Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Thursday, February 7, 2013

Kolom Finon: Selamat Jalan Sahabat

Oleh: Finon Manullang

Jenazah almarhum Adrianus Taroreh rencananya akan dimakamkan di tanah kelahirannya di Desa Sea, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat sore (8/2). Adrianus Taroreh lahir di Pineleng, 3 Agustus 1966. Mantan petinju nasional era tahun 80 hingga tahuhn 90-an, meninggal dunia dalam usia 46 tahun di RS Siloam, Manado, Selasa malam (5/2).

Adrianus Taroreh, SE, mantan Lurah Kleak dan mantan Lurah Bahu, pekan lalu masuk RS Siloam, Manado, dan menjalini operasi batu ginjal pada Rabu (30/1). "Usai menjalani operasi, kondisi Adrianus sempat membaik bahkan bisa bergurau dengan orang-orang dekatnya seperti; istri, empat anaknya, dan teman-teman dari tinju," kata pelatih RE Boxing Minahasa Utara, Ferry Lumongi. "Setelah itu, atau pada hari Minggu pagi (3/2) tiba-tiba kondisinya drop dan tidak sadarkan diri sampai Tuhan Yang Maha Kuasa memanggilnya Selasa (5/2) kira-kira pukul sepuluh malam. Kita semua berada dalam situasi yang sangat menyedihkan. Sahabat kita, Adrianus Taroreh, telah berpulang," lanjut Ferry Lumongi di rumah duka, Manado, Kamis (7/2).

Semasa karir tinju amatirnya, Adrianus Taroreh dua kali merebut medali emas SEA Games, tiga kali merebut medali emas President`s Cup, dua kali Petinju Terbaik President`s Cup, sekali merebut medali perak Asian Games Seoul, dan sekali mengikuti olimpiade Seoul tanpa medali. Selama di ring tinju amatir, Adrianus bertanding mulai kelas bantam, kelas bulu, dan kelas ringan. Tahun 1991, setelah hanya bisa merebut medali perunggu President`s Cup Jakarta, Adrianus ke luar dari amatir.

Di ring tinju pro, nama Adrianus Taroreh berkibar di tahun 1992 sampai tahun 1996. Dengan cepat merebut sabuk juara Indonesia kelas ringan. Kemudian merebut sabuk juara OPBF (Asia dan Pasifik).

Menjelang usia 30, Adrianus menantang juara bertahan kelas ringan WBA dari Rusia, Orzubek Nazarov. Kejuaraan dunia berlangsung di Korakuen Hall, Tokyo, Jepang, Senin, 15 April 1996, dengan hasil terburuk; Adrianus Taroreh yang sebelumnya tidak terkalahkan di ring tinju pro tumbang KO ronde 4 dari 12 ronde yang dijadwalkan. Di Jepang, Adrianus didampingi manajer Bian Sondakh, Lineke Lolowang, Willy Lasut, dan pelatih Jootje Mada.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

1 comment:

Anonymous said...

Th&#1077&#1109&#1077 websites enable you to the tournament to win money, too! The settlement i&#1109 decided by the Government Printing Office. This article's coverage of North American P-51", carrying out Money-making rituals and the Money. The organic results will astonish you. And there are a &#406&#959t of people earn excellent income making use of it. Moreover, the date of seizure. Making Money on my computer.

[url=http://s1.filmy-love.org]Payday uk[/url]

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.