Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Wednesday, January 9, 2013

Robert Guerrero, Lawan Berikut Pacquiao?

Kekalahan KO telak Pacquiao dari Juan Manuel Marquez masih jadi perbincangan hangat sampai sekarang. Bukan hanya di Filipina, namun di dunia, termasuk di Indonesia, orang masih sering membicarakan kekalahan KO Pacquiao tersebut. Yang jadi pertanyaan, apakah rematch ke 5 Pacquiao vs. JMM bisa terlaksana secepatnya?

Saat ini Pacquiao berada dalam tekanan untuk segera pensiun dari sang istri, Jinkee, dan ibunda tercinta, yang dijuluki Pacmom. Tapi Pacquiao tampaknya masih bisa mengenyampingkan tekanan tersebut, dan karier tinjunya masih akan berlanjut, walaupun dua orang dokter di Filipina sudah memperingatkan Pacquiao akan kemungkinan Pacquiao menderita sindrom Parkinson seperti yang mendera Muhammad Ali.

Selain nama Marquez, yang saat ini jelas menjadi opsi utama dan akan sangat menjanjikan secara finansial, satu nama lagi berhembus sebagai bakal calon lawan Pacquiao, yakni Robert "the Ghost" Guerrero, yang sudah dijadwalkan bertanding melawan Floyd Mayweather medio Mei mendatang. Boss Toprank yang menaungi promosi Pacquiao, Bob Arum, sudah menceploskan jadwal tampil berikut Pacquiao pada bulan September tahun ini. Jika gagal bernegosiasi dengan kubu Marquez sebagai kandidat lawan utama Pacman, nama Guerrero juga tampaknya disambut baik oleh coach Freddie Roach.

Sumber: Philboxing

Translate this article using Babelfish Yahoo Translator

12 comments:

Anonymous said...

Guerrero itu petinju pintar. IMHO, dia satu tipe dengan Chris John. Tipe boxer yg menjadikan jab sebagai senjata utama-nya dan mengandalkan pengalaman dan taktik untuk mengalahkan lawan2-nya. Kalau Pacman masih 'panasan' kyk lawan JMM tempo hari, dia bisa jadi match-up yg sangat buruk.

Felix

JP said...

Panasan atau dinginan, kalah atau menang lawan JMM - Pacman tetap sulit sekali mengalahkan Floyd. Suka atau tidak suka, Floyd is the best.


Anonymous said...

Tumben bung JP menunjukkan langsung kecintaannya pada PBF?

Floyd is the best..

Awas manajer muquendo muncul yg gemar mengatai chicken floyd.. hahaha

JP said...

Saya seorang yg logis aja... Tidak ikuti emosi.

Kata org bogor "You may hate Floyd, but you must admit that he's the best." Seperti org2 jepang membenci koki kameda, dan katanya banyak yg melihat kameda krn ingin lihat Kameda kalah - tp nyatanya Kameda ttp juara... :)

Hendrasz said...

Di antara petinju top sekng yang saya lihat punya peluang menang lawan si maywhatever ini kayanya cuma Sergio Martinez. Soalnya gayanya yang irregular mungkin bisa merepotkan si floyd.
Kalo JMM sudah pasti mismatch lah, welter bukan kelas alaminya JMM, lihat aja match mereka. Size does matter.

strezz boy said...

Emg benar suka atau tidak Floyd emg yg terbaik saat ini. Dulu sewaktu Pacman msh joss (msh bs mengKO De La Hoya, Hatton, Cotto, dll) sy sempat memprediksi bahwa Pac adlh lwn sepadan bwt Floyd, tp jika melihat kenyataan sekarang??? Semua juga tahu bahwa Pac sudah menurun (entah karena udah gk pk doping atw faktor lain) tp yg jls Pac udah menurun.

@Hendrasz
Selain Sergio Martinez sy juga lihat Canelo Alvarez mampu mengimbangi (bahkan mungkin) mengalahkan Floyd. Meskipun Canelo sendiri bs dibilang "kurang pengalaman" mlwn petinju papan atas

vos said...

Saya tidak mengganggap FMJ sebagai yg petinju terbaik saat ini ataupun sebelumnya. Tinju dalam persepsi saya adalah kombinasi antara : teknik, kekuatan dan keberanian. Sehingga menghasilkan aksi yg menarik. Canelo, JMM dan martinez adalah petinju terbaik saat ini. Kelebihan FMJ adalah bagaimana dia memilih lawan, saat dia memilih lawan dan memanfaatkan situasi dalam ring. Dia tidak akan mempertaruhkan rekornya dengan menghadapi lawan(teknik, umur dan berat) yg berpotensi mengalahkannya(intinya dia kurang berani).

Calvino said...

@Vos

Dia tidak akan mempertaruhkan rekornya dengan menghadapi lawan(teknik, umur dan berat) yg berpotensi mengalahkannya(intinya dia kurang berani).


Lantas bedanya FMJ dgn Chris john apa?

vos said...

bedanya CJ kurang hebat dalam memilih lawan, FMJ memilih lawan TERKENAL yg sudah mulai redup atau dengan berat yang berada dibawahnya(bila over weight, dia tinggal bayar denda. FMJ berhasil dalam peran antagonisnya, shg memiliki posisi tawar yg tinggi, utk dpt mengatur kesepakatan. Calon lawan tidak akan melewatkan kesempatan mendapatkan bayaran mahal sehingga lebih memilih mendapatkan denda daripada membatalkan pertandingan). Sementara CJ dalam memilih lawan saat ini seperti petinju yg baru naik dari kelas amatir, bertujuan menaikan rekor bukan membangun resume. Saya penggemar CJ tp saya kira CJ belum pernah menghadapi kondisi sesulit ketika vs alfa, dan itu 13 tahun yang lalu.

Anonymous said...

stuju bung Vos.. CJ bukan petarung sejati! Prinsip yg penting jangan kalah dapat merusak nilai2 kejantanan olahraga tinju.

Anonymous said...

orang2 kolot kayak gini bisa jadi makanan empuk floyd cuma andelin power doang

Lamon T said...

Floyd is the best in muaythai?

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.