sedang kontrak baru ada sekitar 3 bulan sblm tanding. 3 bulan masih kurang buat urus visa, namanya Force Majeur.

Sekali lagi, jangan asal njeplak.

predi roch said...

Bang LITI yg mewakili manajemen thanks utk klarifikasinya, nih judul Angky Jetlag, tapi Ok dimuat hari Thursday, November 24, 2011. Angky tanding minggu pagi waktu indonesia jadi rasanya memang wktu pemulihan Angky kurang memadai. Ini terlihat ketika Angky ga pnya tenaga melepaskan pelukan teletabis arce. Jadi gak asal njeplak juga yg komen disini kalo infonya gak ap tu det.

Mungkin ada baiknya pemerintah yg korup ini apalagi bisa bikin pesta merid bak kerajaan, kasih perhatian buat atlit2 kita yang bertanding utk nama bangsa dan negara dinegeri orang. Jadi ada dana bantuan dari pemerintah, sea games aja yg cuma asal dapat emas krna peserta 4 orng n ga ngefek ditingkat asia, bisa dapat bonus ratusan juta. Kalau angky dimodalin 100 juta, bisalah 2 minggu nginep dan makan yg memadai sblm tanding.

ada baiknya kalau petinju mau tanding diluar, kita kirim petisi n kalo dicuekin didemo menegpora supaya ngeluarin biaya tambahan minimal cepek juta.

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.