Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Tuesday, November 22, 2011

Sea Games: Alex Tatontos & Julio Bria Rebut Emas

Andalan Indonesia di cabor tinju, Alex Tatontos berhasil meraih medali emas kelas menengah (75 kg.) setelah menundukkan Mohd. Farkan Haron (Malaysia) 25-16 di Campus Boxing Arena, Palembang, Senin (21/11). Menurut kantor berita Bernama (Malaysia), kubu Malaysia mempertanyakan penilaian para hakim. "Saya dapat menerima kekalahan, tapi bagi saya kekalahan ini terasa tidak adil. Ronde pertama, lawan (Tatontos) unggul tujuh angka dari saya, padahal ronde itu berjalan seimbang dan sama-sama mendaratkan pukulan," ujar Haron kepada pers Malaysia. Menurut penilaian para hakim dengan sistem komputer, ronde pertama Tatontos unggul 11-4, ronde kedua Haron unggul 8-7, dan ronde 3 Tatontos unggul 7-4. Medali perunggu di kelas ini direbut oleh Manus Boonjumnong (Thailand) dan Chuan Sok Len (Kamboja). Sekedar informasi, Manus Boonjumnong (31) adalah peraih emas Olimpiade 2004 dan perak 2008. pada Sea Games XXVI ini dia ditundukkan oleh andalan Malaysia, Mohd. Farkan Haron di semifinal.

Di kelas terbang (52 kg.), Julio Bria (Indonesia) menyusul Tatontos guna memetik medali emas setelah menundukkan Chatchai Butdee (Thailand) juga dengan angka. Medali perunggu direbut oleh Rey Saludar (Filipina) dan Htet Aung (Myanmar).

Sumber: Bernama & Sea Games

3 comments:

Anonymous said...

Selamat utk Julio Bria dan Alex Tatontos.

Pembuktian seorang petinju adlh saat mereka "berani" terjun ke profesional. Sebut saja Sonny Rambing, Arthur Rambing, Chrisjohn, Rahman Kili Kili, Daud Cino Yordan, mereka adlh petinju berprestasi di amatir namun dgn gagah berani terjun ke tinju pro dan menuai kesuksesan. Mereka terjun ke tinju pro dlm usia yg memenuhi syarat, tidak seperti La Paene Massara yg terjun ke pro saat dia "tidak" laku lagi di amatir. Terlambat, usianya sudah terlalu tua, tidak dalam usia emas lagi. Ivan Calderon yg pernah dikalahkan oleh La Paene Massara di Olimpiade (kalau tidak salah), bahkan sudah malang melintang dan sukses di tinju pro. La Paene yg sukses mengalahkan Ivan Calderon saat amatir malah tidak berprestasi di tinju pro.


Aryo Sulkhan

Jeffrey Pamungkas said...

Ada banyak petinju amatir berprestasi yang tidak mau terjun ke pro dengan bermacam alasan. Contohnya ya peraih m edali emas Olimpiade Manus Boonjjumnong ini yang tetap menekuni amatir. Peraih emas pertama Thai Somluck Kamsing juga terus menekuni amatir sampai pensiun.

Petinju2 Indonesia juga banyak, terutama petinju amatir jaman baheula. Dari Syamsul Anwar, Herry Maitimu, Charles Yerisetow, Benny Maniani (bapaknya pesepakbola Okto Maniani), Adi Swandana, Yulianus Bunga, dan masih banyak lagi.

Anonymous said...

Asikkk..diluar negeri udah mulai hangat wacana CJ vs Billy Dib..Uda mulai perang komentar dan perang urat saraf antar manager dan penata tanding keduanya.. Warming up tampaknya uda mulai..

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.