Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Friday, May 4, 2012

Kabar dari Daud Yordan

Daud Yordan mengirim kabar dari Singapura, bahwa sesi timbang badan resmi sudah dilakukan. Daud memiliki berat tanding 56.9 kg., sama persis dengan lawannya Lorenzo Vilanueva yang akan bertarung memperebutkan gelar IBO lowong kelas bulu (57.1 kg) di Marina Bay Sands, Singapura, besok (5/5).

"Untuk Chris John, saya tidak memperhatikan, karena saya sangat lapar dan sibuk mencari makanan," ujar Daud dengan nada santai.

Translate this article using Babelfish Yahoo Translator

42 comments:

Aryo Sulkhan said...

Sy pastikan keduanya baik DY maupun CJ bakal menang KO. Lawan yg mereka hadapi menurut sy hanyalah petinju utk pemanasan saja. Villanueva memiliki rekor yg mentereng namun melihat gaya bertarungnya yg monoton & hanya mengandalkan power pasti akan dgn mudah di lalap oleh DY. Lalu utk Shoji Kimura menurut sy jg merupakan lawan yg ringan, seharusnya CJ bisa memukul KO dibawah ronde ke 6. Seperti yg disampaikan oleh Bung Herman bahwa ptnju Thailand saja sanggup memukul KO Kimura di ronde ke 4.
Sukses selalu utk DY & CJ. :)

Anonymous said...

kimura kalahnya udah dari 1 setengah tahun lalu, baru beberapa bulan lalu bisa kalahin ryol li lee yg unggul lawan poonsawat, jadi harusnya gk bisa diremehkan begitu aja

yang pasti moga2 CJ dan DY bisa tampil bagus dan menang!

miyabi said...

Siaran langsung di rcti jam berapa ya? saya mau ke singapura, tapi saya baca di philboxing katanya tiket sudah sold out dari beberapa hari lalu..

jerry pratama said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Asia Carera said...

Jakarta (ANTARA News) - Stasiun televisi tvOne akan menayangkan secara langsung pertandingan tinju dunia Floyd Mayweather Jr versus Miguel Cotto pada Minggu (6/5) mulai pukul 09.00 WIB.

Duel tinju ini akan berlangsung di MGM Grand, Las Vegas, Nevada, United States, Sabtu waktu setempat, dikutip dari Humas tvOne, Kamis.

Anonymous said...

CJ memukul KO?
Itu jaman kapan? Udah lama sekali CJ bisa menang KO, tau sendirilah kelebihan CJ itu di tehnik bukan di power punch. Jadi palingan menang angka doang.
Buat DY saya harap bisa menang KO, jangan tampil monoton seperti waktu melawan Sismundo dan Caballero.

KelBrok said...

Ga tau kenapa tiba2 terlintas dibenakku hanya satu petinju Indonesia yg menang di Marina Bay nanti.
Tetapi smoga tdk jadi nyata..

Meski DY punya dobel cover, posisi kepalanya yg suka bongkok ke depan sangat rawan terkena sambaran uppercut..

jerry pratama said...

pertarungan daud akan sangat berbahaya kalau dia tidak hati-hati dan parahnya petinju muda macam daud dan petinju lain egonya sangat tinggi sehingga mudah diprovokasi untuk bertarung infight dan sekali lagi itu sangat berbahaya

lamont said...

apakah mungkin lorenzo menang angka? tentu saja tidak. menang ko juga sepertinya sulit. pukulan lorenzo mungkin bisa bikin ko james mokoginta tapi kurang kuat untuk memukul ko iron chinnya el chino.
saya rasa lorenzo bukan the next almarhum edwin valero walaupun sempat dilatih roach.
chavez jr tetap saja mengecewakan walaupun dilatih bapaknya dan roach.

jerry pratama said...

lima jam lagi deg-deg an saya

abu bakar said...

saya mau ke amerika, numpang kencing disana. Beli tiket nya dmana ya ?

fauzan said...

Ayo CJ...dan DY... kalian pasti menang. Menurut saya kalo DY infight itu bagus, asal jangan terlalu emosi.

jerry pratama said...

daud menang ko di ronde ke 2 walaupun sempat jatuh

CONGRATS DAUD THE NEW IBO CHAMP OF THE WORLD

Herman said...

Bener donk apa yang bung as bilang kemaren.. Jadi paranormal aja bung. He he he he he

lamont said...

kan sudah saya bilang, lorenzo yang cuma mengandalkan pukulan kiri itu (mirip lande olin) ga mungkin bisa menang ko lawan el chino. fredy roach wasnt helping at all.
el chino jatuh diawal itu bukti kalau dia sangat butuh untuk dilatih oleh pelatih berpengalaman. untung masih ada iron chin. tapi tentu saja kalau mau melawan top dunia sulit untuk mengandalkan iron chin.
pacman pasti kaget kalau anak didiknya kalah ko ronde 2.

lamont said...

congrats el chino YOU ARE THE NEW IBO CHAMPION OF THE WORLD.

jerry pratama said...

bung lamont prediksinya mantap,daud memang masih butuh banyak latihan tekhnik,dan stamina tapi mentalnya memang sudah terlihat sangat matang

dan nyatanya memang ALA boxing gym memang tidak sebagus itu

Anonymous said...

Congrat daud.. new champ.. chris msh kewalahan ga bisa ko in ayam sayur aki mura..

borneo said...

Bladder lawan kimura, oe msh pegang bladder... penonton kecewaa.. booooooooo

jerry pratama said...

pertarungan satu sisi chris john penampilanya lebih baik daripada pada saat melawan merdov. staminanya bagus dan tubuhnya terlihat lebih kering

sedangkan kimura hanya berlari dan melakukan clinch

KALO MASALAH K.O ITU MASALAH METODE BERBEDA DENGAN PONSAWAT YANG BERGAYA FIGHTER BAHKAN CENDRUNG SLUGGER CHRIS JOHN ITU BOXER MENGGUNAKAN JAB DAN CENDERUNG MENGGUNAKAN TEKHNIK JADI K.O BUKAN PILIHAN UTAMA

Anonymous said...

Ah...komentator2 rcti bisanya cuma kritik CJ. Emang prestasi lu apa?

lamont said...

@ bung Jerry, makasih banyak. sudah mengiyekan analisa sok tahu saya. :)
saya yakin yang dateng untuk nonton partai cj kecewa, langsung pada bubar pergi setelah ronde 12 selesai.
no komen dah partai utamanya.
tapi saya harap cj akan memilih lawan yang lebih baik selanjutnya, rafael marquez mungkin.

jerry pratama said...

sama sama bung lamont.kelas bulu memang sangat panas untuk tahun ini pertarungan jhonny gonzalez lawan salido sudah di secure untuk november(dua duanya akan melakukan pertandingan pemanasan lebih dulu),caballero lawan garcia(jagoan muda lawan veteran tua),chris john lawan rafa marquez (kalau mungkin terjadi),dan daud lawan villanueva(baru saja selesai)

jerry pratama said...

http://www.eastsideboxing.com/forum/showthread.php?t=398793

berita mengejutkan juan manuel marquez A.K.A dinamita dijadwalkan melawan "SUPER" zab judah juli nanti berdasar kabar dari dan rafael

wong said...

Lorenzo Villaneuva memang masih mentah. Punya power besar, tapi teknik dan pertahanannya lemah. Saya jadi ingat raja KO dulu kita Adrian Kaspari ketika bertandang ke Amerika melawan Tim Austin waktu itu. Daud memang sudah jadi juara dunia, tapi masih banyak yang perlu dibenahi, terutama pertahanannya.Saat ronde pertama dan awal ronde kedua, saya tidak berhenti berdoa supaya DY tidak kena lagi sekali saja pukulan Villaneuva.Ada satu kali pukulan kearah perut Yordan yang sempat membuatnya goyah. Tapi dua kali counter DY memang tokcer, mampu menjatuhkan LV dua kali, yang kedua tak bisa melanjutkan pertarungan lagi. Selamat buat Yordan.. Selamat buat CJ yang kembali tampil dominan mengatasi Shoji Kimura.Staminanya tampak bagus dan bertarung kuat selama 12 ronde. Kita menantikan pertarungan CJ dan DY berikutnya. Hidup Indonesia..

Anonymous said...

Saya cukup happy melihat Daud menang KO lumayan cepat lawan Villanueva. Lawan berikut-nya yg boleh jadi pertimbangan adalah Chonlatarn Piriyapinyo atau Padjai Yongyudhgym (sayangnya Padjai kalah sama petinju Rusia sehingga kehilangan gelar PABA-nya).

CJ penampilannya bagus. Kimura gak berkutik sama sekali. Semoga one-sided match ini bukan karena kualitas lawannya buruk.

Felix

jerry pratama said...

saya lebih milih daud lawan jackson asiku buat pemanasan

lamont said...

gimana ceritanya monkey bisa menang 117-111. apa juri sudah disuap sama si golden ladyboy.

jerry pratama said...

umur memang tak bisa bohong mayweather dia sudah hilang power dan refleknya
kalo dibilang cotto itu lebih bagus dari pada pada saat melawan pacquiao itu bohong karena pada dasarnya performanya sama saja pada saat lawan pacquiao

Anonymous said...

Menurut saya, Mayweather memang pantas menang. Menurut opini pribadi saya, Mayweather itu gak cuma kuat tp pintar-nya luar biasa. Pengetahuan-nya tentang teknik boxing dan rules-nya pun sangat luas. Saya lihat dia suka sekali pakai pertahanan dengan menyodorkan pundak, seolah2 membelakangi lawan, spt yg dilakukan CJ saat lawan Daud. Itu strategi yg efektif, gak semua petinju bisa kepikiran dan bisa meng-aplikasikannya (krn butuh footwork dan body weaving bagus). Cotto yg biasa jab-nya bagus disini agak dimatikan.

Saya kurang setuju kalau Mayweather dikatakan hilang reflek. Pukulan dia masih cepat sekali dan bertenaga pula.

Felix

jerry pratama said...

mayweather menerima banyak pukulan bahkan bisa dibilang paling banyak setelah melawan castillo dan karena itu saya bilang dia kehilangan refleknya

sedangkan powernya sudah tidak bisa melukai cotto walaupun mengunakan glove 8 oz

wong said...

Kalau saya lihat, Mayweather masih petinju terbaik dunia saat ini. Kemampuannya membaca lawan dan intelegensinya diatas ring adalah nomor satu. Pertahanannya nomor satu, counternya cepat dan footwork juga hebat, masih sulit ditandingi di kelasnya.Mayweather juga sangat pandai mengatur emosi dan tempo permainan. Menurut saya dialah seniman hebat diatas ring. Saat ini lawan yang pantas untuk berhadapan dengannya adalah pacman. Walaupun begitu, saya khawatir nasib pacman akan sama seperti marquez, karena perbedaan postur tubuh yang mencolok.

jerry pratama said...
This comment has been removed by a blog administrator.
john said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Hendrasz said...

Saya rasa walaupun tidak suka tetapi Maywheater lah yang menang.
Strategi Cotto untuk memojokkan Mayweather ke pojok cukup menarik, tapi defense Mayweather luar biasa, walaupun kondisi terpojok rata" pukulan Cotto dapat diantisipasi.
Jadi walaupun kelihatan Cotto sangat agresif tapi kalau dilihat jumlah pukulan bersih yang masuk, memang Mayweather lah yang unggul.

Anonymous said...

Liat mukanya flyod jarang2 bisa bengkak seperti ini. Interview setelah pertandingan

http://www.youtube.com/watch?v=aJrgjFmtAb0

jerry pratama said...

karena itu saya bilang dia sudah tua bung anonymous

Pacroid said...

@Bung John. Boleh2 saja kita tidak menyenangi seorang petinju. Tapi smpai nyebutin manusia sbagai anak monyet sangat tdk pantas.

Saya juga memberi skor untuk Floyd v Cotto 117 – 111, cotto setidaknya dapat 3 – 4 ronde khususnya ronde2 pertengahan.

Cotto yg sekarang lbh baik dari ketika melawan pacquio, wktu lawan pacquiao cotto harus catch weigh dan ditangani pelatih santiago yg juga melatih cotto wktu melawan clottey yg menurut saya clottey menang angka. Cotto jauh msh lebih baik wktu dilatih omnya dibanding ditangani santiago yg tdnya cuma assisten pelatih + nutrisi.

Setelah menggunakan pelatih steward saat melawan yuri dan mayorga, cotto menjadi lebih baik khususnya pertahanannya, cuma saat melawan floyd, cotto ganti pelatih lagi pedro tapi tetap msh lbh baik dibanding ketika melawan pacquiao ditambah mngkn itu terakhir pacquiao memakai roid haha... sejak floyd menuduh pacquiao memakai roid setelah mengKO cotto, ntah suatu kebetulan pacquiao blm menang KO lagi.

Anonymous said...

Semoga kasusnya amir khan /chad dawson berulang lagi pada pertandingan cotto ini.

Cotto back in Puerto Rico; disputes decision

Former WBA super welterweight champion has returned to Puerto Rico after his brave performance against Floyd Mayweather on Saturday night. Cotto declined interviews after the fight and also didn’t speak to reporters upon his return to Puerto Rico. He did, however, express his feeling on the fight via Twitter. “I feel great,” he tweeted. “Just resting in my SkyLoft with my family. Nothing to be down about. I respect the judges dec. but I completely disagree.”

Meanwhile, Cotto’s legal advisor Gabriel Peñagarícano confirmed to El Nuevo Dia that Cotto thinks he won the fight and his silence was a kind of protest against the decision rendered by the judges. “He made a great fight. It was a close fight that I think that he won and there is a discomfort and disagreement with the decision of the judges, but it must be respected. The decision did not reflect what happened there. The whole world saw it and the boxing world is talking about and knows what happened there….the way that the judges saw the fight is an insult to the reality of what happened there.”

lamont said...

kalau menurut saya memang pantas disebut monkey kalau bukan floyd "amon (anak monkey)" mayweather karena semua tindakan diluar ring serta pukulan2 spesial buat ortiz yang membuat tinju terlihat seperti olahraga pecundang.

Anonymous said...

Saya juga mau-nya Cotto yg menang. Tp secara objektif, memang Mayweather yg menang. Lihat aja wajah PBF, bandingkan dengan wajah Cotto yg lebam2. Jauh bener perbedaan-nya. At least Cotto masih bisa mengimbangi, itu udah jauh lebih bagus daripada JMM yg gak berkutik sama sekali. Saya yakin 100%, Cotto akan jadi juara lagi, no doubt about it. There's no shame of losing against genius like Floyd (tp emg orang-nya nyebelin sih...)

Felix

Jeffrey Pamungkas said...

Bagi dong alamat youtube Floyd vs Cotto. Saya sedang di changi airport saat pertandingan berjalan...

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.