Mari kita lupakan sejenak hiruk pikik perseteruan di tinju nasional pasca batalnya partai Chris John vs Jackson Asiku. Kita tinjau sejenak yang terjadi di arena internasional. Dua petinju atraktif dan memiliki pukulan keras dari dua benua berbeda, Miguel Cotto dari Puerto Rico dan AJ Banal dari Filipina, bertekuk lutut di hadapan lawan-lawannya. Bertekuk lutut di sini, benar-benar bertekuk lutut dalam situasi sebenarnya.Margarito vs Cotto
Petinju Puerto Rico, juara kelas welter WBA yang terkenal dengan pukulan kerasnya, Miguel Angel Cotto, harus bertekuk lutut dan harus merelakan rekor tak terkalahkannya ternoda dengan cara tragis di hadapan penantangnya asal Meksiko, Antonio Margarito. Cotto melakukan inisiasi serangan pada awal-awal pertandingan, dan mendaratkan beberapa pukulan bersih. Perlahan, Margarito bisa menguasai keadaan, dan secara berangsur dia mulai bisa mengatasi Cotto sampai akhirnya Cotto goyah di ronde 7, dan hidung Cotto mulai berdarah akibat pukulan uppercut tajam Margarito. Ronde 10, Margarito kembali berhasil menghajar Cotto, sampai akhirnya ronde 11, Cotto terpojok di tali ring dan mengalami pendarahan di wajahnya, dan akhirnya jatuh berlutut. Cotto masih mampu bangkit saat hitungan ke delapan, namun Margarito tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dan Margarito menghajar habis Cotto, sampai akhirnya pelatih Cotto melemparkan handuk tanda menyerah. Dengan ini, Margarito berhak atas sabuk juara WBA yang tadinya dimiliki oleh Cotto, sekaligus mengukir rekor 37-5, 27 KO, sedangkan Cotto harus mencatat kekalahan pertama sepanjang karir profesionalnya menjadi 32-1, 26 KO. Pertarungan keras ini, menurut Compubox, sebuah badan independen yang mencatat statistik pukulan dalam sebuh pertandingan tinju, Cotto melancarkan sebanyak 395 pukulan dan pukulan masuk 179 pukulan (45%), sedangkan Margarito melancarkan 647 pukulan, 237 pukulan mendarat (37%). Cukup luar biasa. Pertarungan ini digelar di MGM Grand, Las Vegas, 26 Juli, dan pantas dicatat sebagai simbol "permusuhan" abadi antara Meksiko dan Puerto Rico yang sudah terjadi sejak 20 tahun lalu.
Conception vs Banal
Selain Puerto Rico, rakyat dan pecinta tinju Filipina juga bersedih hati, karena harapan masa depan mereka, Alex John Banal, terkenal sebagai AJ Banal(peringkat 4 WBA kelas terbang super), rontok KO ronde 10 dalam kejuaraan nasional interim Filipina dari rekan senegaranya, Rafael Conception. Banal sempat dikurangi nilainya pada ronde 9 karena memukul setelah bel berbunyi. Banal terjatuh pada ronde 10, dan tidak bangkit sampai hitungan 10, dengan kedua lutut menyangga tubuhnya di kanvas. Banal diharapkan menjadi Pacquiao baru, di usianya yang masih belia (19 tahun) dia sudah mengukir rekor 17 menang (14 KO) dengan 1 kekalahan dari Conception. Banal vs Conception digelar di Cebu, Filipina, 26 Juli 2008.
Sumber: Boxrec.com
Gambar: Poster Margarito vs Cotto
No comments:
Post a Comment