Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Wednesday, March 14, 2012

Tinju Indonesia

Bagi yang sudah menggeluti tinju sejak 1980'an atau bahkan 1970'an, tentu mengenal majalah tinju satu-satunya saat itu, Tinju Indonesia, yang digawangi oleh promotor top asal Surabaya saat itu, Setijadi Laksono (alm.) dengan wartawan yang gaya tulisannya sangat khas, Finon Manulang. Sebelumnya nama majalah ini adalah Ring Indonesia, namun karena menuai protes karena kemiripannya dengan majalah tinju ternama di AS, the Ring, majalah ini berganti menjadi Tinju Indonesia. Sebagai satu-satunya majalah tinju di Indonesia, majalah ini sangat populer di kalangan penggemar tinju. Pemilik sasana berlomba menampilkan profil petinjunya agar dapat tampil di majalah ini.

Setelah puluhan tahun tutup seiring tidak aktifnya Setijadi Laksono karena sakit dan kemudian meninggal pada tahun 2001, majalah inipun tidak aktif dan akhirnyatidak pernah terbit kembali. Sang pemimpin redaksi Finon Manullang mencoba membangkitkan tulisan khas Tinju Indonesia dalam majalah Ronde yang juga sudah tidak terbit lagi kini.

Majalah yang tampak di blog adalah Edisi 056/Tahun VI/Oktober 1984. Harga: Rp. 1.000,- (koleksi K. Atmojo, dari blog "Koleksi K. Atmojo, http://koleksikemalaatmojo.blogspot.com/2009/03/majalah-lama-tinju-indonesia-tahun-1984.html)


Translate this article using Babelfish Yahoo Translator

2 comments:

Anonymous said...

Walau pesimis tp sampai sekarang saya terus menantikan ada majalah khusus tinju di tanah air......saat ini sayapun rutin tiap minggu beli majalah bola hanya utk membaca berita tinjunya saja walaupun hanya 1.atau 2.hal atau bahkan sering sama sekali tidak ada, padahal dithn 80 sampai era 90an porsi tinjunya ditabloid tsb lumayan banyak.

Kalau majalah Tinju Indonesia sendiri saya blm pernah dengar mungkin karena dulu saya tinggal didaerah terpencil sehingga media olahraga hanya ada bola & tribun.

Apakah bung Jeff dan teman2 punya info majalah tinju yg beredar & dijual di Gramedia dan tempat lainya khususnya majalah luar negeri.??...karena kalo dlm negeri sudah tidak ada

jerry pratama said...

jaman saya sudah susah nyari berita,kalo jaman mbah max dan mbah aryo masih muda ya saya iri sekali(curahan hati anak umur 20)

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.