Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Monday, March 19, 2012

Sergio Martinez Mempertahankan Gelar

Juara WBC Diamond kelas menengah asal Argentina, Sergio Martinez (49-2-2, 28 KO) tampil tidak seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya yang sangat aktif melancarkan jab-jab tajam. Dalam pertandingan kemarin (17/3) di Madison Square Garden, New York (langsung oleh TVOne), melawan petinju berdarah Irlandia asal Inggris, Matthew Macklin (28-4, 19 KO), Martinez lebih tampak sebagai seorang petinju counter puncher. Ronde 7 bahkan Martinez sempat mengalami knockdown, saat terjadi suatu kemelut, hook kanan Macklin menerpa kepala Martinez dengan tidak terlalu keras. Martinez yang mencoba menghindar dengan melakukan side step justru terjatuh (gloves menyentuh kanvas) karena tersandung kaki lawan, maka wasit Eddy Cotton, sesuai aturan, memutuskan knockdown 8 hitungan bagi si bunga liar (Maravila), Martinez yang sedikit memprotes keputusan wasit.

Pertandingan berakhir dramatis di penghujung ronde 11. Pukulan counter berupa hook kiri keras menghantam dagu Macklin dan membuatnya roboh. Dalam kondisi lemah, Macklin masih mampu berdiri pada hitungan ke-6. Tak ayal Martinez memburu Macklin yang sudah gontai. Lagi-lagi Macklind harus terkapar akibat hook kiri Martinez yang menghantam dagu. Macklin jatuh persis saat ronde akhir ronde 11 berdentang. Hebatnya, setelah terkena dua kali knockdown dengan hook-hook keras di dagu, Macklind masih mampu bangkit, tapi kubu Macklin dengan bijaksana menyatakan tidak akan melanjutkan pertandingan demi keselamatan Macklin.

Atas kemenangan ini, kubu Sergio Martinez yang diwakili promotor/penata tanding Sampson Lewkowicks, menyatakan akan menghadapi Julio Cesar Chavez Jr. (juara WBC) untuk menentukan juara absolut kelas menengah di Badan Tinju Dunia (WBC) tersebut.


Translate this article using Babelfish Yahoo Translator

25 comments:

Anonymous said...

Saya tidak tahu kapan Chavez Jr berani menghadapi lawan2 yg berkwalitas selama ini terlihat jalas selalu memilih2 lawan dan saya tidak yakin Chavez Jr mau menerima tawaran tsb apalagi Jose Sulaiman pasti akan selalu melindunginya

Saksikan juga pekan depan Morales Vs Garcia yg akan disiarkan TVOne

fauzan said...

Setuju Bung max....WBC emang parah, masak martinez yg sangat pantas jadi juara, harus dicopot gelarnya, hanya utk mengakomodir JCC... terlalu.

john_alvins said...

kalau ketemu, hancurlah chavez...
om JP usul dong, ulas berita petinju yg main di TVRI setiap minggunya... :D

jerry pratama said...

saya setuju bung jeff bikin ulasan tentang petinju lokal

Anonymous said...

Mantap, TV one siaran langsung lagi, terimakasih infonya bung max

pelatih el chino said...

espinus sabu menang angka dari dai boy sajiro.
pertandingan berhenti di ronde 10 karena dai boy berdarah tapi bukan tko.
2 jempol buat espinus sabu, kalau bisa latihan diluar minimal filipina.

maklum suleman kan orang meksiko dan chavez adalah nama besar bagi meksiko. kalau kalah sama petinju argentina ya berarti ilang lah petinju kebanggaan meksiko.
apalagi jc jr petinju meksiko pertama yang juara di kelas menengah.
udah martinez lawan pirog kalau berani. dan liat bagaimana strategi tangan dibawah martinez akan menjadi bumerang ko bagi martinez.

Jeffrey Pamungkas said...

Saya lihat tangan martinez di bawah itu tidak sembarangan atau sekedar gaya-gayaan. Dia berani melakukan itu dengan perhitungan matang, saat lawan jauh di luar jarak pukul, dia baru berani menurunkan tangan. Saat lawan masuk jarak pukul, tangan Martinez sudah kembali ke posisi. Jadi lain sama sekali dengan gaya tangan ke bawah ala Nassem Hamed. Hamed sangat mengandalkan refleks badan dan kelenturan tubuh untuk menghindari pukulan lawan.

Ada dua keuntungan gaya tangan di bawah ini:

1. Hemat energi, karena utk mengangkat tangan sepanjang 12 ronde diperlukan energi yang besar. Selain harus menopang massa otot, juga beban gloves 8 ons.

2. Pukulan sulit diperhitungkan lawan, karena bisa datang dari mana saja. Gerakan bahu sulit dideteksi lawan.

tentu saja gaya ini bukan tanpa resiko. Jika gerakan dan pukulan lawan cepat dan akurat, bisa jadi gaya ini jadi bumerang seperti dialami Roy Jones. Tapi saya kira petinju dan tim sudah mengamati dan tidak berani gegabah melakukan strategi ini.

Fans CJ said...

CJ HEBAT.. mantapp.. semua petinju top dikalahkan dan gak ada yang berani nantang CJ. We love CJ!

faz said...

pirog vs martinez, menang martinez lah... pirog lawan dulu Dzinziruk, tp kemana yah si dzinziruk.....

lamont said...

saya pegang pirog, menjadikan martinez golden child 2.
itu si pikachu cuma punya petinju kebangaan cuma 1 apa?
ga ada yang lain?
lha siapa juga yang mau dimatchmakeri sama pikachu, intan juga bisa jadi batu bara.

wong said...

Petinju paling berbakat yang pernah saya lihat adalah Hamed. Kelenturan badan yang dimiliki berbanding lurus dengan kecepatan, akurasi pukulan, dan bobot pukulannya, sehingga banyak lawan yang tanpa sadar udah tiba2 roboh. Diserang bagaimanapun dia dengan gesit menghindar, kadang sambil mengeluarkan counter yang mematikan. Sayang karirnya berakhir cepat. Sekarang Hamed jadi gemuk dan jarang terdengar lagi.

Okinawa said...

satu2nya petinju dunia superchamp 15 kali tak terkalahkan, melawan petinju2 terbaik, juara dunia paling lama, gamboa, salido semua takut menantang, pasti kalah! CJ hebat, mantap! kami terharu dan bangga!

reds said...

untuk saat ini gk mungkin di terima tantangan kubu martinez,10 thn lg mungkin iya.

kriteria lawan yg dipilih tim jcc jr itu biasanya satu paket: harus lebih cebol dr chavez dan tdk punya killing punch.

chavez bakal habiz jika diadu dgn petinju ganaz spt pirog,martinez atau williams...

Aryo Sulkhan said...

Apapun alasannya, misal Martinez vs JC Chavez, sy tetap pegang JC Chavez,Jr! Hehehe. Buktiin ajalah kl misal suatu saat mereka benar2 bertarung, Martinez bakal kerepotan dgn JC. Uppercut JC Chavez,Jr tidak ada duanya di dunia. :D

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
wong said...

Rio Haryanto dari cabang balap mobil dapat sponsor 4 juta euro dari pertamina untuk dua tahun. Kapan ya tinju Indonesia bisa dapat sponsor besar gitu?? Coba ada pejabat yang benar-benar peduli..wah sungguh bikin iri..

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Sakukurata said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Anonymous said...

terserah dah kalo mau cela2 an....yang jelas 4 bulan ke depan kita bakal menyaksikan sekitar 10 duel keras dan berkelas.

Jeffrey Pamungkas said...

Maaf ya, komentar yg tidak nyambung (malah komentar ttg CJ) terpaksa saya hapus... baik yang mencela maupun mendukung CJ. Karena komentar2 ini justru jadi ajang debat kusir...

Anonymous said...

WBA sebenarnya gak jauh2 beda sama WBC. President WBA, Gilberto Mendoza, selain orang-nya demen duit, dia juga suka banget kalo dipuji atau diangkat2. Dulu pernah waktu dia sakit, Chris John pernah kirim surat yg isinya supaya dia cepat sembuh. Langsung isi suratnya dipublish di website.

FK

Jeffrey Pamungkas said...

Gak usah GM kok... saya, JP, juga demen duit. Bung AS, FK, MM, dll juga pasti demen duit... :p

Kalau suka diangkat-angkat - wah kalau itu lain soal. No comment aja.

pelatih el chino said...

semua orang juga demen duit. cuman kalau sampe 2 petinggi dari 2 badan tinju dunia tertua, menjual badan tinjunya untuk beberapa ribu dollar apa pantas?

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.