Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Wednesday, March 7, 2012

CJ vs Shoji Kimura, DY vs Lorenzo Vilanueva



Kami baru saja memperoleh kiriman foto konperensi pers yang diadakan di Singapura hari ini.

1. Kejuaraan WBA Super kelas bulu:
Chris John vs Shoji Kimura

2. Kejuaraan IBO kelas bulu:
Daud Cino Yordan vs Lorenzo Vilanueva

Khusus Vilanueva, rekornya cukup "mentereng", 22-0 (21 KO) dan sekali no contest. Dari rekor KO nya, jelas bahwa Vilanueva adalah raja KO, dan Daud harus cukup mewaspadai petinju Filipina ini, walau ini adalah pengalaman pertama petinju 26 tahun ini keluar kandang.

Pertandingan akan diadakan di Marina Bay Sands, Singapura, 5 Mei 2012, dipromotori oleh Raja Sapta Oktohari dengan Mahkota Promotions nya.


Foto: Mahkota Promotions

Translate this article using Babelfish Yahoo Translator

38 comments:

Bondan-Chietut said...

Di boxingscene ada artikel soal Villenueva yang bakal dilatih Freddie Roach. berikut linknya http://www.boxingscene.com/roach-train-filipino-prospect-lorenzo-villanueva--42457. Sepertinya DY harus hati-hati, sepertinya Villenueva bakalan jadi icon Filipina yang baru.

Ini kans yang bagus buat DY untuk kembali dilirik jagad tinju luar jika bisa mengalahkan Villenueva, apalagi dengan KO/TKO. DY, yakin bisa !!

Anonymous said...

DY juga mempunyai rekor yg syarat akan KO di atas ring, kali ini pertandingan akan seru, tapi sy yakin, DY lebih unggul dari pada villenueva,mohon doa buat dari teman2 buat Daud yordan, semoga dia bisa merebut gelar juara IBO...thaks buat Bung Jeffrey pamungkas yg selalu update dalam memberikan info... (TJ)

wong said...

wow, partai keras..Mudah2an kedua petinju kita menang.. Villeneuva punya rekor yang hebat, tapi DY juga makin berkembang. Mudah2an dengan belajar dari pengalamannya menghadapi dua juara dunia, DY akan mampu mengatasi villaneuva. Apalagi skr DY berlatih dengan CJ, keduanya bisa saling memberi masukan.

Mbak Sandra Dewi said...

Seruuu DY vs Lorenzo vilanueva

Fauzan said...

Mantaaap DY. Hijau tp mantaap.

Aryo Sulkhan said...

Ini pertarungan keras! Bukan CJ vs Kimura, itu menurut sy cuma sekedar "partai tambahan" saja. Yg sy maksud keras adlh pertarungan Daud Cino Yordan vs Lorenzo Villanueva. Ini benar2 akan menarik utk disaksikan & pertarungan akan sangat menjual. Bakal terjadi partai yg sarat jual beli pukulan, mengingat rekor Lorenzo yg bisa dikatakan sangat mengerikan. Partai seperti inilah yg ditunggu2 oleh fans tinju Indonesia bahkan fans tinju dunia. Jangan menganggap remeh rekor fantastis dr Lorenzo, karena Filipina sendiri memang sedang naik daun, ptnju2 disana sdh seperti artis sinetron yg sangat di elu2kan masyarakat, jd tdk mungkin mereka akan tampil semaunya sendiri, karena mereka telah menjadikan olahraga tinju sebagai tumpuan hidup masyarakat Filipina saat ini. Sukses selalu utk Daud Cino Yordan!

Herman said...

Setuju bung as. Omong punya omong koq baru kelihatan lagi bung? Kemana aja?

Fauzan said...

Iya betul bung AS, philipina sedang naik daun, minggu ini ada lagi petinju Philipina yg berhasil, ia bahkan menumbangkan legenda thailand... Walaupun Villenueva belum terkenal tp sangat pas buat DY. Mudah2an tidak terjadi benturan kepala.

Anonymous said...

he..3 bos aryo seperti nya sudah master yah di dunia tinju profeaional(apa cuma sok tahu he..3)hidup pertinjuan indonesia,hidup sindoro boxing campppp...

Pacroid said...

tinju sekarang kebanyakan sdh kayak main sinetron, didalangi oleh promotor seperti model bob arum. Bukannya mendoain dia cepat mati. Tapi selama orang tua ini masih hidup, sulit untuk mendapatkan tontonan the best v the best. Model bob ini yg kemudian banyak dicontoh oleh promotor2 lokal sprti team CJ.


Gamboa v Rios sepertinya batal, jadi cuma cari promosi gratisan kayak promo CJ v billy dib yg sebenar gak akan terjadi.

Hendrasz said...

Setuju ma bung Aryo,
Ini kayaknya undercard yang lebih menarik dibanding main fightnya.
Ntar bisa" abis selesai pertandingan DY, langsung ganti channel wkokowko.

wong said...

Bravo CJ. Aku berjanji akan selalu mendukungmu dalam setiap pertandinganmu, karena aku memang penggemar fanatik yang tidak akan terpengaruh omongan orang sana sini. Jangan down ketika orang tidak mendukungmu, jangan pula takabur ketika orang menyanjungmu. Dalam pandanganku, engkau tetap sang juara.

john_alvins said...

di blog ini bnyk amat yg ga suka CJ yaa..
ini blog khusus buat DY kali ya.. :D
ayo DY semangat kamu pasti mempertahan gelar juara dunia WBA mu.. ups.. salah.. :p

Pacroid said...

Kita semua dukung CJ bahkan sangking fanatiknya ga rela sekelas CJ milih lawan yang tidak memiliki nama besar.

Sebagai superchamp, WBA Boxer of the Decade, Special Award for Champion with The Longest Reign, petinju yg pernah mengalahkan Marquez, pernah No.1 kelas bulu Ring Magazine, No.1 versi Boxrec, 10 besar P4P, msk 20 besar ptnju terbaik dunia pilihan panel pngmt tinju dunia, msk poling situs boxing terkenal untuk boxers kelas bulu yg pernah ada bersama2 pacquiao, marquez, naseem, barrera, morales. bla bla bla bla...

dalam tahun-tahun kesini malah MENANTANG petinju2 yang tdk selevel. Semua hnya karena kebebasan memilih yg diberikan WBA kepada superchamp.

Pertanyaannya? SAMPAI KAPAN???

Apa mungkin WBA akan membiarkan terus tanding pilih?

Kapan lawan Caballero (regular juara)? Garcia (mandatory)? Nunggu kratingdaenggym dulu mandatorynya?

Soal penurunan prestasi, indikasinya Boxrec yg sangat teliti dan diakui dalam memberikan pemeringkatan. Caballero yg notabene hnya juara regular justru peringkatnya 4 urut diatas superchamp. lho kokkk?

kalo cuma ngemeng dukung CJ, dukung CJ. SEMUA JUGA DUKUNG CJ.. Cuma jangan suruh kita dukung dia lawan petinju yg ga level sama dia dong alias SUDAH KETAUAN MILIH2 LAWAN. Nanti kalau dia mau lawan Sule juga harus kita dukung? Saya jelas tidak mendukung CJ lawan Ki Murah.

Daud v Lorenzo? Pastilah Daud yang bilang, mana lorenzo, tak gebukin sini.

Yah semoga CJ bisa menang lagi dan menang lagi.. jgn sampai kalah lawan petinju2 mediocre. kalau kalah lawan petinju sekelas Gamboa... udah bawa uang berkarung2, orng juga tetap salut.

Pacroid said...

Btw bung JP, tampilan komen dulu kok lebih enak yah. melebar kesamping drpada memanjang kebawah... panjang boleh sedikit yg penting diameternya. hahahah

Fauzan said...

Di Indonesia ada pecinta pertandingan tinju yg juga penggemar CJ dan ada pula penggemar CJ tp tidak suka pertandingan tinju (sebatas tau dan suka liat org gebuk2an)

CJ punya skill yg sangat hebat, instinct dan IQ tinju tingkat atas. Ibarat pelajar, dia dah doktor (S3), tp malah sering lebih memilih utk adu pintar lawan anak2 sma.

Tp kita juga tidak bisa menyalahkan CJ kali ini, sptnya ada jualan venue nih, dimana yg ditarik adalah penjudi2 asia makanya dipilih (shoji kimura dengan harapan akan menarik penjudi2 dari jepang) dan yang satunya lagi rising star dari pilipina.

Apakah pertimbangan ekonomi dan harga selalu menjadi pertimbangan ketika CJ memilih lawan ?? Adakah yg berani membayar CJ dengan pantas ketika ia melawan gamboa ato salido atau lopez, saya kira inilah yg dipikirkan tim CJ..

john_alvins said...

bung pakroid kayanya berani bayar CJ tuh.. 20 M ...
coba deh bung, dr pada ngomel disini ga jelas, mending ketemuin managemen CJ trus kasi CJ 20M, suru lawan gamboa. saya yakin CJ mau..
disuru naik ke kelas welter juga CJ pasti mau lawan pacman.. :D

Unyil said...

cj vs shoji kimura adem ayem, yg comment disini pada panas..hmm

Pacroid said...

@john, bung kalau ngemeng mikir dulu...disini saya bkn ngomel tapi bicara fakta, sy sajikan fakta kalo CJ itu pnya nama besar yg otomatis pnya nilai jual. tapi nilai jual ini juga lambat laun akan menurun kalau lawannya level mediocre terus

kalo tanggapan bung sperti ini:

---- dr pada ngomel disini ga jelas, mending ketemuin managemen CJ trus kasi CJ 20M, suru lawan gamboa. saya yakin CJ mau..------


trus kasih CJ 20 Mberrr? angka 20 Mberr ini dasarnya apa?

Trus setelah dikasih 20 Mberr, yakin CJ lawan Gamboa. Dasarnya apa?

ini kan tanggapan asbun asal komen!

Pacroid said...

Bung Unyil, berbeda pendapat itu wajar2 saja. Hati panas, kepala harus tetap dingin (kepala atas bukan kepala bawah yah).

Pak Ogah said...

Setuju dengan Bung Pacroid.. kalau komen jangan asbun..

Anonymous said...

Jujur kali ini lawan yg dipilih CJ cukup bagus. Shoji Kimura itu juara Jepang, pernah ngalahin juara dunia (Ryol Li Lee) dan pernah jadi WBA title contender waktu masih di kelas super bantamweight. Di Boxrec rating juga peringkat #15. Udah lumayan lah dibanding Saucedo atau Merdov yg rangking ratusan. Hargain CJ dikit lah...

Masalahnya bukan CJ ogah lawan petinju elite, tp gak ada lawan top yg berani bayar lebih supaya CJ mau tarung di US. Semua juga takut kalah sama CJ karena 'high risk, but low reward'.

Besides, CJ punya hak untuk 'main di kandang'. He is the defending champion. Dulu aja Gamboa pernah jd 'mandatory challenger', tp hasilnya apa, Gamboa malah kehilangan gelar sblm tanding. Yg salah lawannya, bukan CJ.

Tp saya setuju kalau lain kali sebaiknya lawan CJ dipilih dari 10 rangking kebawah, bukan 10 ranking keatas.

Felix

Hendrasz said...

Iya, kalau milih lawan, pilih yg ranking 10 besar WBA.
Lawan saucedo sama merdov itu bener" dagelan.
Kalau cuma sekedar tune-up sebelum fight besar sih gak papa, tapi kalau terus"an itu keterlaluan.

wong said...

Cj kan mau mempertahankan gelarnya selama mungkin, dan saya pikir itu wajar.Masalah pilih memiih lawan, itu juga wajar-wajar saja, sama seperti juara-juara lain juga memilih lawan. Yang saya sayangkan, selalu CJ yang dianggap takut, bahkan oleh penggemar CJ sendiri. Pikir Anda para juara luar yang terkenal itu dengan senang hati mau menghadapi CJ tanpa uang banyak? Hanya JMM yang mau dan berani. Tapi begitu kalah, berkoar2 diluar mengatakan dirampok..Sekarang ini saya lihat CJ sedang mencoba menciptakan rekornya sendiri, dan itu yang bisa dijadikan nilai jual juga.Sudah sepatutnya didukung.

Pedagang Sayur said...

YUUUUUUUUURRRRRR SAAAAAAYYYUUUUUUUUUUURRRRRRRRRRR !!!!!!!!!!!!!!

john_alvins said...

Tong tong kosong....

Pak Ogah said...

Wajar pilih2 lawan, jika lawan yg dipilih adalah lawan yg berkelas.. Tidak wajar jika yg dipilih, lawan2 antah berantah dan kebabalasan terus menerus..

Miyabi said...

Ikutan... Anggota DPRRRRRRRRR, komentator...pengamat...Paling jago semua..

pelatih el chino said...

cj ngapain diperdebatkan terus,
selalu ada sisi subjektif dari yang pro dan kontra.
sudahlah cj itung2 sebagai simbol bahwa olahraga tinju jauh lebih berprestasi dibanding cabang kaki pengkor.
mau cj lawan gamboa, jml?
cuma mimpi itu, sekarang yang penting siapa yang bisa jadi juara dunia baru dan jagoan baru dari negeri ini, the next indonesian pacman bukan the next cj.

Anonymous said...

kayaknya komen dihapus.. tapi komen2 yg asbun malah nangkring.. mental indo yg ga bisa berbeda pendapat secara cerdas... hidup asbunnnnnnnnnnn...

Anonymous said...

Lawan2 yg pernah dihadapi Chris John :

1. Osamu Sato (mantan juara WBA & WBC Superbantamweight)

2. Jose Cheo Rojas (WBA ranking #1, satu-satunya petinju yg pernah meng-KO Celestino Caballero)

3. Derrick Gainer (mantan juara WBA dan petinju yg meng-'akhiri' karir indah Freddie Norwood)

4. Tommy Browne (juara kelas bulu Australia dan pernah world title match 2x)

5. Juan Manuel Marquez (salah satu juara dunia tinju paling ditakuti seluruh dunia dan top level P4P. Hanya 4 petinju yg pernah mengalahkan dia, semua-nya top level, termasuk CJ sendiri)

6. Renan Acosta (petinju kelas bulu top Panama, tp kalah melulu kalo lawan petinju yg level-nya middle up)

7. Zaiki Takemoto (peringkat #1 kelas bulu Jepang)

8. Roinet Caballero (juara WBO Latino dan punya pengalaman banyak menghadapi petinju kelas atas)

9. Hiroyuki Enoki (juara OPBF dan Kelas Bulu Jepang tak terkalahkan)

10. Rocky Juarez (petinju kelas bulu elite AS, sering banget title match tp gak pernah juara. Pernah lawan Barrera, JMM, Barrios, Soto, Linares. Mantan peraih medali perak Olimpiade)

11. Fernando David Saucedo (juara kelas bulu Amerika Selatan dan Argentina. Dan skrg jg juara IBF Latino. Tidak pernah kalah KO. Tp sayang dikatain 'ayam sayur')

12. Daud Cino Yordan (petinju masa depan Indonesia. Termasuk raja KO. Guerrero ampir kalah sama doi. Former Rank #5 WBA)

13. Stanyslav Merdov (juara kelas bulu Eropa / EBA)


-----

Memang ada penurunan kualitas, tp rasanya keterlaluan kalo lawan2 terakhir dikatain 'ayam sayur'. Emangnya Daud 'ayam sayur' ? C'mon give the credits where it's due.

Felix

Pak Ogah said...

Sudahlah berkelit.. intinya CJ & Manajemen tidak mau bertemu bertanding melawan petinju2 ternama.. itu kenyataan..titik..
disaat petinju lain berlomba saling menjajal sesama kelas atas.. petinju kita malah memilih menantang petinju2 level bawah..
sebelumnya menantang STANYSLAV MERDOV peringkat 15 (buncit) WBA saat itu, sekarang menantang lagi peringkat 15 (buncit lagi) WBA saat ini.. SHOJI KIMURA
Coba lihat pertandingan antara Salido & JML, benar2 memuaskan penikmat tinju.. calom Fight of the Year..
coba kedepannya berani tidak melawan MIGUEL ANGEL GARCIA peringkat 1 WBA.. yg barusan mengKO petinju Philipina Bernabe Concepcion di ronde 7..

Fauzan said...

Petinju2 besar sepertinya tidak mau bayar CJ dengan pantas (High risk low reward). Satu2nya harapan bagi pecinta tinju Indonesia adalah DY yg belum terlalu mahal dan masih mencari nama ato gelar. Imagine DY vs JML ato Salido... hmmmm

Deny said...

Udah pensiun aje... lawan peringkat 15 mulu. superchamp gadungan.

Pedagang Sayur said...
This comment has been removed by a blog administrator.
DAKOCAN said...

CJ mau lawan mandatory Miguel Angel Garcia??? mimpi kalee... paling lobby wba supaya milih2 lawan peringkat 15 lagi.

Anonymous said...

Secara teknik, CJ petinju yang istimewa. Tp sayang kecepatan dan powernya payah. Timing dlm memukul/menghindar dan refleknya yg bagus yg membuat CJ sepertinya speedy boxer.

Kalau CJ lawan petinju cepat dg power tinggi spt Gamboa, I must say...no chance. Tapi kalau lawan petinju dg power tinggi tp "kurang cepat" spt JML, CJ punya kans besar utk menang.

Anonymous said...

untuk yg merasa udah pinter seindonesia..jika anda seorang juara dunia...tarung di negara orang dengan resiko dicurangi dan dibayar murah apakah anda mau??? semua hanya memikirkan kepuasan nya melihat pertandingan menarik..tanpa melihat apa yg terjadi apabila sang petinju kalah..mungkin kalah menang biasa dlm pertandingan,tp itu hanya berlaku bagi kita2 yg cuman sekedar bacot ga jelas disini..lain dengan petinju yg bener2 mengalaminya...ironis memang ditengah terpuruknya dunia olahraga indonesia namun malah ada yg menjelek2an seorang juara..

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.