Visit this website:

Gadget Unik - Jual Beli Aman

Thursday, February 14, 2013

Valentine's Day Massacre

Hari ini, 14 Februari 2013, adalah peringatan "Valentine's Day Massacre" yang ke 62, saat di mana Sugar Ray Robinson "membantai" habis-habisan Jake Lamotta yang akhirnya dihentikan wasit pada ronde 13. Robinson, dengan kecepatan seorang Muhammad Ali dan power Mike Tyson tersebut, cukup kerepotan dalam mengatasi aksi heroik Lamotta di awal ronde. Perlahan Lamotta mulai menurun di pertengahan ronde sehingga Robinson mulai menguasai pertandingan.

Robinson terus menghajar Lamotta, dan pada ronde 11 tampaknya Lamotta goyah dan pertandingan akan berakhir tak lama lagi. Tak dinyana, Lamotta berhasil melewati ronde neraka itu, dan terus bertahan hingga ronde 12. Sebagian penonton berteriak-teriak menyarankan Lamotta yang bersimbah darah agar menyerah saja, tapi Lamotta terus bertahan. Sebagian penonton yang lain terus bersorak riuh menyaksikan penyiksaan itu.

Ronde 13, Robinson seolah tak mau menyudahi pertandingan secepatnya dan memilih "menyiksa" seteru abadinya tersebut dengan berbagai pukulan. Untunglah, wasit menghentikan pertandingan dan mengganjar kemenangan TKO bagi Robinson. Kalimat terkenal yang diucapkan Lamotta adalah "I'm still standing, Ray!" merujuk pada semangat pantang menyerahnya. Kalimat itu terkenal melalui film Raging Bull, dimana Robert de Niro memerankan Lamotta. Timbul perdebatan, apakah itu benar kata-kata yang keluar dari mulut Lamotta, atau sekedar karangan sutradara Martin Scorsese untuk menambah efek dramatis pada adegan duel "Pembantaian pada Hari Kasih Sayang" itu.

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

5 comments:

Anonymous said...

banyak fans yang mentahbiskan sugar ray robinson sebagai no.1 p4p legend

Anonymous said...

Semua pengamat terpecah mana nomer 1, antara Robinson, Joe Louis atau M Ali

Anonymous said...

This piece of writing will help the internet people for building up new website
or even a weblog from start to end.

Feel free to surf to my website - onlineradio

Bodok said...

Tidak perlu diragukan,Sugar Ray Robinson adalah salah satu petinju terbaik yg pernah ada.Herannya di jaman dulu yg fasilitas latihan serta aspek ilmu pengetahuan dalam bidang tinju yg kurang memadai (juga belum ada yg pakai PED)malah mampu melahirkan banyak legenda tinju dengan kemampuan yg luar biasa.Mereka punya power yg mengerikan,kaki yg lincah,tubuh yg tahan pukul.Berbeda dengan jaman sekarang dimana para juara punya tim pelatih,dengan teknik latihan yg bermacam-macam dan fasilitas latihan yg bagus karena perkembangan sport science,malah hanya mampu menghasilkan sedikit juara yg berkualitas.(juga banyak yg pakai PED)

Anonymous said...

bung jeff.. mana nih ulasannya... lagi mudik yah..

Boxing Indonesia: Who's Next. Boxing is Tinju in Indonesian.