Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Sunday, April 1, 2012

Mohon Dukungan Doa untuk Afrizal

Afrizal Cotto tergeletak koma, usai kalah angka dari Irvan Barita Marbun, dalam kejuaraan kelas ringan versi KTI di Indosiar Studio, Jakarta, Sabtu (31/3). Afrizal kolaps usai pertandingan, dan segera dilarikan ke RS terdekat dan segera dirujuk ke RS UKI Cawang, yang segera melakukan tindakan operasi guna mengatasi pendarahan di otak Afrizal. Saat ini Afrizal belum sadarkan diri, dan masih dirawat di ICU.

Mohon dukungan doa seluruh pecinta tinju Indonesia.

Promotor Erick Irawan menjelaskan kronologis tumbangnya Afrizal. Usai dinyatakan kalah angka, Afrizal berjalan ke ruang ganti dan diikuti dr. Putu dari KTI yang segera melakukan pemeriksaan termasuk pupil mata. Dr. Putu menanyakan apakah Afrizal merasa pusing, Afrizal menjawab "tidak". Dr. Putu mengatakan jika Afrizal merasa pusing atau muntah, agar segera dilarikan ke RS terdekat. Beberapa menit kemudian, Afrizal ternyata muntah dan segera dilarikan ke RS terdekat yang segera melakukan pemeriksaan CT-Scan dan didapati ada pendarahan otak. Afrizal segera dilarikan ke RS UKI, Cawang.

Minggu (1/4), Afrizal menjalani operasi untuk mengeluarkan darah di otak. Afrizal dipindahkan ke ruang operasi sekitar jam 10 pagi, dan pada pukul 14.30 dipindahkan ke rang ICU.

"Tim dokter sudah bekerja dengan maksimal, dan kini mari kita panjatkan doa bagi Afrizal," ujar Erick Irawan.


Translate this article using Babelfish Yahoo Translator

9 comments:

Aryo Sulkhan said...

Semoga kondisi Afrizal membaik & segera kembali pulih seperti sedia kala. Karena sy dengar dr Afrizal sendiri bahwa dia pd tgl 15 April mendatang dia akan menikah. Bbrp hari sebelum pertandingan Afrizal menelpon sy meminta doa utk pertarungannya melawan Irfan Barita Marbun sekaligus meminta doa restu utk pernikahannya nanti.
Sungguh ini merupakan pukulan telak bagi tinju pro nasional. Sebelum Afrizal sy mengalami sendiri bagaimana sedihnya, bagaimana down-nya, & bagaimana terpukulnya perasaan kami semua selaku tim Jamed Jalarante dgn peristiwa yg terjadi. Semua ini menjadi peingatan sekaligus menjadi cambuk utk lebih baik lagi dlm membina ptnju2 kami. Menurut sy kali ini, kondisi Afrizal tdk jauh berbeda dgn Jamed, hanya kelelahan yg dipaksakan. Kl dlm tinju pro, pendarahan otak adlh hal yg wajar mengingat akumulasi pukulan ke kepala dlm suatu pertandingan pasti menimbulkan efek pendarahan pd otak, yg berbeda adlh pendarahan itu membahayakan atau tdk. Yg terjadi pd Jamed adlh pendarahan yg tdk membahayakan, sehingga kondisi Jamed saat ini masih sangat2 bagus, meskipun sy kemungkinan besar tdk akan mempertandingkannya kembali.
Sekali lagi, semoga kondisi Afrizal membaik seperti kondisi Jamed sekarang. :)

jerry pratama said...

semoga sembuh afrizal cotto

jerry pratama said...

tommy seran menang rtd ronde 3 dari petinju filipina(entah saya lupa namanya)

Anonymous said...

kami segenap jajaran Willy lasut team, ikut mendoakan untuk kesembuhan afrizal...aminnn.... (TJ)

pelatih el chino said...

semoga lekas pulih afrizal.

Herman said...

Sepertinya pukulan irfan marbun gak membahayakan. Mungkin ini akibat akumulasi pukulan dalam pertandingan" sebelumnya. Bukan krna pertandingan dngn irfan marbun. Smoga lekas sembuh afrizal. Kami semua mendoakanmu.

Unknown said...

semoga lekas sembuh dan menjadi pelajaran penting yang ke sekian kalinya dalam dunia tinju indonesia

Fauzan said...

Semoga cepat sembuh Afrizal.
Dan seperti komentar diatas, ini adalah pelajaran penting. Saya juga melihat bahkan di amatir saja banyak yg melupakan pertahanan yg baik. walaupun ini dilema, pertahanan yg bagus pertandingan dapat menjadikan pertandingan tidak menarik.

Roby Wahyudi said...

pertama saya do a kan semoga Afrizal cepat sembuh!!
seterusnya saya setuju dgn semua komen positif di atas , bahwa begitu bnyak yang harus di benahi dlm dunia tinju indonesi,,, !!! wasit yg cepat tanggap( mengingat sepanjang pertandingan mlm itu afrizal menerima banyak pukulan straigh telak yg cukup bnyak....) kedua....pelatih yg jeli melihat kondisi petinjunya...( jgn malu melempar handuk putih( walaupun petinju kita adalah pemegang juara) kl memang kondisi petinju tidak seperti yg di rencanakan( strategi yg gagal...) karna jarang petinju yg mau mundur sendiri(walaupun sdh hancur sekalipun) kecuali atas saran pelatih yg memperhatikan dr luar...!!!) cukup sudah berita petinju kolaps yg kita dengar jangan menambah deretan nama baru yang mengharukan lagi....!!! salam

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.